BERITA
Home / BERITA / Pencanangan Sensus Ekonomi di Purworejo, Wabup Dion Harapkan Masyarakat Sampaikan Informasi Apa Adanya: Bukan Pendataan Pajak

Pencanangan Sensus Ekonomi di Purworejo, Wabup Dion Harapkan Masyarakat Sampaikan Informasi Apa Adanya: Bukan Pendataan Pajak

PURWOREJO, Pencanangan Sensus Ekonomi (SE) di Purworejo dilakukan pada Senin (29/6/2026) bersamaan dengan penyerahan penghargaan Desa Cinta Statistik 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Purworejo di Ruang Arahiwang ini dihadiri Wabup Dion Agasi, forkopimda, ketua forum UMKM, serta perwakilan petugas SE.

Dalam laporannya, Plt Kepala BPS Purworejo, Budi Prawoto menyampaikan meski SE2026 sudah mulai dilaksanakan sejak tanggal 15 Juni, kegiatan hari ini merupakan rangkaian pencanangan di level Jawa Tengah yang sudah dilakukan tanggal 18 Juni.

Secara nasional, SE 2026 ini merupakan sensus ekonomi ke 5 yang telah dilaksanakan di Indonesia. “SE2026 bertujuan menyediakan data dasar seluruh kegiatan ekonomi sebagai landasan bagi penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional. Secara khusus SE206 akan menyediakan informasi struktur ekonomi dan karakteristik usaha,” kata Budi.

Tak hanya itu, ia menyebutkan bahwa SE2026 memperluas cakupan informasi dengan memotret ekonomi digital, ekonomi lingkungan, dan ekonomi kreatif untuk menjawab tantangan transformasi ekonomi modern.

SE2026 ini, lanjutnya, merupakan agenda nasional yang dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia, meliputi 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Di Purworejo, ada 1.132 petugas, terdiri atas 1.000 petugas lapangan sensus dan 132 petugas pemeriksa yang tersebar di 16 kecamatan.

Pojok Braille, Fasilitas Terbaru Perpustakaan Purworejo Mudahkan Disabilitas Netra Membaca

Budi menegaskan bahwa hasil SE2026 akan memberikan manfaat nyata bagi pemda Purworejo. Yakni berupa gambaran riil potret ekonomi daerah, penguatan perencanaan pembangunan, penyusunan kebijakan yang berbasis data, identifikasi potensi ekonomi daerah, serta dukungan pengambilan keputusan yang lebih akurat.

“Karena itu kami mohon dukungan pimpinan daerah, OPD, dan asosiasi usaha untuk mengajak seluruh masyarakat maupun pelaku usaha di Kabupaten Purworejo menyukseskan SE2026 dengan tiga slogan. Yaitu TIR atau Terima petugas SE2026, Isi data dengan benar, dan Rahasia terjaga,” pesannya.

Budi menandaskan bahwa pihaknya memastikan kerahasiaan data individu maupun usaha dilindungi undang-undang yang berlaku. “Karena itu masyarakat maupun dunia usaha tidak perlu khawatir. Apalagi petugas lapangan juga dilengkapi dengan surat tugas, ID card maupun rompi sebagai ciri petugas lapangan SE2026. ID card juga sudah dilengkapi dengan barcode yang dapat di scan untuk memastikan validitas yang bersangkutan sebagai petugas lapangan,” tandasnya.

Adapun Wabup Dion menekankan bahwa keberhasilan SE2026 bukan hanya ditentukan oleh BPS, tapi harus ada keterlibatan OPD terkait.
“Berhasil atau tidaknya SE2026 akan memberikan dampak dampak bagi pemda.

Wabup Dion Agasi menyerahkan penghargaan Desa Cinta Statistik kepada kades

Bila berhasil memotret kondisi ekonomi, maka akan menjadi dasar kebijakan ke depan.
Namun jika potretnya keliru maka akan berdampak pada kebijakan yang tidak tepat,” kata Wabup.
Ia mencontohkan, di Purworejo ada 39 desa yang nilainya ekstrem. Hal itu ditandai melalui suplemen ekonomi baik hibah, bansos, maupun mengurangi angkatan tidak kerja. “Saat digunakan data yang tidak presisi maka upaya apapun untuk intervensi pengentasan kemiskinan tidak akan tercapai. Oleh sebab itu validasi data akan jadi dasar agar pengentasan kemiskinan nantinya tepat sasaran,” tegas Dion.

Libur Sekolah, Saatnya Orang Tua Ajak Anak Kunjungi Perpustakaan Purworejo

Pemda, lanjutnya, sepakat bahwa pelaksanaan  SE2026 ini merupakan kerja besar bangsa Indonesia yang membutuhkan sinergitas dengan pemda.

