PURWOREJO, Organisasi kemasyarakatan Laskar Langit menggelar kegiatan berbagi takjil kepada para pengguna jalan di simpang empat Toko Hidayat Purworejo pada Sabtu (7/3/2026) sore.
Meski hujan mengguyur sejak siang hari, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para anggota Laskar Langit untuk tetap berbagi kepada masyarakat di bulan Ramadan.
Ketua Pemuda Laskar Langit, Hardiman, mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut pihaknya membagikan ratusan paket takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di lokasi.
“Sore ini, kami membagikan sekitar 200 paket takjil bagi para pengguna jalan yang sedang melintas di perempatan Toko Hidayat ini. Juga sedekah uang Rp50 ribu kepada 60 orang pengurus Laskar Langit dari 16 kecamatan di Purworejo, ikut dalam kegiatan ini. Hujan tidak apa-apa, yang penting semangat berbagi teman-teman semua tetap menyala,” kata Hardiman, di sela-sela kegiatan.
Setelah kegiatan berbagi takjil, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama serta kegiatan “gendhu-gendhu rasa” di markas komunitas tersebut yang dikenal dengan nama Gubuk Laskar Langit atau Gubuk’e Wong Sugih. Yakni di Desa Sumbersari, Kecamatan Banyuurip.
Hardiman menjelaskan bahwa Laskar Langit telah berdiri sejak tahun 2010 dan hingga kini memiliki 1.500 lebih anggota, tersebar di Kabupaten Purworejo, Kebumen, Wonosobo, Magelang, Temanggung dan Kulon Progo.

“Anggota kami ini lintas agama, tidak hanya yang beragama Islam saja. Kegiatan sosial yang sering dan rutin kami lakukan adalah bakti sosial dan sedekah kepada anak yatim setiap Hari Jumat,” imbuh Hardiman.
Selain kegiatan sosial, organisasi ini juga menaruh perhatian terhadap berbagai isu kemasyarakatan, termasuk persoalan korupsi dan lingkungan.
Hal tersebut turut menjadi pembahasan dalam diskusi santai seusai kegiatan buka puasa bersama.
Dalam momen tersebut, Hardiman dan tim mulai mencermati dan melakukan investigasi menyeluruh terkait isu-isu korupsi di Kabupaten Purworejo sejak awal 2024 sampai 2026 ini.
Menurutnya ada dugaan-dugaan pengaturan proyek mulai dari lelang/tender maupun penunjukan langsung (PL), E-katalog serta dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo.
“Jika diperlukan, kami segera akan bekerja sama dengan ICW, MAKI dan lain-lain,” tegas Hardiman. (Ita)




































Comment