PURWODADI, Masa kepengurusan ketua umum (ketum) Polosoro periode 2023-2026 akan berakhir pada bulan Juli ini. Suwarto, Kepala Desa Jatimalang yang telah dua periode menjabat ketum Polosoro sejak tahun 2020 ini dengan tegas menyatakan enggan dicalonkan kembali.
“Ndak usah, karena sesuai aturan kan maksimal menjabat dua periode, meskipun bisa dengan cara mengubah AD/ART terlebih dahulu. Tapi saya tidak mau (dicalonkan kembali, Red). Biar gantian sama lainnya,” ucap Suwarto saat ditemui di sela-sela acara pembukaan Turnamen Bola Voli Kapolres Cup Purworejo, Minggu (5/7/2026) malam.
Untuk itu, lanjutnya, akan segera diadakan musda pada bulan Juli ini. Tujuannya adalah untuk mengajukan nama-nama calon dari masing-masing kecamatan. Dari 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Purworejo, lanjutnya, calon ketua Polosoro tidak harus 16 nama.
“Beberapa kecamatan boleh mengajukan nama yang sama, sesuai dengan hasil keputusan di masing-masing wilayah kecamatannya,” imbuh Suwarto.
Ketua Panitia Musda VIII, Dwinanto saat dihubungi secara terpisah menyebutkan, musyawarah tingkat kecamatan untuk menentukan calon yang akan diusulkan akan dilakukan pada tanggal 11 hingga 20 Juli mendatang.
“Tahapan saat ini adalah persiapan detail hingga tanggal 10 Juli setelah sebelumnya dilakukan pembentukan panitia serta penyusunan proposal serta pengurusan izin kegiatan,” ungkap Dwinanto saat dihubungi, Selasa (7/7/2026).
Setelah tahapan penentuan delegasi calon ketua dari masing-masing kecamatan, berikutnya akan dilakukan musda pada tanggal 23 Juli mendatang.
Baik Suwarto maupun Dwinanto berharap agar proses pemilihan ketum Polosoro periode 2026-2029 berjalan lancar sehingga dapat menghasilkan kepengurusan yang solid seperti saat ini. (Dia)



































Comment