Menurutnya, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD ke depan harus mengacu pada data yangg valid agar tepat program dan sasaran. Dion kembali menegaskan agar petugas SE menyampaikan kepada masyarakat bahwa kehadiran mereka tidak ada hubungannya dengan pajak. Karena tidak terintegrasi dengan hal tersebut, melainkan untuk menghasilkan kebijakan ekonomi yang tepat.

“Masyarakat diimbau agar menyampaikan data apa apanya. Semakin lengkap data akan diketahui banyak hal, termasuk jumlah UMKM yang sebenarnya serta penyebaran usaha para pelaku UMKM,” kata Wabup.

Hal penting lainnya, hasil dari sensus ekonomi ini diharapkan dapat membawa investor dan potensi pendapatan asli daerah atau PAD dan peluang kerja.

Wabup juga berharap agar SE dapat menjadi kunci keberhasilan. Ia percaya bahwa menggunakan data yang presisi dan valid itu mahal harganya. Tapi akan lebih mahal lagi kalau pembangunan tidak dilakukan berdasarkan data. “Karena pembangunan bukanlah berdasarkan insting atau like or dislike, melainkan berdasarkan data yang presisi dan valid,” tegas Dion.

Kepada para petugas sensus, ia menekankan agar jangan hanya menjangkau sektor formal tapi juga informal untuk mendapatkan potret ekonomi Purworejo yang sesungguhnya.

“Jangan ada blank spot baik di area publik seperti pasar atau tempat lainnya. Sampaikan soosialisasi secara masif supaya masyarakat tidak takut. Karena  ini bukan pendataan pajak, sehingga tidak boleh berpura-pura. Termasuk bukan untuk data mendapatkan bantuan,” pesannya.

Di akhir acara, diserahkan penghargaan kepada empat Desa Cinta Statistik yakni Kemanukan Kecamatan Bagelen, Kebonsari Purwodadi, Sidorejo Purworejo, dan Bulus Gebang. Penghargaan diberikan Wabup didampingi Plt Kepala BPS kepada para kepala desa. Juga penyematan ID Card kepada perwakilan petugas SE2026. (Dia).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SEKILAS PURWOREJO

Laka Lantas di Jalan Tentara Pelajar Purworejo, Kopada Berpenumpang Pelajar Terguling Usai Tabrak Motor

PURWOREJO, Purworejonews.com. Sebuah angkutan umum Kopada yang membawa sejumlah pelajar saat pulang sekolah, terbalik setelah menabrak sebuah sepeda motor yang ...

Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Panitia Akhirnya Rebranding dan Sayembarakan Logo Hari Jadi ke-194 Purworejo

PURWOREJO, Beberapa saat setelah dilaunching pada Jum'at (31/1/2025) siang, logo Hari Jadi ke-194 Kabupaten Purworejo mendapat kritikan dan masukan dari ...

Dihuni 86 KK, Populasi Kambing di Desa Gunung Wangi Purworejo Lebih Banyak dari Jumlah Warganya

KALIGESING, Desa Gunung Wangi di Kecamatan Kaligesing, menjadi salah satu pilihan dalam uji paket wisata yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, ...

Sayur Blibar Khas Desa Pucungroto Purworejo, Tunggu 3 Hari Baru Bisa Dinikmati

KALIGESING, Sayur Blibar merupakan masakan tradisional khas Desa Pucungroto Kecamatan Kaligesing, Purworejo. Sayuran yang bahan bakunya berasal dari biji buah ...

Ditarik dari Pantai Jatimalang, Ribuan Warga Saksikan Proses Penguburan Hiu Tutul Seberat 4,2 Ton

PURWODADI, Ribuan warga yang berasal dari berbagai wilayah tumpah ruah di sekitar area hiu tutul (Rhincodon Typus) yang terdampar dan ...

Paguyuban Pedagang Pasar Baledono Undang Gus Miftah, Ribuan Warga Tumpah di Jalan A Yani Purworejo

PURWOREJO, Pengajian dai kondang Gus Miftah yang digelar di depan Pasar Baledono, Purworejo, pada Selasa (8/8) malam dihadiri ribuan warga ...

Gaji Rp 11 Juta Sebulan, Jabatan Direktur PDAU Kurang Diminati Masyarakat

PURWOREJO, Kursi Direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Purworejo yang kosong sejak pejabat lama terjerat kasus pidana, tampaknya kurang diminati oleh ...

