BERITA
Home / BERITA / Anak Seorang Pengacara di Purworejo Gelapkan Uang Rp2,2 Miliar, Upaya RJ Buntu

Anak Seorang Pengacara di Purworejo Gelapkan Uang Rp2,2 Miliar, Upaya RJ Buntu

PURWOREJO, Zulkifar (31), anak pengacara Imam Abu Yusuf tengah menjalani gugatan hukum karena tersangkut perkara penipuan dan penggelapan uang senilai Rp2,2 miliar.
Sidang kasus penipuan dan penggelapan proyek fiktif digelar di Pengadilan Negeri Purworejo, Kamis (16/10/2025).

Dua dari empat saksi yang dihadirkan dalam sidang itu, yakni En (38) bersama istri menyampaikan keterangan kepada hakim dan penuntut umum. Zulkifar selaku terdakwa hadir didampingi penasehat hukum.

Dalam keterangannya kepada majelis hakim, En yang berdomisili di Purbalingga menjelaskan, perkenalannya dengan terdakwa sejak bulan September 2024 melalui suplier kambing untuk suplai kambing yang katanya dibutuhkan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Purworejo.

“Sebagai pemenang tender, Zulkifar menawarkan kepada saya melalui telepon, dan ketemu bulan September di sebuah kafe di Banjarnegara. Dia bilang menang tender dengan memakai bendera pihak lain dan meminta saya menyediakan kambing,” jelas En.

Selain memback up keuangan senilai Rp300 juta, ia juga diminta mensuplai 300 ekor kambing betina seharga sekitar Rp1,9 juta per ekor. Yang membuat En yakin adalah karena Zulkifar memberikan surat perjanjian asli dengan nama bendera pihak lain.

Perhutani KPH Kedu Selatan Bagikan 8.442 Bingkisan Lebaran ke Penyadap Getah-Non Getah

En pun kemudian langsung melakukan transfer ke rekening Zulkifar sebesar Rp 10juta. Selanjutnya ia memberikan uang tunai senilai Rp 150 juta yang diantar ke rumah Zulkifar di Wonosobo tanpa tanda terima.

Tahap berikutnya, En mentransfer uang ke rekening Zulkifar sebesar Rp140 juta sehingga total yang yang diberikan untuk proyek pengadaan kambing sebesar Rp 300juta. Tak hanya itu, En juga mensuplai 425 ekor kambing sesuai permintaan Zulkifar.

Di tengah perjalanan proyek suplai kambing, saksi En kembali diajak berbisnis berupa pengadaan traktor. Kali ini Zulkifar menyertakan company profile pemenang tender yakni CV Bhara Karya Utama yang juga merupakan kerjasama dengan Dinas KPP. Belakangan diketahui bahwa CV yang merupakan milik ibunya Zulkifar tersebut sudah tidak aktif beroperasianal.

Dalam proyek fiktif ini, En mentransfer Zulkifar senilai Rp500 juta. Dengan demikian total uang yang diberikan kepada Zulkifar sebesar Rp2,2 miliar. “Saat saya tanyakan terkait pembayaran, dia selalu bilang dokumen sedang dilakukan pembaruan. Atau sudah dibuat tapi ada hambatan. Alasan tersebut dilakukan sampai Desember 2024,” ungkap En.

Sampai akhirnya pada Januari 2025 pihaknya minta segera dibayar. Saat itu Zulkifar memperlihatkan bukti kliring senilai total 2,2 miliar. Waktu itu En mengecek ke Bank Jateng Klaten tapi Zulkifar mengatakan belum fixed sampai tiga hari.

Usai Dilantik, Pengurus PMI Purworejo Terima Hibah Tanah

Saksi yang dihadirkan Dalam perkara penipuan dan penggelapan uang Rp2,2 miliar

Beberapa waktu kemudian, Zulfikar mengatakan mau mencairkan bersama-sama di Bank Mandiri. Tapi keesokan harinya Zulkifar tidak merespon sat dihubungi. Hingga akhirnya En mengecek ke Bank Mandiri, namun ternyata tidak bisa dicairkan. Zulkifar pun tidak bisa dihubungi.

Karena tidak direspon, saksi En kemudian menemui orang tua Zulkifar yakni Imam Abu Yusuf di Kecamatan Butuh. Tujuannya agar bisa menyelesaikan permasalahan anaknya. Tapi ia bilang kalau anaknya sudah banyak masalah. Termasuk ibunya menyampaikan bahwa nama CV yang dipakai, sudah tidak aktif.

Karena tak kunjung ada penyelesaian, En kemudian melaporkan perkara tersebut ke Polres Purworejo pada Januari 2025. Tapi keduanya sempat bertemu. Zulkifar menyebutkan akan membayar karena masih punya aset tanah di Purworejo.

