BERITA
Home / BERITA / Kunjungan ke Purworejo, Menteri ATR/BPN Canangkan Gemapatas: Pasang Patok, Anti Cekcok dan Caplok

Kunjungan ke Purworejo, Menteri ATR/BPN Canangkan Gemapatas: Pasang Patok, Anti Cekcok dan Caplok

PURWOREJO, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, mencanangkan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas) yang dilakukan secara serentak di 23 kabupaten/kota di delapan provinsi. Pencanangan Gemapatas bertema Pemasangan Patok, Anti Cekcok, Anti Caplok itu dipusatkan di Lapangan Bola Desa Candingasinan, Kecamatan Banyuurip, Kamis (7/8/2025).

Dalan kesempatan itu Menteri Nusron Wahid menyampaikan, Indonesia punya lahan tanah seluas 190 juta hektare. “Terbagi menjadi dua bagian, yaitu 120 juta merupakan lahan hutan dan 70 juta hektare non hutan atau areal penggunaan lain (APL),” jelas Menteri Nusron sesaat sebelum pencanangan.

Pencanangan Gemapatas ini, lanjutnya, salah satunya adalah untuk menandai tapal batas hutan dan APL sekaligus juga batas pantai dan sungai. “Karena tanah ada yang boleh disertipikat ada yang tidak. Hutan punya negara yang tidak boleh disertipikatkan. Juga pantai dan sungai karena milki bersama. Sekarang banyak yang disertipikatkan, akhirnya malah banjir,” ungkap Menteri Nusron.

Ia menambahkan, dari 70 juta hektare lahan APL, sebanyak 14,4 juta hektare belum bersertipikat. Problemnya, lanjut Menteri Nusron, diantaranya karena masih banyak yang dobel dokumen leter C. “Ada sertipikat potensi tumpang tindih atau KW456. Yakni diterbitkan BPN tahun 1961 hingga 1997. Tidak ada peta pada abstraknya. Di Jawa Tengah ada 2,4 juta model begitu, yang tidak jelas dimana lokasinya dan hanya mengandalkan riwayat saksi,” ujarnya.

Menteri Nusron pada acara pencanangan Gemapatas di Purworejo

Menteri Nusron berpesan kepada para kepala desa agar berhati-hati saat memberikan surat keterangan termasuk tapal batas antara hutan dan bukan hutan. Dirinya pun mengajak para camat yang hadir untuk mensosialisasikan kepada warganya yang punya sertipikat tanah tahun 60 hingga 90-an untuk dimutakhirkan secara gratis. Termasuk kepada para ulama untuk menyelipkan pesan tersebut saat khotbah sholat Jumat.

Formasi Lengkap, Rudi Hartono Resmi Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Purworejo

“Pemutakhiran sertipikat ini supaya tidak tumpang tindih dengan pihak lain. Juga agar konflik agraria berkurang dan administrasi pertanahan makin baik supaya tidak ada problem yuridis, ” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Menteri Nusron mengapresiasi Jawa Tengah yang area tanahnya paling kecil mengalami alih fungsi lahan dibanding dengan provinsi lain di Indonesia, yakni hanya 1.218 hektare.

Di bagian akhir, Menteri Nusron juga nenyebut bahwa pihaknya mendukung program Presiden Prabowo terkait penyediaan lahan untuk tiga juta rumah bersubsidi. Meski demikian syaratnya tidak boleh di lahan sawah, terlebih lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) yang dicanangkan untuk kepentingan ketahanan pangan.

Gubernur Ahmad Lutfi pun mendukung kegiatan tersebut. Ia menyatakan akan melakukan sosialisasi hingga jajaran OPD. “Akan kami delivery di Jawa Tengah agar tidak terjadi konflik tanah dan duplicate sertipikat,” ucap Lutfi.

Ia pun menyatakan bahwa 3,5 hektare luas tanah di Jawa Tengah, sebanyak.1,5 juta hektare merupakan zona hijau yang akan dipertahankan. “Bupati atau walikota jangan main mata dan dijadikan agunan atau lainnya,” tegasnya. Hal itu adalah agar Jawa Tengah tetap ijo royo royo dan menjadi lumbung padi nasional.

