PURWOREJO, Prestasi membanggakan kembali ditorehkan insan pers Kabupaten Purworejo. Anggita Pewarta Purworejo yang sekaligus menjadi Dldelegasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purworejo, sukses menempatkan wakilnya sebagai peraih Juara 1 Lomba Jurnalistik. Yakni Kategori Penulisan Feature dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke-80 PWI Tingkat Jawa Tengah.
Eko Sutopo, Wartawan Magelang Ekspres area Purworejo tampil sebagai peraih nilai tertinggi dalam kompetisi yang mempertemukan pengurus PWI kabupaten/kota se-Jawa Tengah tersebut. Ajang HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI Jateng digelar terpusat di Kabupaten dan Kota Tegal, 13–15 Februari 2026.
Sebelum pelaksanaan lomba yang mengusung tema Guci Rise, Save Mountain Slamet, Save Guci Tourism itu, para peserta terlebih dahulu mengikuti sesi peliputan di kawasan wisata alam Guci, Kabupaten Tegal. Mereka diberi waktu dua jam untuk merampungkan karya jurnalistik.
Melalui feature berjudul “Wisatawan Tak Lagi Takut Kunjungi TWA Guci Tegal, Wartawan PWI se-Jateng Menyatu Beri Dukungan”, Eko Sutopo dinilai dewan juri dari unsur PWI Jateng sebagai penulis dengan kualitas karya terbaik pada kategori tersebut.
Pengumuman pemenang dan penyerahan penghargaan dilaksanakan dalam Resepsi HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI Jateng di Pendopo Ki Gede Sebayu, Sabtu (14/2/2026) malam. Selain penyerahan hadiah lomba jurnalistik, kegiatan juga diisi santunan kepada mustahik, penghargaan untuk PWI kabupaten/kota berprestasi, serta apresiasi kepada delapan wartawan senior asal Tegal.
Selain Eko Sutopo, Juara 2 dan 3 kategori penulisan feature diraih Abdul Muis (PWI Blora) dan Puji Purwanto (PWI Banyumas).
Sedangkan untuk kategori fotografi, Juara I–III diraih Ryan Rachman (PWI Purbalingga), Meiwan Dani Ristanto (PWI Kota Tegal), dan Panji Adhi (PWI Kabupaten Tegal).
Sementara kategori video dimenangkan Musyafa (PWI Kabupaten Rembang), Lia Barokatus Solikah (PWI Jepara), dan Cesnasari (PWI Kabupaten Tegal).
Resepsi HPN bertajuk ”Menyehatkan Peran Kontrol Sosial untuk Memperkuat Kemerdekaan Pers” turut dihadiri perwakilan Gubernur Jawa Tengah, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya.
Juga Ketua Baznas Kota Tegal H Harun Abdi Manaf, Rektor Universitas Semarang Supari Priambodo, External Communication Officer SIG Ahmad ParnoSaverillah, serta Sekretaris Dewan Penasihat PWI Pusat Sasongko Tedjo.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Jawa Tengah menegaskan pentingnya peran pers dalam menjaga kualitas demokrasi.
”Kritik yang konstruktif merupakan vitamin demokrasi. Kontrol sosial yang sehat akan membuat kami lebih waspada, lebih transparan, dan lebih bertanggung jawab dalam setiap kebijakan,” kata Gubernur
yang dibacakan Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Digital (Komdigi) Jateng, Agung Hariyadi.
Sementara itu, Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana mengingatkan insan pers agar adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan.
”Pertanyaan terbesar kita sebagai garda terdepan penyampai informasi adalah apakah nantinya media ini tanpa manusia, ataukah media ini yang lebih manusiawi? Media tanpa manusia, atau media harus lebih manusiawi,” tegasnya. (Ita)




























































Comment