BERITA
Home / BERITA / 100 Hari Kerja Luthfi-Yasin, 38 Program Terlaksana dan 73 Teranggarkan di 2025

100 Hari Kerja Luthfi-Yasin, 38 Program Terlaksana dan 73 Teranggarkan di 2025

SEMARANG, Jawa Tengah Berubah! Perubahan menjadi lebih baik terlihat dalam 100 hari terakhir, atau semenjak Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin dilantik pada 20 Februari 2025. Tak sebatas program, berbagai kebijakan telah dieksekusi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sejumlah kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur bahkan menjadi yang terbaik di antara provinsi lain di Indonesia. Gaya kepemimpinan keduanya yang fokus pada program kerja dan kesampingkan citra politik memang membuat tak populer. Namun dampaknya nyata bagi kesejahteraan warga Jawa Tengah.

Usai dilantik, Gubernur Ahmad langsung keliling ke 35 kabupaten dan kota di Jateng. Bukan sebatas rapat, tapi bertemu langsung dengan masyarakat dan mengetahui detil kebutuhannya. Imbasnya, program-program yang disusun sesuai dengan kebutuhan warga Jawa Tengah. Layanan dasar jelas jadi prioritas. Pangan, kesehatan, papan dan sandang haruslah tercukupi meski dilakukan secara bertahap.

Total ada 136 program dan sejumlah 38 atau 28% program di antaranya telah terlaksana. Selanjutnya 73 atau 54 % program telah teranggarkan dan 25 atau 18% sisanya segera dikebut.

“Turun ke masyarakat, ketahui akar persoalannya dan segera eksekusi,” kata Ahmad Luthfi yang menyukai kerja tepat dan cepat untuk masyarakat.

Kejari Purworejo Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Mini Zoo, 48 Saksi Diperiksa Termasuk Eks Kadin Porapar

Sejumlah program yang telah terlaksana di antaranya adalah Pesantren Obah melalui dana pengembangan pesantren, pelayanan kesehatan yang paripurna melalui asuransi kesehatan gratis bagi warga miskin. Percepatan penanganan stunting, subsidi pangan murah, pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan pengembangan tempat pembuangan sampah regional.

Menariknya, dalam 100 hari kerja Gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin Maimoen, ada 10 kebijakan yang benar-benar terasa dampak positifnya.

Kurang dari 100 hari, keduanya bisa mengembalikan status internasional Bandara Ahmad Yani Kota Semarang dan Bandara Adi Soemarmo Solo. Bandara A Yani untuk pelayanan penumpang dan Adi Soemarmo khusus untuk haji dan umrah.

Kedua, pelayanan kesehatan yang mendekatkan pada masyarakat yakni Speling yang menjadi primadona. Speling merupakan singkatan dari dokter spesialis keliling (Speling) hadir di Balai Desa-Balai Desa yang dekat dengan rumah-rumah warga. Mulai dari cek hipertensi, diabetes, TBC, kanker serviks, kanker payudara, gangguan pengelihatan hingga pendengaran. Semua gratis dan cukup bawa KTP saja.

Bahkan jumlah warga yang memanfaatkan layanan ini mencapai 2,3 juta. Catatan pemerintah pusat untuk layanan cek kesehatan gratis, jumah itu menjadi yang tertinggi. Sementara Jawa Timur 1,2 juta pendaftar hadir dan Jawa Barat 501 ribu pendaftar hadir.

Babak Baru Kasus Mini Zoo, Kejaksaan Negeri Purworejo Tetapkan Tiga Tersangka

Ketiga, Jateng menjadi provinsi pertama di Indonesia yang memberikan “sekolah gratis” di SMA dan SMK Swasta. Total ada 139 SMA dan SMK swasta, terdiri dari 56 SMA dan 83 SMK.

Jumlah kuota siswa yang mengikuti program ini sebanyak 5.004 orang, atau tiap sekolah satu kelas berisikan 36 siswa. Gubernur memerintahkan alokasi Rp 2 juta per siswa per tahunnya dari APBD.

