LOANO, Di usianya yang ke-35, SMAN 5 Purworejo akhirnya secara resmi memiliki wadah bagi para alumni untuk bersilaturahmi dan bersinergi. Melalui Ikatan Keluarga Alumni Loano Bersaudara (IKA Lodra), ratusan mantan siswa siswi SMAN 5 berkumpul. Mereka datang di gedung indoor SMAN 5 pada momen temu alumni sekaligus launching nama IKA Lodra pada Sabtu (11/4/2026) .
Acara dihadiri Camat Loano Vivin Suryandari Feriyani serta para alumni dari berbagai angkatan. Dalam sambutannya,
Vivin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan Temu Alumni dan Launching IKA Lodra. “Kegiatan ini memiliki arti yang sangat penting karena alumni merupakan aset berharga bagi sekolah dan juga masyarakat,” ujar Camat Loano.
Ia juga menyebutkan bahwa alumni tidak hanya menjadi bukti nyata keberhasilan dunia pendidikan. Namun juga dapat berperan sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah melalui pengalaman, jejaring, serta kontribusi nyata di berbagai bidang.
“Oleh karena itu, saya berharap melalui wadah IKA Lodra ini, para alumni dapat terus mempererat silaturahmi, meningkatkan rasa kepedulian, serta turut berkontribusi dalam mendukung kemajuan pendidikan dan pembangunan di wilayah Loano,” kata Vivin.
Di sisi lain, Kepala SMAN 5, Muh Kuntoaji mengungkapkan, kegiatan ini menjadi momen penting dalam mempererat tali silaturahmi antar alumni. Sekaligus juga untuk meresmikan wadah organisasi alumni yang selama ini belum terbentuk secara resmi.
Pada kesempatan tersebut, kepala sekolah meresmikan nama organisasi alumni dengan nama IKA Lodra yang diketuai oleh H. Adi Kurnia dari angkatan 1993. Nama ini diharapkan menjadi simbol persaudaraan yang kuat serta wadah komunikasi, kolaborasi, dan kontribusi alumni bagi sekolah dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kunto menegaskan pentingnya keberadaan alumni sebagai mitra strategis sekolah dalam mendukung kemajuan pendidikan. Pada kesempatan itu, dirinya juga mengulas sejarah panjang sekolah.
Dijelaskan bahwa perjalanan sekolah sejak berdiri pada 1 April 1991. “Sekolah ini telah mengalami perkembangan dari SMA Negeri 1 Loano, kemudian SMU Negeri Loano, hingga kini menjadi SMA Negeri 5 Purworejo yang memiliki 21 rombongan belajar dengan fasilitas yang semakin lengkap,” ulas Kuntoaji.
Dalam forum itu, dirinya menegaskan komitmen sekolah dalam mencetak generasi yang berbudi luhur, berkarakter Pancasila, dan unggul dalam prestasi. Hal tersebut diwujudkan melalui berbagai strateg.
Seperti pengembangan pembelajaran kreatif dan inovatif, peningkatan kompetensi siswa baik akademik maupun non-akademik. Juga penanaman nilai religius, nasionalisme, dan budaya positif.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi, diskusi, serta sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta, khususnya alumni, menunjukkan antusiasme tinggi dalam memberikan masukan serta gagasan untuk pengembangan organisasi alumni ke depan.
Kegiatan ditutup dengan pesan bahwa keberadaan alumni merupakan salah satu pilar penting bagi kemajuan sekolah. Alumni diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga turut aktif berperan dalam memajukan almamater melalui jejaring, pengalaman, dan kontribusi nyata.
Kuntoaji berharap kegiatan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun organisasi alumni yang solid dan berkelanjutan di SMA Negeri 5 Purworejo. (Dia)






































































Comment