PURWOREJO, Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 (Matsanesa) Purworejo kembali menggelar program tahunan Matsanesa English and Arabic Super Camp (MEASC) 2026. Memasuki tahun keempat pelaksanaan, sebanyak 39 siswa kelas 7 dan 8 yang lolos seleksi ketat resmi mengikuti holiday program selama 10 hari, terhitung sejak 30 Juni hingga 10 Juli 2026.
Salah satu pendamping kegiatan dari madrasah, Ustadz Miftakhul Haadi menyebutkan, kegiatan intensif ini dipusatkan di Kampung Inggris, Pare, Kediri, Jawa Timur. Kawasan ini dikenal luas sebagai pusat pembelajaran bahasa asing terbesar di Indonesia dengan atmosfer belajar yang unik dan mendukung.
“Di sini, para siswa akan mempelajari bahasa Inggris dan Arab secara interaktif dalam suasana yang berbeda dari ruang kelas formal,” ucap Ustadz Miftakhul saat dihubungi pada Jumat (3/7/2026). Selain dirinya, guru pendamping lainnya yakni M. Hasanul ‘Aqil.
Dalam program ini, Matsanesa kembali menggandeng Lembaga Kursus Al-Nassr yang dipimpin oleh Ustadz Yuli Kurniawan. Ini merupakan kemitraan strategis yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir dan memastikan siswa dibimbing langsung oleh tentor profesional dan berpengalaman di bidangnya.
Tak hanya itu, dalam acara penyambutan (welcoming ceremony) yang berlangsung khidmat, Kepala Madrasah, H. Wahyu Tri Wijayanto turut hadir. Dalam arahannya, ia memberikan motivasi besar agar para peserta memanfaatkan momentum ini secara maksimal demi menguasai bahasa internasional dan siap bersaing di kancah global.

“Melalui kegiatan ini diharapkan peserta mampu mempraktikkan komunikasi aktif menggunakan bahasa Inggris dan Arab dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, selama mengisi waktu liburan, peserta akan memperoleh pengalaman belajar bahasa Inggris dan Arab secara intensif di Kampung Inggris dan Arab Pare, Kediri,” ujar H. Wahyu.
Tak hanya itu, dengan mengikuti pelatihan selama 11 hari, peserta diharapkan memiliki rasa percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris dan Arab secara aktif di lingkungan yang mendukung.
“Melalui kegiatan ini para peserta mengisi waktu liburan dengan kegiatan yang produktif, edukatif, mandiri, dan menyenangkan. Juga meningkatkan motivasi peserta didik dalam mengembangkan kemampuan bahasa asing sebagai bekal masa depan,” tandas Kepala Madrasah.
Selama berada di Pare, para peserta secara intens mendapatkan materi pendalaman dan praktik Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Materi Bahasa Inggris berupa English Daily Expressions,
Vocabulary, Grammar for Speaking, Speaking Class, dan Conversation / Roleplay.
Adapu materi Bahasa Arab yakni Ibarah Yaumiyah, Mufrodat, Muhadatsah, Muhadatsah Practice, dan Qowa’id.
Di akhir kegiatan, para peserta akan mendapatkan sertifikat kompetensi yang tentu saja akan bermanfaat sebagai bekal mereka kelak. (Dia)



































Comment