Keempat, adalah program desalinasi yang mengubah air payau menjadi air tawar. Hal ini telah dilakukan di rumah susun Slamaran Kota Pekalongan. Kapasitas air bisa dimanfaatkan untuk 250 keluarga atau 1.000 orang.

Kelima, Program Pesantren Obah telah dijalankan dan menyasar peningkatan kualitas. Output pesantren ke depannya tak hanya kuat dari sisi agama, namun juga memberikan dampak signifikan untuk kesejahteraan masyarakat dari penguatan karakter hingga urusan perekonomian.

Seleksi Anggota Paskibraka di Kabupaten Purworejo, Sebagian Peserta Mulai Berguguran

Keenam, Gubernur Ahmad Luthfi melalui SK Gubernur Nomor 100.3.3.1/124 Tahun 2025 tentang Penurunan Tarif Angkutan Aglomerasi Perkotaan Trans Jateng sebesar Rp 1.000. Tarif ini bisa dimanfaatkan bagi pelajar, veteran, buruh, lanjut usia, dan penyandang disabilitas.

Hadiah untuk buruh tak hanya itu saja. Pada program ketujuh yang telah terealisasi dan dinilai populis adalah pembentukan koperasi bagi buruh. Barang yang dijual juga merupakan kebutuhan sehari-hari buruh. Semua bahan akan dibeli langsung dari produsen atau tanpa perantara, sehingga harga tetap terjaga atau terjangkau buruh.

Kedelapan, launching Kartu Zilenial. Lewat Kartu Zilenial maka berbagai kemudahan akses untuk pengembangan diri bisa didapat. Kartu Zilenial adalah gagasan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen. Keinginan untuk mengembangkan potensi anak-anak muda kategori usia Zilenial menjadi latar belakang utamanya.

Kartu spesial untuk pemuda pemudi Jawa Tengah berumur 16 hingga 30 tahun yang ingin berkembang dan bertumbuh, baik di bidang kewirausahaan, keterampilan, maupun komunitas. Buka peluang baru, kembangkan ide-ide brilianmu, dan jadilah bagian dari generasi inovatif yang siap menciptakan perubahan.

Sembilan, Kecamatan Berdaya. Melalui program tersebut, seluruh kecamatan di 35 Kabupaten/Kota di Jateng dijadikan sebagai pusat kemajuan perekonomian dan kreativitas warga. Tak hanya itu, kecamatan juga bakal menjadi wadah pemberdayaan masyarakat serta perlindungan bagi perempuan, anak, penyandang disabilitas, serta anak-anak muda potensial.

Gubernur mengatakan, Kecamatan Berdaya dinilai efektif untuk membangun daerah. Sebab, kecamatan merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota. Maka dari itu, program ini diharapkan bisa menyentuh 8.563 desa/kelurahan yang ada di Jateng.

“Provinsi kalau mau langsung menyentuh desa, tidak mampu. Jumlah desa/kelurahan sebanyak 8 ribuan, tetapi kalau Camat, mampu,” ujarnya.

Sepuluh, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin membentuk forum untuk kerja kolaboratif Pemprov bersama stakeholder, yakni pembentukan Forum Rektor, forum kolaborasi lainnya meliputi Forum Senayan yang berisi anggota DPR RI asal Jateng, Forum Berlian (DPRD Jateng), hingga himpunan pengusaha.

Dalam Forum Rektor ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan 44 perguruan tinggi di wilayahnya, untuk mempercepat capaian program yang dicanangkan.

Pemprov Jateng menyediakan 29 program dalam kerjasama ini, dengan masa waktu mulai dari 2025 hingga 2029. Program-program itu di antaranya penurunan angka stunting, pendampingan usaha mikro kecil menengah, pendampingan desa wisata, penguatan wawasan kebangsaan dan pendidikan moderasi beragama, pelatihan konten kreator untuk desa wisata, dan lainnya.

Program terealisasi lainya adalah jambanisasi 100 persen, peningkatan kualitas jalan provinsi, normalisasi bantaran muara untuk kapal tradisional, moderasi beragama dan wawasan kebangsaan, pengembangan sister province.

