PURWOREJO, Anggota Komisi X DPR RI, Bramantyo Suwondo mengunjungi SMPN 4 Purworejo. Didampingi Kadisdikbud Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, Bramantyo yang akrab disapa Mas Bram ini melihat secara langsung kondisi gedung sekolah. SMPN 4 mendapatkan dana revitalisasi senilai Rp1,1 miliar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui penyerapan aspirasi anggota dewan.
Bersama Kadisdikbud dan Kepala SMPN 4, Teguh Prayitno, Mas Bram meninjau tujuh ruang kelas pada Senin (6/4/2026). Ketujuh ruang tersebut yakni kelas 7 A, B, C, D serta kelas 8 F, G, dan H. Waka Kurikulum Enang Kuncoro menjelaskan, pembangunan ketujuh ruang kelas dikerjakan selama empat bulan mulai September hingga Desember 2025.
“Ketujuh ruangan tersebut sudah dimanfaatkan sejak bulan Januari tahun 2026,” kata Enang saat ditemui di SMPN 4, Selasa (7/4/2026). Adapun saat pengerjaan, lanjutnya, sistem pembelajaran dilakukan pagi dan sore hari.
Pihaknya bersyukur, meski saat pengerjaan bersamaan dengan musim penghujan, namun bisa selesai tepat waktu.
Di sisi lain, Teguh Prayitno menyebutkan, selaku perwakilan dapil Purworejo, Mas Bram tidak melupakan daerah pemilihannyaa. Termasuk membawa aspirasi terkait masalah sarpras pendidikan yang menjadi bidangnya di Komisi X.

Teguh yang merupakan alumni SMPN 4 tahun 1985 ini mengapresiasi Mas Bram yang mengakomodir masukan dan saran dari dapilnya. Termasuk sarpras pendidikan untuk dieksekusi di DPR RI.
Dalam kesempataan itu, Mas Bram juga meninjau bantuan sarana pembelajaran Interaktif Flat Pannel (IFP) dari Kementerian. Berupa dua unit televisi Android 72 inch yang dipakai untuk penunjang pembelajaran siswa.
Mas Bram juga sempat menyaksikan secara langsung pembagian MBG di SMPN 4. Menurutnya, program MBG membawa manfaat tidak hanya oleh siswa, namun juga pelaku usaha termasuk UMKM.
“MBG tidak hanya memberi manfaat bagi siswa selaku penerima, namun juga sebagai upaya untuk mendorong perekonomian rakyat,” kata Mas Bram.
Ia pun menyakini masih banyak potensi Purworejo yang harus dikembangkan secara kolaboratif. Hal itu mengingat adanya beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ada di Purworejo.
Termasuk upaya mendorong sektor pariwisata. Salah satunya dengan memaksimalkan potensi kuliner yang ada di Purworejo. (Dia)






































































Comment