PURWOREJO, Sebagai upaya memantau kondisi fisik para atlet yang akan mengikuti Poprov 2026, KONI Purworejo melakukan tes fisik dan kesehatan pada Minggu (5/7/2026) lalu. Hasil tes tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi Persiapan Porprov 2026 sekaligus evaluasi di RM Satu Satu, Rabu (15/7/2026) malam.
Rakor dihadiri Ketua KONI Muhamad Abdullah, Kadin Porapar Bangun Erlangga Ibrahim, anggota Komisi IV DPRD Nur Hidayat Pramudyanto, pengurus KONI, serta pelatih dan officiall cabor yang lolos Porprov.
Dalam arahannya, Ketua KONI Abdullah mengapresiasi peran eksekutif dan yudikatif yang bersinergi untuk mendukung pelaksanaan Porprov 2026 ini. Menurut Abdullah, membangun olahraga tidak bisa dilaksanakan sendirian, melainkan adanya sinergi termasuk dengan eksekutif maupun yudikatif.
Terkait pelaksanaan Porprov, sudah ditetapkan yakni mulai 25 sampai 31 Oktober. Namun ada juga cabor yang sudah mendahului tanggal 22 Oktober. Ia juga mengingatkan bahwa pelaksanaan Porprov kurang dari 100 hari.
“Manfaatkan waktu ini sebaik-baiknya agar dapat mewujudkan harapan. Tidak cukup dengan doa dan harapan saja, tapi juga ikhtiar, baik secara fisik melalui latihan dan mengikuti beberapa event, serta skill melalui try out,” ucap Abdullah.
Saat menyinggung hasil pelaksanaan tes fisik tahap 2, ia menyebutkan bahwa dari sekilas laporan hasil masih banyak yang belum sesuai dengan keinginan. Hal itu karena standar fisiknya jauh dari memadai.
Terhadap atlet cabor tertentu yang membutuhkan fisik prima tapi belum memenuhi target, selaku Ketua KONI Abdullah memberikan tiga opsi:
1. Menjamin atlet di sisa waktu ada peningkatan fisik yang prima mendekati hasil evaluasi,
2. Bila pelatih menganggap atlet sudah puncak tapi belum maksimal maka diberi kesempatan mengganti paling lambat tanggal 27 Juli,
3. Bila dianggap atletnya tidak bagus dan tidak ada pengganti maka tidak usah ikut Poprov.
Ia menegaskan bahwa sebelumnya sudah ada atlet yang dicoret dari daftar kontingen Purworejo. “Setelah ini, tidak menutup kemungkinan juga akan mencoret lagi atlet yang tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan,” tegas Abdullah.
Dirinya pun menyatakan, meski belum maksimal namun persiapan Purworejo dibanding kabupaten lain jauh lebih baik dalam hal akomodasi uang saku dan fasilitas. “Silakan, boleh dicek. Purworejo paling baik persiapannya dibanding kota Kabupaten lain di Jawa Tengah,” ucap Abdullah.

Adapun Kadin Porapar Bangun Erlangga Ibrahim, mengapresiasi kepemimpinan ketua KONI Abdullah yang mampu mensinergikan berbagai pihak, termasuk dengan eksekutif dan legislatif.
Ia menegaskan bahwa ikhtiar menyiapkan Porprov sudah sangat maksimal. “Hanya tinggal para atlet menyikapi dan memaknainya. Pemda berkomitmen melalui APBD, sudah menyiapkan anggaran,” kata Angga.
Dirinya berpesan agar pelatih dan ofisial memberikan semangat kepada atlet untuk berprestasi. “Manfaatkan waktu 100 hari tersisa dengan maksimal. Kami berharap semuanya guyup rukun bersama membangun prestasi,” pungkas Angga.
Anggota Komisi IV DPRD Nur Hidayat Pramudyanto, menyatakan dukungannya kepada seluruh tim kontingen tahun ini. Ia berharap target masuk peringkat minimal 21 se-Jawa Tengah dengan jumlah medali emas sebanyak delapan.
Disebutkan bahwa sudah ada perda sebagai payung hukum untuk anggaran event Porprov tahun ini. Ditegaskanya bahwa selama ini pihaknya belum pernah mencoret anggaran yang diajukan KONI.
“Saya berharap kalau ada atlet yang berprestasi diberi kesejahteraan sehingga tidak pindah ke wilayah lain. Saya juga setuju dengan usulan KONI untuk mencoret atlet yang tidak disiplin,” ucap Nur. Ia pun berjanji akan mengawal pelaksanaan Poprov bulan Oktober mendatang di Semarang.
Berdasarkan hasil tes fisik yang disampaikan oleh Wakil Ketua KONI Indriyati Agung Rahayu, sda beberapa cabor yang atletnya mengalami penurunan dibanding hasil tes tahap pertama. Ia juga mengkategorikan cabor yang atletnya mengalami kenaikan hasil, meskipun semuanya belum ada yang memenuhi standar.
Pihaknya pun menegaskan masih ada waktu untuk meningkatkan hasil tes fisik. Juga meminta agar semua atlet tanpa terkecuali, dapat mengikuti tes fisik akhir pada bulan September yang akan datang. (Dia)



































Comment