GRABAG, Sebagai salah satu bentuk aktualisasi dari peduli lingkungan, sebanyak 283 siswa kelas 12 SMAN 4 Purworejo melakukan gerakan bersih pantai. Yakni dengan mengumpulkan sampah yang ada di Pantai Jetis, Grabag. Mereka dipandu oleh Dewan Ambalan Gajah Mada dan Tribuana Tunggal Dewi serta dibantu para pembina.
Dalam pelaksanaannya, peserta aksi bersih pantai pada Jumat (17/7/2026) ini dibagi menjadi tiga tim sesuai arahan dari pengelola Pantai Jetis.
“Pembagian area dilakukan agar peserta tidak mendekati pantai karena musim ubur-ubur. Mereka diimbau untuk tidak menyentuh ubur-ubur yang dapat menyebabkan rasa gatal dan perih pada kulit,” kata Koordinator Pembina Pramuka, Iman Santosa sesaat sebelum acara bersih pantai dimulai.
Para peserta pun dibekali tracer bag untuk mengumpulkan sampah yang mereka pungut selama kegiatan berlangsung. Selanjutnya sampah tersebut dikumpulkan dan diserahkan kepada pengelola Pantai Jetis dengan diangkut menggunakan mobil pick up.
Terpisah, Kepala SMAN 4, Erna Umu Nurlaela mengatakan, kegiatan yang dinisiasi oleh Pramuka Penegak ini merupakan wadah pembentukan karakter dengan menanamkan nilai kepemimpinan, kepedulian sosial, gotong royong.
Selain juga cinta tanah air dan tanggung jawab terhadap lingkungan. “Salah satu bentuk nyata pengamalan nilai tersebut adalah menjaga kelestarian alam,” ujar Erna.

Dijelaskan bahwa pantai merupakan aset bangsa yang memiliki nilai ekologis, ekonomi, dan budaya. Namun, meningkatnya volume sampah di kawasan pesisir menjadi tantangan yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda.
“Melalui kegiatan Aktualisasi Pramuka berinergi dengan program kokurikuler Bersih Pantai, murid siswa Kelas 12 SMA negeri 4 tidak hanya melaksanakan aksi sosial. Tetapi juga belajar menjadi agen perubahan yang mampu menginspirasi masyarakat untuk mencintai lingkungan,” imbuh Erna.
Kegiatan ini, menurutnya, menjadi ruang pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan Dimensi 8 Profil Lulusan dengan Satya dan Darma Pramuka. Ditegaskannya, setiap sampah yang kita pungut bukan sekadar membersihkan pantai, tetapi sedang membersihkan masa depan bangsa.
Salah satu peserta, Alfira, siswa kelas 12-5 menilai kegiatan ini seru dan menyenangkan. Apalagi dilakukan bersama teman-teman sekolah. Alfira yang mengaku sebelumnya pernah ke Pantai Jetis bersama keluarga, mengungkapkan, kegiatan seperti ini selain bermanfaat bagi lingkungan pantai juga untuk menumbuhkan kepedulian dan kebersihan. (Dia)



































Comment