Lebih Dari 100 Menu Disiapkan, Morazen Yogyakarta Suguhkan Sensasi Timur Tengah dan Nusantara

Selain Gubernur Jawa Tengah, acara tersebut juga dihadiri Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah, Lampri beserta jajaran, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DIY, Dony Erwan, serta Forkopimda Provinsi Jawa Tengah.

Selain Purworejo, kabupaten/kota yang melaksanakan Gemapata secara serentak antara lain Banjarnegara, Kebumen, dan Wonosobo di Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Blitar, Jombang, Lumajang, Malang, dan Pamekasan di Jawa Timur. Serta Kabupaten Bogor I, Bogor II, Cianjur, Cirebon, Pangandaran, Sukabumi, dan Tasikmalaya di Jawa Barat.

Pemasangan tanda batas juga dilakukan di luar pulau Jawa, diantaranya Kabupaten Kuantan Singingi dan Kepulauan Meranti di Riau. Kabupaten Banyuasin dan Kota Pagar Alam di Sumatra Selatan, Kabupaten Ketapang di Kalimantan Barat, Kabupaten Tabalong di Kalimantan Selatan,serta Kabupaten Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur.(Dia)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPRD
previous arrow
next arrow
NEW CAKTI
previous arrow
next arrow
ESDM
previous arrow
next arrow
MTSN 1
previous arrow
next arrow
GAPENSI
previous arrow
next arrow
SINAR HARAPAN
previous arrow
next arrow

SEKILAS PURWOREJO

Laka Lantas di Jalan Tentara Pelajar Purworejo, Kopada Berpenumpang Pelajar Terguling Usai Tabrak Motor

PURWOREJO, Purworejonews.com. Sebuah angkutan umum Kopada yang membawa sejumlah pelajar saat pulang sekolah, terbalik setelah menabrak sebuah sepeda motor yang ...

Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Panitia Akhirnya Rebranding dan Sayembarakan Logo Hari Jadi ke-194 Purworejo

PURWOREJO, Beberapa saat setelah dilaunching pada Jum'at (31/1/2025) siang, logo Hari Jadi ke-194 Kabupaten Purworejo mendapat kritikan dan masukan dari ...

Dihuni 86 KK, Populasi Kambing di Desa Gunung Wangi Purworejo Lebih Banyak dari Jumlah Warganya

KALIGESING, Desa Gunung Wangi di Kecamatan Kaligesing, menjadi salah satu pilihan dalam uji paket wisata yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, ...

Sayur Blibar Khas Desa Pucungroto Purworejo, Tunggu 3 Hari Baru Bisa Dinikmati

KALIGESING, Sayur Blibar merupakan masakan tradisional khas Desa Pucungroto Kecamatan Kaligesing, Purworejo. Sayuran yang bahan bakunya berasal dari biji buah ...

Ditarik dari Pantai Jatimalang, Ribuan Warga Saksikan Proses Penguburan Hiu Tutul Seberat 4,2 Ton

PURWODADI, Ribuan warga yang berasal dari berbagai wilayah tumpah ruah di sekitar area hiu tutul (Rhincodon Typus) yang terdampar dan ...

Paguyuban Pedagang Pasar Baledono Undang Gus Miftah, Ribuan Warga Tumpah di Jalan A Yani Purworejo

PURWOREJO, Pengajian dai kondang Gus Miftah yang digelar di depan Pasar Baledono, Purworejo, pada Selasa (8/8) malam dihadiri ribuan warga ...

Gaji Rp 11 Juta Sebulan, Jabatan Direktur PDAU Kurang Diminati Masyarakat

PURWOREJO, Kursi Direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Purworejo yang kosong sejak pejabat lama terjerat kasus pidana, tampaknya kurang diminati oleh ...

NASIONAL

Mengenal Desa Rejoagung, Potensi Meningkat Usai Program Penataan Akses Reforma Agraria*

JOMBANG, Di Desa Rejoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Tiimur, air bukan hanya berkah, melainkan juga pintu pembuka rezeki baru bagi warganya ...

Wisuda 624 Taruna/i STPN, Menteri ATR/BPN Sampaikan Hal Ini

SLEMAN, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mewisuda 624 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) ...

