PURWOREJO, Di tengah pesatnya perkembangan teknologi global, Polres Purworejo mengambil langkah progresif dengan menjadi pusat literasi digital bagi generasi muda. Berlokasi di ruang Auditorium Polres Purworejo, diselenggarakan pelatihan offline “AI Ready ASEAN”. Yakni sebuah program strategis untuk membangun kompetensi fundamental Kecerdasan Artifisial (AI) bagi siswa, pendidik, dan orang tua.
Kegiatan yang dibuka oleh Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra pada Kamis (12/3/2026) ini merupakan bagian dari program nasional yang didukung penuh oleh Polda Jawa Tengah. Diketahui, Jawa Tengah terpilih menjadi pilot project bagi provinsi-provinsi lain di Indonesia dalam implementasi literasi AI tingkat ASEAN.
“Program AI Ready ASEAN merupakan kelanjutan dari kemitraan antara ASEAN Foundation dan Google.org yang dilaksanakan serentak di 10 negara ASEAN. Di Indonesia, program ini berkolaborasi dengan berbagai mitra ahli seperti Mafindo, Ruang Guru, Kaizen, Coding Bee, dan Bebras,” jelas Kapolres.
Apapun materi pelatihan dirancang sangat komprehensif. Mencakup empat kategori utama: Dasar AI (AI Fundamental), Penggunaan dan Implementasi AI, Etika, Privasi & Keamanan AI, hingga cara mengajarkan AI (Teaching About AI).
Selain pelatihan tatap muka, peserta juga diberikan akses berkelanjutan melalui platform Learning Management System (LMS) di laman institute.mafindo.or.id.

Pelatihan ini disambut hangat oleh dunia pendidikan di Kabupaten Purworejo. Sebanyak 22 sekolah tingkat SMP dan SMA/SMK hadir mengirimkan delegasi terbaiknya. Terdiri atas 22 guru pendamping dan 139 siswa. Dengan panduan langsung dari mentor ahli Mafindo, para peserta diajak menyelami cara kerja AI yang bertanggung jawab.
Kapolres Windy Syafutra pun menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan intelektual masyarakat.
“Kami sangat mendukung penuh program ini. Ini adalah upaya nyata kita untuk mempersiapkan generasi muda yang cakap, tangguh, dan melek akan kecanggihan teknologi, agar mereka siap bersaing di masa depan,” tegasnya.
Keberhasilan program ini tidak berhenti di ruang auditorium. Sebagai bentuk keberlanjutan, para siswa yang telah dilatih melaksanakan kegiatan ‘pengimbasan’ atau berbagi ilmu kepada rekan-rekan mereka di sekolah masing-masing pada Jumat (13/3/2026).
Hasilnya luar biasa. Hanya dalam waktu singkat, tercatat lebih dari 6.000 siswa di wilayah Kabupaten Purworejo mendapatkan edukasi mengenai dasar-dasar AI dari rekan sebaya mereka. Gerakan masif ini diharapkan dapat mempercepat terciptanya masyarakat digital yang cerdas dan etis dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial.
Dengan keberhasilan ini, Polres Purworejo tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga berperan aktif sebagai fasilitator ilmu pengetahuan demi kemajuan sumber daya manusia di wilayahnya. (Dia)




































































Comment