Saat bertemu dengan kedua orang tua Zulkifar, En menilai pihak keluarga pun tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan masalah tersebut. Akhirnya karena terdesak, En pun terpaksa mengambil mobil milik Zulkifar yang kemudian dijual seharga Rp40 juta. Uang itupun langsung diserahkan kepada pihak yang ikut dalam proyek tersebut. Adapun iphone dan sepatu Zulkifar senilai Rp7 juta kini uangnya disimpan oleh En.

“Yang bikin saya jengkel, dia selalu menyampaikan alasan gagal trading.
Padahal uang tersebut digunakan untuk jalan jalan ke Singapura bersama istrinya, termasuk juga membeli motor HD,” ucap En.

Jembatan Gantung Garuda di Desa Plipir Diresmikan, Permudah Akses Masyarakat Purworejo

Terkait hal tersebut, pengacara En, Ady Putra Cesario mengatakan, ada dua hal.yang menarik dalam persidangan. Pertama dia melakukan penipuan dan penggelapan di dua proyek yakni pengadaan kambing dan proyek fiktif pengadaan traktor. Termasuk juga memalsukan identitas dan tandatangan PPKom dari Dinas KUKMP.

“Hari ini pemeriksaan saksi korban dan mendapatkan fakta yang jelas di persidangan. Kami berharap adanya upaya penegakan hukum yang jelas,” ujar Ady.

Dirinya pun menyayangkan, aliran dana digunakan untuk hedonisme oleh terdakwa, yakni membeli motor Harley Davidson, jalan-jalan ke Singapura dan Malaysia bersama teman-teman dan istrinya. “Menipu dengan angka yang besar tapi untuk kesenangan pribadi, ” ujarnya.

Ia menegaskan, kepada terdakwa yang merupakan putra pengacara Imam Abu Yusuf, pihaknya sempat melakukan pendekatan melalui restorative justice (RJ). Namu hal tidak ada titik temu, termasuk upaya untuk mengembalikan kerugian korban.

“Awalnya kami berharap ada upaya pengembalian kerugian korban. Tapi karena adanya pembiaran, akhirnya kami menempuh jalur hukum,” tandasnya. (Dia)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPRD Hari Jadi 2026
previous arrow
next arrow

SEKILAS PURWOREJO

Laka Lantas di Jalan Tentara Pelajar Purworejo, Kopada Berpenumpang Pelajar Terguling Usai Tabrak Motor

PURWOREJO, Purworejonews.com. Sebuah angkutan umum Kopada yang membawa sejumlah pelajar saat pulang sekolah, terbalik setelah menabrak sebuah sepeda motor yang ...

Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Panitia Akhirnya Rebranding dan Sayembarakan Logo Hari Jadi ke-194 Purworejo

PURWOREJO, Beberapa saat setelah dilaunching pada Jum'at (31/1/2025) siang, logo Hari Jadi ke-194 Kabupaten Purworejo mendapat kritikan dan masukan dari ...

Dihuni 86 KK, Populasi Kambing di Desa Gunung Wangi Purworejo Lebih Banyak dari Jumlah Warganya

KALIGESING, Desa Gunung Wangi di Kecamatan Kaligesing, menjadi salah satu pilihan dalam uji paket wisata yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, ...

Sayur Blibar Khas Desa Pucungroto Purworejo, Tunggu 3 Hari Baru Bisa Dinikmati

KALIGESING, Sayur Blibar merupakan masakan tradisional khas Desa Pucungroto Kecamatan Kaligesing, Purworejo. Sayuran yang bahan bakunya berasal dari biji buah ...

Ditarik dari Pantai Jatimalang, Ribuan Warga Saksikan Proses Penguburan Hiu Tutul Seberat 4,2 Ton

PURWODADI, Ribuan warga yang berasal dari berbagai wilayah tumpah ruah di sekitar area hiu tutul (Rhincodon Typus) yang terdampar dan ...

Paguyuban Pedagang Pasar Baledono Undang Gus Miftah, Ribuan Warga Tumpah di Jalan A Yani Purworejo

PURWOREJO, Pengajian dai kondang Gus Miftah yang digelar di depan Pasar Baledono, Purworejo, pada Selasa (8/8) malam dihadiri ribuan warga ...

Gaji Rp 11 Juta Sebulan, Jabatan Direktur PDAU Kurang Diminati Masyarakat

PURWOREJO, Kursi Direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Purworejo yang kosong sejak pejabat lama terjerat kasus pidana, tampaknya kurang diminati oleh ...

