PURWOREJO, Ahmad Tsaqif Arya Athallah, siswa kelas 9B SMPN 31 Purworejo menjadi kebanggaan sekolah setelah berhasil melaju ke tingkat provinsi OSN mata pelajaran (mapel) Matematika. Ia menjadi salah satu peserta terbaik di Kabupaten Purworejo pada mapel Matematika OSN yang digelar beberapa waktu lalu.
Ditemui di sekolah pada Selasa (30/6/2026), guru pembimbing Matematika di SMPN 31, Nanda Triyaningsingsih mengungkapkan, Ahmad Tsaqif menjadi satu-satunya wakil sekolahnya yang berhasil masuk nominasi mewakili Purworejo ke jenjang OSN tingkat provinsi.
“Awalnya saya bersama dengan guru Matematika lainnya berdiskusi untuk melakukan seleksi. Hingga akhirnya dipilih lima siswa untuk mengikuti OSN tingkat kabupaten,” jelas Nanda. Tak hanya Matematika, ada 10 siswa lain yang juga mengikuti seleksi OSN kabupaten mapel IPA dan Bahasa Indonesia.
Selanjutnya, lima siswa yang telah lolos seleksi itu mendapatkan pelatihan intensif. Termasuk mengerjakan soal-soal OSN Matematika tiga tahun terakhir.
Terkait pencapaian tersebut, menurut Nanda, sudah sesuai target dengan mengukur kemampuan dan tingkat rivalitas peserta dari sekolah lain. Selain juga karena waktu latihan yang singkat dan terbentur adanya UAS.
Tak hanya itu, prestasi lain SMPN 31 Purworejo yakni berhasil mengirimkan satu anggota Pramuka Garuda ke ajang Jambore Nasional (Jamnas). Yakni Katya Nasifa Diera, siswi kelas 9D yang lolos seleksi menjadi anggota kontingen Jamnas Kabupaten Purworejo.

Upaya untuk mendapatkan tiket tersebut tidaklah mudah, mengingat SMPN 31 memiliki banyak anggota Pramuka Garuda sebanyak 36 anak. Jumlah tersebut, menurut penuturan Waka Kesiswaan Sri Munawaroh, merupakan yang terbanyak di Kabupaten Purworejo.
Terkait dengan pencapaian anak didiknya, Kepala SMPN 31, Betty Indah Daluliyah menyatakan bangga dan senang. Terlebih dirinya baru beberapa waktu menjabat sebagai kepala sekolah di SMPN 31 atau Spentisa.
“Tentu saya bangga atas prestasi para siswa. Tahun ini Alhamdulillah SMPN 31 bisa mengungguli sekolah lain yang selama ini menjadi rival. Apalagi ini mewakili Purworejo untuk mapel Matematika yang selama ini menjadi momok bagi sebagian besar siswa,” kata Betty.
Kebanggaan lain, lanjut Betty, tahun ini peringkat SMPN 31 masuk ke dalam 10 besar SMP dengan nilai TKA tertinggi.
Sebagai kepala sekolah, dirinya mendorong para siswa dan juga guru untuk terus terpacu meningkatkan prestasi baik akademik maupun non akademik. Hal itu penting untuk meningkatkan kinerja sekolah di dunia pendidikan Kabupaten Purworejo.
Adapun untuk SMPB tahun ini, kuota di SMPN 31 sudah terpenuhi dengan enam rombongan belajar (rombel) untuk siswa kelas 7. (Dia)



































Comment