NASIONAL

Mengenal Desa Rejoagung, Potensi Meningkat Usai Program Penataan Akses Reforma Agraria*

JOMBANG, Di Desa Rejoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Tiimur, air bukan hanya berkah, melainkan juga pintu pembuka rezeki baru bagi warganya ...

Wisuda 624 Taruna/i STPN, Menteri ATR/BPN Sampaikan Hal Ini

SLEMAN, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mewisuda 624 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) ...

Wujudkan Tata Kelola Anggaran Transparan dan Akuntabel, Sekjen Kementerian ATR/BPN Beri 3 Pedoman

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadakan Bimbingan Teknis (bintek) untuk menyamakan persepsi 88 Satuan Kerja (Satker) ...

Temu Karya Teladan, Seorang Warga Desa Donorejo Purworejo Terima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional

JAKARTA, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia menggelar acara Temu Karya Teladan Penerima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2025 di Jakarta ...

Meriahkan HUT ke-80 RI, Kementerian ATR/BPN Bakal Turut Ramaikan Karnaval Kemerdekaan

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ikut meramaikan Karnaval Kemerdekaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 ...

MoU dengan 44 Kampus, Wagub Jateng Minta Mahasiswa KKN Dampingi Perangkat Desa Validasi Data RTLH

SEMARANG, Keterlibatan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik diharapkan dapat mendampingi masyarakat dan perangkat desa dalam mewujudkan data ...

Buka Acara Table Tennis Championship, Menteri Nusron Sampaikan Semangat Kesetaraan Atlet Disabilitas

JAKARTA, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Table Tennis Championships yang diselenggarakan oleh National ...

Unissula Bersholawat, Taj Yasin Ajak Masyarakat Seimbangkan Perawatan Ruh dan Jasad

SEMARANG, Lantunan shalawat bergema di Auditorium Universitas Sultan Agung Semarang dalam acara Unissula Bersalawat pada Senin (4/8/2025) malam. Momen tersebut ...

Jadi Layanan Paling Banyak Diakses Masyarakat, Ini Penjelasan Soal HT dan Roya Elektronik bagi Debitur Perorangan

JAKARTA, Hak Tanggungan (HT) adalah hak jaminan yang dibebankan pada hak atas tanah beserta objek lain yang melekat di atasnya, ...

Sampaikan 10 Capaian di Depan DPRD, Wagub Jateng: Tidak Ada Superman, Adanya Superteam

SEMARANG, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Jawa Tengah sebagai superteam. Hal itu ...

SOSOK

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...
/ OPINI, SOSOK

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...
/ OPINI, SOSOK

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...
/ OPINI, SOSOK

Kepengurusan PWRI Puworejo Ajak Anggota Tamasya dan Dirikan Koperasi

PURWOREJO, Soekoso DM kembali terpilih menjadi Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Purworejo Masa Bhakti 2024-2029. Bupati Yuli Hastuti ...
/ SOSOK

Pilkades Sangubanyu, Utet Barli Manuhana Bertekad Kembalikan Kejayaan Desa

GRABAG, Desa Sangubanyu Kecamatan Grabag merupakan salah satu wilayah yang paling banyak jumlah calon kepala desa (calkades) pada ajang Pilkades ...
/ SOSOK

12 Hari Ikut Jambore Dunia, Zayana Fathania Ceritakan Pengalamannya

PURWOREJO, Satu-satunya wakil Purworejo yang mengikuti Jambore Dunia di Korea Selatan yakni Zayana Fathania, siswa kelas 9F SMPN 2, telah ...
/ BERITA, SOSOK

WISATA

Ribuan Orang Saksikan Ritual Sedekah Laut di Pantai Genjik

GRABAG, Para nelayan di Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, yang tergabung dalam Langgeng Raharjo, menggelar ritual sedekah laut di Pantai Genjik, ...

Bupati Ingin Art Center Jadi Ikon dan Magnet Wisata Perkotaan

PURWOREJO, Bupati Purworejo Agus Bastian meresmikan gedung Art Center Purworejo yang terletak di kompleks pendopo kabupaten, Jumat (4/8). Peresmian ditandai ...

BSD di Kaligesing, Bupati Tinjau Makam Syekh Maulana Maghribi

KALIGESING, Bupati Purworejo Agus Bastian kembali melaksanakan kegiatan Bupati Saba Desa (BSD) di Kecamatan Kaligesing, Senin (24/7). Secara berurutan rombongan ...

OPINI

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...

Menjaga Air, Menjaga Nurani: Catatan dari Danau Menjer

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Komisi II, Dapil Jawa Tengah VI Ada lanskap yang tak pernah meminta apa-apa selain ...