Wujudkan Tata Kelola Anggaran Transparan dan Akuntabel, Sekjen Kementerian ATR/BPN Beri 3 Pedoman

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadakan Bimbingan Teknis (bintek) untuk menyamakan persepsi 88 Satuan Kerja (Satker) ...

Temu Karya Teladan, Seorang Warga Desa Donorejo Purworejo Terima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional

JAKARTA, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia menggelar acara Temu Karya Teladan Penerima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2025 di Jakarta ...

Meriahkan HUT ke-80 RI, Kementerian ATR/BPN Bakal Turut Ramaikan Karnaval Kemerdekaan

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ikut meramaikan Karnaval Kemerdekaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 ...

MoU dengan 44 Kampus, Wagub Jateng Minta Mahasiswa KKN Dampingi Perangkat Desa Validasi Data RTLH

SEMARANG, Keterlibatan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik diharapkan dapat mendampingi masyarakat dan perangkat desa dalam mewujudkan data ...

Buka Acara Table Tennis Championship, Menteri Nusron Sampaikan Semangat Kesetaraan Atlet Disabilitas

JAKARTA, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Table Tennis Championships yang diselenggarakan oleh National ...

Unissula Bersholawat, Taj Yasin Ajak Masyarakat Seimbangkan Perawatan Ruh dan Jasad

SEMARANG, Lantunan shalawat bergema di Auditorium Universitas Sultan Agung Semarang dalam acara Unissula Bersalawat pada Senin (4/8/2025) malam. Momen tersebut ...

Jadi Layanan Paling Banyak Diakses Masyarakat, Ini Penjelasan Soal HT dan Roya Elektronik bagi Debitur Perorangan

JAKARTA, Hak Tanggungan (HT) adalah hak jaminan yang dibebankan pada hak atas tanah beserta objek lain yang melekat di atasnya, ...

Sampaikan 10 Capaian di Depan DPRD, Wagub Jateng: Tidak Ada Superman, Adanya Superteam

SEMARANG, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Jawa Tengah sebagai superteam. Hal itu ...

SOSOK

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...
/ OPINI, SOSOK

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...
/ OPINI, SOSOK

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...
/ OPINI, SOSOK

Kepengurusan PWRI Puworejo Ajak Anggota Tamasya dan Dirikan Koperasi

PURWOREJO, Soekoso DM kembali terpilih menjadi Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Purworejo Masa Bhakti 2024-2029. Bupati Yuli Hastuti ...
/ SOSOK

Pilkades Sangubanyu, Utet Barli Manuhana Bertekad Kembalikan Kejayaan Desa

GRABAG, Desa Sangubanyu Kecamatan Grabag merupakan salah satu wilayah yang paling banyak jumlah calon kepala desa (calkades) pada ajang Pilkades ...
/ SOSOK

12 Hari Ikut Jambore Dunia, Zayana Fathania Ceritakan Pengalamannya

PURWOREJO, Satu-satunya wakil Purworejo yang mengikuti Jambore Dunia di Korea Selatan yakni Zayana Fathania, siswa kelas 9F SMPN 2, telah ...
/ BERITA, SOSOK

WISATA

Ribuan Orang Saksikan Ritual Sedekah Laut di Pantai Genjik

GRABAG, Para nelayan di Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, yang tergabung dalam Langgeng Raharjo, menggelar ritual sedekah laut di Pantai Genjik, ...

Bupati Ingin Art Center Jadi Ikon dan Magnet Wisata Perkotaan

PURWOREJO, Bupati Purworejo Agus Bastian meresmikan gedung Art Center Purworejo yang terletak di kompleks pendopo kabupaten, Jumat (4/8). Peresmian ditandai ...

BSD di Kaligesing, Bupati Tinjau Makam Syekh Maulana Maghribi

KALIGESING, Bupati Purworejo Agus Bastian kembali melaksanakan kegiatan Bupati Saba Desa (BSD) di Kecamatan Kaligesing, Senin (24/7). Secara berurutan rombongan ...

OPINI

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...

Menjaga Air, Menjaga Nurani: Catatan dari Danau Menjer

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Komisi II, Dapil Jawa Tengah VI Ada lanskap yang tak pernah meminta apa-apa selain ...