Sementara itu sejumlah program siap dilaksanakan karena sudah teranggarkan di tahun 2025 ini. Di antaranya adalah mendorong pengembangan SMA/SMK unggul di setiap kecamatan, meningkatkan kesejahteraan atlet-pelatih dan manajemen olahraga, mendukung Jawa Tengah bebas peredaran narkoba. Kemudian penanganan menuju Jateng bebas Bullying, mendorong pembangunan Giant Sea Wall untuk mencegah abrasi, banjir rob dan sedimentasi. (Dia)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BPKPAD
previous arrow
next arrow
NEW CAKTI
previous arrow
next arrow
PKB
previous arrow
next arrow
MKKS SMK
previous arrow
next arrow
SMAN 5
previous arrow
next arrow
smpn22
previous arrow
next arrow
DINKUKM
previous arrow
next arrow
LHP
previous arrow
next arrow
PPK
previous arrow
next arrow
SINAR HARAPAN
previous arrow
next arrow

SEKILAS PURWOREJO

Laka Lantas di Jalan Tentara Pelajar Purworejo, Kopada Berpenumpang Pelajar Terguling Usai Tabrak Motor

PURWOREJO, Purworejonews.com. Sebuah angkutan umum Kopada yang membawa sejumlah pelajar saat pulang sekolah, terbalik setelah menabrak sebuah sepeda motor yang ...

Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Panitia Akhirnya Rebranding dan Sayembarakan Logo Hari Jadi ke-194 Purworejo

PURWOREJO, Beberapa saat setelah dilaunching pada Jum'at (31/1/2025) siang, logo Hari Jadi ke-194 Kabupaten Purworejo mendapat kritikan dan masukan dari ...

Dihuni 86 KK, Populasi Kambing di Desa Gunung Wangi Purworejo Lebih Banyak dari Jumlah Warganya

KALIGESING, Desa Gunung Wangi di Kecamatan Kaligesing, menjadi salah satu pilihan dalam uji paket wisata yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, ...

Sayur Blibar Khas Desa Pucungroto Purworejo, Tunggu 3 Hari Baru Bisa Dinikmati

KALIGESING, Sayur Blibar merupakan masakan tradisional khas Desa Pucungroto Kecamatan Kaligesing, Purworejo. Sayuran yang bahan bakunya berasal dari biji buah ...

Ditarik dari Pantai Jatimalang, Ribuan Warga Saksikan Proses Penguburan Hiu Tutul Seberat 4,2 Ton

PURWODADI, Ribuan warga yang berasal dari berbagai wilayah tumpah ruah di sekitar area hiu tutul (Rhincodon Typus) yang terdampar dan ...

Paguyuban Pedagang Pasar Baledono Undang Gus Miftah, Ribuan Warga Tumpah di Jalan A Yani Purworejo

PURWOREJO, Pengajian dai kondang Gus Miftah yang digelar di depan Pasar Baledono, Purworejo, pada Selasa (8/8) malam dihadiri ribuan warga ...

Gaji Rp 11 Juta Sebulan, Jabatan Direktur PDAU Kurang Diminati Masyarakat

PURWOREJO, Kursi Direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Purworejo yang kosong sejak pejabat lama terjerat kasus pidana, tampaknya kurang diminati oleh ...

NASIONAL

Mengenal Desa Rejoagung, Potensi Meningkat Usai Program Penataan Akses Reforma Agraria*

JOMBANG, Di Desa Rejoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Tiimur, air bukan hanya berkah, melainkan juga pintu pembuka rezeki baru bagi warganya ...

Wisuda 624 Taruna/i STPN, Menteri ATR/BPN Sampaikan Hal Ini

SLEMAN, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mewisuda 624 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) ...

Wujudkan Tata Kelola Anggaran Transparan dan Akuntabel, Sekjen Kementerian ATR/BPN Beri 3 Pedoman

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadakan Bimbingan Teknis (bintek) untuk menyamakan persepsi 88 Satuan Kerja (Satker) ...