NASIONAL

Mengenal Desa Rejoagung, Potensi Meningkat Usai Program Penataan Akses Reforma Agraria*

JOMBANG, Di Desa Rejoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Tiimur, air bukan hanya berkah, melainkan juga pintu pembuka rezeki baru bagi warganya ...

Wisuda 624 Taruna/i STPN, Menteri ATR/BPN Sampaikan Hal Ini

SLEMAN, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mewisuda 624 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) ...

Wujudkan Tata Kelola Anggaran Transparan dan Akuntabel, Sekjen Kementerian ATR/BPN Beri 3 Pedoman

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadakan Bimbingan Teknis (bintek) untuk menyamakan persepsi 88 Satuan Kerja (Satker) ...

Temu Karya Teladan, Seorang Warga Desa Donorejo Purworejo Terima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional

JAKARTA, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia menggelar acara Temu Karya Teladan Penerima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2025 di Jakarta ...

Meriahkan HUT ke-80 RI, Kementerian ATR/BPN Bakal Turut Ramaikan Karnaval Kemerdekaan

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ikut meramaikan Karnaval Kemerdekaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 ...

MoU dengan 44 Kampus, Wagub Jateng Minta Mahasiswa KKN Dampingi Perangkat Desa Validasi Data RTLH

SEMARANG, Keterlibatan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik diharapkan dapat mendampingi masyarakat dan perangkat desa dalam mewujudkan data ...

Buka Acara Table Tennis Championship, Menteri Nusron Sampaikan Semangat Kesetaraan Atlet Disabilitas

JAKARTA, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Table Tennis Championships yang diselenggarakan oleh National ...

Unissula Bersholawat, Taj Yasin Ajak Masyarakat Seimbangkan Perawatan Ruh dan Jasad

SEMARANG, Lantunan shalawat bergema di Auditorium Universitas Sultan Agung Semarang dalam acara Unissula Bersalawat pada Senin (4/8/2025) malam. Momen tersebut ...

Jadi Layanan Paling Banyak Diakses Masyarakat, Ini Penjelasan Soal HT dan Roya Elektronik bagi Debitur Perorangan

JAKARTA, Hak Tanggungan (HT) adalah hak jaminan yang dibebankan pada hak atas tanah beserta objek lain yang melekat di atasnya, ...

Sampaikan 10 Capaian di Depan DPRD, Wagub Jateng: Tidak Ada Superman, Adanya Superteam

SEMARANG, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Jawa Tengah sebagai superteam. Hal itu ...

SOSOK

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...
/ OPINI, SOSOK

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...
/ OPINI, SOSOK

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...
/ OPINI, SOSOK

Kepengurusan PWRI Puworejo Ajak Anggota Tamasya dan Dirikan Koperasi

PURWOREJO, Soekoso DM kembali terpilih menjadi Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Purworejo Masa Bhakti 2024-2029. Bupati Yuli Hastuti ...
/ SOSOK

Pilkades Sangubanyu, Utet Barli Manuhana Bertekad Kembalikan Kejayaan Desa

GRABAG, Desa Sangubanyu Kecamatan Grabag merupakan salah satu wilayah yang paling banyak jumlah calon kepala desa (calkades) pada ajang Pilkades ...
/ SOSOK

12 Hari Ikut Jambore Dunia, Zayana Fathania Ceritakan Pengalamannya

PURWOREJO, Satu-satunya wakil Purworejo yang mengikuti Jambore Dunia di Korea Selatan yakni Zayana Fathania, siswa kelas 9F SMPN 2, telah ...
/ BERITA, SOSOK

WISATA

Ribuan Orang Saksikan Ritual Sedekah Laut di Pantai Genjik

GRABAG, Para nelayan di Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, yang tergabung dalam Langgeng Raharjo, menggelar ritual sedekah laut di Pantai Genjik, ...

Bupati Ingin Art Center Jadi Ikon dan Magnet Wisata Perkotaan

PURWOREJO, Bupati Purworejo Agus Bastian meresmikan gedung Art Center Purworejo yang terletak di kompleks pendopo kabupaten, Jumat (4/8). Peresmian ditandai ...

BSD di Kaligesing, Bupati Tinjau Makam Syekh Maulana Maghribi

KALIGESING, Bupati Purworejo Agus Bastian kembali melaksanakan kegiatan Bupati Saba Desa (BSD) di Kecamatan Kaligesing, Senin (24/7). Secara berurutan rombongan ...

OPINI

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...

Menjaga Air, Menjaga Nurani: Catatan dari Danau Menjer

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Komisi II, Dapil Jawa Tengah VI Ada lanskap yang tak pernah meminta apa-apa selain ...