PURWOREJO, Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) memanfaatkan momentum Expo Purworejo 2026 yang digelar di kawasan Alun-alun Purworejo, Rabu–Minggu (11–15/2/2026), untuk mempromosikan inovasi usaha yang diluncurkan pada Oktober 2025 lalu, yakni paket usaha peternakan ayam petelur skala rumahan.
Program ini menjadi fokus utama PDAU dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Direktur PDAU, Rainier, mengatakan pihaknya telah menggandeng lima BUMDes di Kabupaten Purworejo untuk pengembangan program tersebut.
“Yang sudah bekerja sama dengan kami antara lain Desa Jelok, Bendosari, Sutoragan, Hadimulyo, dan Polomarto,” ujarnya.
Untuk pertama kalinya mengikuti Expo sejak menjabat, Rainier menggagas paket usaha minimalis yang bisa dijalankan masyarakat dari rumah. Konsep ini mengusung tagline “Ubah Halaman Rumah Jadi Mesin Uang”.
PDAU menawarkan paket investasi senilai Rp3,9 juta dengan fasilitas 18 ekor ayam petelur siap produksi. Selain bibit ayam unggul, pembeli juga mendapatkan instalasi kandang baterai galvanis, pakan untuk satu bulan, tiga kali vaksinasi, serta pendampingan hingga peternak mampu mandiri.
Menurut Rainier, dengan 18 ekor ayam, potensi produksi telur harian dapat mencapai 15–17 butir. Dalam sebulan, produksi bisa menyentuh sekitar 450 butir atau lebih.“Keunggulannya, hemat tempat, praktis, dan sudah lengkap. Cocok untuk skala rumahan,” jelasnya.
Ia menambahkan, telur merupakan kebutuhan pokok yang hampir dikonsumsi semua kalangan. Selain bergizi tinggi dan baik untuk kesehatan, telur juga relatif terjangkau.
Dengan adanya paket usaha ini, Rainier berharap masyarakat dapat mewujudkan kemandirian pangan keluarga sekaligus memperoleh tambahan penghasilan. Terlebih, kebutuhan telur diproyeksikan meningkat seiring adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Harapannya masyarakat bisa mandiri, minimal untuk kecukupan gizi keluarga. Kalau dikelola serius, ini juga bisa berkembang menjadi bisnis,” ungkapnya.
Stand PDAU berada di halaman Pendopo Kabupaten, nomor 24. Pada hari pertamapembukaan Expo, antusiasme pengunjung sudah terlihat.
“Sudah ada kurang lebih 20 orang yang tertarik dan meminta nomor kontak kami,” imbuhnya.
Melalui program ini, PDAU juga ingin mengedukasi masyarakat bahwa beternak ayam petelur dapat dilakukan secara mandiri dan tidak serumit yang dibayangkan. (Ita)




























































Comment