Temu Karya Teladan, Seorang Warga Desa Donorejo Purworejo Terima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional

JAKARTA, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia menggelar acara Temu Karya Teladan Penerima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2025 di Jakarta ...

Meriahkan HUT ke-80 RI, Kementerian ATR/BPN Bakal Turut Ramaikan Karnaval Kemerdekaan

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ikut meramaikan Karnaval Kemerdekaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 ...

MoU dengan 44 Kampus, Wagub Jateng Minta Mahasiswa KKN Dampingi Perangkat Desa Validasi Data RTLH

SEMARANG, Keterlibatan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik diharapkan dapat mendampingi masyarakat dan perangkat desa dalam mewujudkan data ...

Buka Acara Table Tennis Championship, Menteri Nusron Sampaikan Semangat Kesetaraan Atlet Disabilitas

JAKARTA, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Table Tennis Championships yang diselenggarakan oleh National ...

Unissula Bersholawat, Taj Yasin Ajak Masyarakat Seimbangkan Perawatan Ruh dan Jasad

SEMARANG, Lantunan shalawat bergema di Auditorium Universitas Sultan Agung Semarang dalam acara Unissula Bersalawat pada Senin (4/8/2025) malam. Momen tersebut ...

Jadi Layanan Paling Banyak Diakses Masyarakat, Ini Penjelasan Soal HT dan Roya Elektronik bagi Debitur Perorangan

JAKARTA, Hak Tanggungan (HT) adalah hak jaminan yang dibebankan pada hak atas tanah beserta objek lain yang melekat di atasnya, ...

Sampaikan 10 Capaian di Depan DPRD, Wagub Jateng: Tidak Ada Superman, Adanya Superteam

SEMARANG, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Jawa Tengah sebagai superteam. Hal itu ...

SOSOK

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...
/ OPINI, SOSOK

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...
/ OPINI, SOSOK

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...
/ OPINI, SOSOK

Kepengurusan PWRI Puworejo Ajak Anggota Tamasya dan Dirikan Koperasi

PURWOREJO, Soekoso DM kembali terpilih menjadi Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Purworejo Masa Bhakti 2024-2029. Bupati Yuli Hastuti ...
/ SOSOK

Pilkades Sangubanyu, Utet Barli Manuhana Bertekad Kembalikan Kejayaan Desa

GRABAG, Desa Sangubanyu Kecamatan Grabag merupakan salah satu wilayah yang paling banyak jumlah calon kepala desa (calkades) pada ajang Pilkades ...
/ SOSOK

12 Hari Ikut Jambore Dunia, Zayana Fathania Ceritakan Pengalamannya

PURWOREJO, Satu-satunya wakil Purworejo yang mengikuti Jambore Dunia di Korea Selatan yakni Zayana Fathania, siswa kelas 9F SMPN 2, telah ...
/ BERITA, SOSOK

WISATA

Ribuan Orang Saksikan Ritual Sedekah Laut di Pantai Genjik

GRABAG, Para nelayan di Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, yang tergabung dalam Langgeng Raharjo, menggelar ritual sedekah laut di Pantai Genjik, ...

Bupati Ingin Art Center Jadi Ikon dan Magnet Wisata Perkotaan

PURWOREJO, Bupati Purworejo Agus Bastian meresmikan gedung Art Center Purworejo yang terletak di kompleks pendopo kabupaten, Jumat (4/8). Peresmian ditandai ...

BSD di Kaligesing, Bupati Tinjau Makam Syekh Maulana Maghribi

KALIGESING, Bupati Purworejo Agus Bastian kembali melaksanakan kegiatan Bupati Saba Desa (BSD) di Kecamatan Kaligesing, Senin (24/7). Secara berurutan rombongan ...

OPINI

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...

Menjaga Air, Menjaga Nurani: Catatan dari Danau Menjer

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Komisi II, Dapil Jawa Tengah VI Ada lanskap yang tak pernah meminta apa-apa selain ...