PURWOREJO, Masih dalam rangkaian peringatan HUT Bhayangkara tahun ini, Polres Purworejo menggelar kegiatan bakti sosial (baksos). Kali ini berupa operasi bibir sumbing gratis. Menggandeng Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Jember (UNEJ) dan RSUD dr Tjitrowardojo, penandatangaan kerja sama kegiatan dilakukan pada Jumat (26/6/2026).
Di hadapan para undangan termasuk Wakili Bupati Dion Agasi Setiabudi, Kapolres AKBP Windy Syafutra menjelaskan alasan dilakukannya kerja sama dengan FK UNEJ. “Bulan April yang lalu, saya yang sebelumnya pernah bertugas di Polda Jawa Timur mendapatkan penawaran dari FK UNEJ untuk melakukan baksos, berupa operasi bibir sumbing gratis,” ungkap Kapolres.
Namun karena dirinya telah beralihtugas di Polres Purworejo, maka penawaran tersebut diberikan untuk masyarakat di sini dan disetujui pihak FK UNEJ. Berikutnya pihak Polres berkoordinasi dengan para camat di Kabupaten Purworejo.
“Semula ada 11 pasien yang berminat, kemudian berkembang menjadi 17, termasuk pasien dari Semarang,” imbuhnya. Pelaksanaan operasi akan dilakukan Sabtu (27/6/2026) setelah semua pasien diobservasi dan diskrining terlebih dahulu pada hari ini.
Melalui kegiatan baksos semacam ini, Kapolres menegaskan bahwa tugas Polri bukan hanya menjaga kamtibnas semata, namun juga mampu menyentuh sisi sosial.
“Kami berharap melalui kegiatan ini nantinya anak-anak dapat tersenyum bahagia dan menumbuhkan rasa percaya diri mereka, serta dapat bertumbuhkembang dengan lebih baik,” ucap Kapolres.
Pihaknya pun mengapresiasi FK UNEJ yang telah mendedikasikan diri untuk kegiatan sosial ini, termasuk pasca operasi. Selain itu Kapolres juga mengapresiasi RSUD dr. Tjitrowardojo yang telah memfasilitasi, serta seluruh pihak yang memberikan dukungan.
Adapun Dekan FK UNEJ, Dr. dr. Ulfah Elfiah menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi kampus, khususnya bagi fakultasnya. Yakni bagian dari Tri Dharma perguruan tinggi untuk mengembangkan ilmu bagi masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat.
“UNEJ tidak hanya ingin dikenal di Jawa Timur saja, teapi bisa lebih luas lagi. Sehingga kerja sama dengan Polres Purworejo ini diharapkan merupakan pintu untuk mewujudkan hal tersebut,” ucap dr. Ulfah.

Dirinya juga menegaskan bahwa FK UNEJ tidak hanya menerima mahasiswa tapi juga memberikan kesempatan kepada anak-anak dokter yang ingin menempuh pendidikan di sana, yang jaraknya sekitar 10 jam dari Purworejo.
Terkait kegiatan ini, ia menjelaskan bahwa operasi bibir sumbing telah dilakukan UNEJ sejak 10 tahun bekerjasama dengan Smile Train, sebuah NGO yang fokus menangani masalah bibir sumbing. Menurutnya, operasi ini memberikan dampak yang luar biasa sehingga butuh penanganan khusus terutama bagi anak-anak.
“Ini tidak bisa ditangani oleh pemerintah saja, sehingga kami hadir bersama NGO untuk menuntaskan masalah ini.Tujuannya yakni agar dapat membantu masalah kesehatan di Indonesia,” tegasnya.
Pada kegiatan operasi bibir sumbing kali ini, pihak UNEJ juga mengajak kerja sama dengan FK UGM khususnya dalam hal penanganan bedah plastik dan juga RSU Gianyar Bali.
Wabup Dion Agasi Setiabudi dalam kesempatan tersebut mengapresiasi Kapolres Purworejo dan jajarannya yang telah berinisiatif mengadakan kegiatan baksos mulia ini. “Polres bukan hanya berfungsi kamtib saja, tapi juga sangat luas. Bahkan melakukan tracing dan tracking TBC yang tren-nya meningkat di Purworejo,” ujar Wabup.
Ia pun menyampaikan selamat HUT Bhayangkara dan berharap Polres Purworejo dapat lebih memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satunya dengan melakukan operasi bibir sumbing ini.
“Pemda siap menyuksesksan program Polres khususnya yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” tandasnya.
Mewakili Direktur RSUD dr. Tjitrowardojo, Wadir Bidang Pelayanaan, dr. Dony Prihartanto menyatakan bahwa bibir sumbing bukan hanya masalah estetika tapi juga faktor gangguan kesehatan dan kurang percaya diri. Dalam hal ini pihaknya menyediakan tempat untuk pelaksanaan operasi bibir sumbing tersebut.
Selain penandatanganan MoU, dalam acara yang diadakan di Aula RSUD dr. Tjitrowardojo itu juga diberikan santunan kepada orang tua pasien bibir sumbing. Adapun operasi akan dilakukan di ruang yang biasa digunakan, mulai pukul 06.00 pada Sabtu (27/6/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh para camat se-Kabupaten Purworejo, Kadisdikbud Yudhie Agung Prihatno, Direktur RSUD RAA Tjokronegoro dr. Nunik Sulistyaningsih, Plt Kadinkesda dr. Sudarmi, serta orang tua pasien bibir sumbing. (Dia)



































Comment