KALIGESING, Di saat banyak sekolah merayakan kelulusan dengan berbagai kemeriahan, SD KUB Muhammadiyah Purworejo memilih cara berbeda. Sebanyak 11 siswa kelas VI menutup masa belajar mereka dengan kegiatan bakti sosial di LKSA Panti Asuhan Muhammadiyah Kaligesing, Sabtu (6/6/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas SD KUB Muhammadiyah Purworejo, Choiroh Nurussyifa, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Purworejo, Komite Sekolah, serta jajaran guru dan tenaga kependidikan.
Berbeda dengan kegiatan pelepasan siswa pada umumnya yang identik dengan kemeriahan, SD KUB Muhammadiyah Purworejo memilih menghadirkan konsep yang lebih edukatif dan bernilai sosial.
Pelepasan siswa dilaksanakan di lingkungan panti asuhan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus sarana pendidikan karakter bagi para siswa.
Kepala SD KUB Muhammadiyah Purworejo, Sutrisno, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya sekolah untuk menanamkan nilai kepedulian sosial kepada peserta didik sejak dini.
“Pelepasan siswa bukan sekadar seremoni perpisahan. Kami ingin anak-anak belajar bahwa rasa syukur dapat diwujudkan dengan berbagi kepada sesama. Melalui kegiatan ini, mereka diajak memahami bahwa kebahagiaan tidak selalu dirayakan dengan kemewahan, tetapi juga dengan menghadirkan manfaat bagi orang lain yang membutuhkan,” ujar Sutrisno.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan visi SD KUB Muhammadiyah Purworejo sebagai Sekolah Dasar Kepemimpinan Umat dan Bangsa yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik. Melainkan juga pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.

Dalam kesempatan tersebut, para siswa bersama orang tua dan guru menyerahkan bantuan sosial kepada penghuni LKSA Panti Asuhan Muhammadiyah Kaligesing.
Kegiatan ini menjadi penutup perjalanan belajar siswa kelas 6 dengan rasa kepedulian sosial yang tinggi.
Sementara itu, Choiroh Nurussyifa, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan pelepasan yang mengedepankan nilai sosial dan pendidikan karakter. Selaku Pengawas SD KUB Muhammadiyah ia menilai konsep tersebut menjadi contoh bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari tumbuhnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada SD KUB Muhammadiyah Purworejo yang terus menghadirkan inovasi dalam proses pendidikan. Pelepasan siswa yang dikemas dengan bakti sosial ini menjadi bukti bahwa sekolah berhasil menanamkan nilai empati, kepedulian, dan rasa syukur kepada peserta didik,” ungkap Choiroh.
Lebih lanjut, dirinya juga mengapresiasi capaian akademik SD KUB Muhammadiyah Purworejo pada tahun ini. Ia menyampaikan kebanggaannya karena dua siswa SD KUB berhasil meraih nilai tertinggi dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA).
“Prestasi ini sangat membanggakan. Di tengah usia sekolah yang masih relatif muda dan terus berkembang, SD KUB Muhammadiyah Purworejo mampu menunjukkan kualitas pendidikan yang baik. Keberhasilan dua siswa meraih nilai tertinggi TKA menjadi bukti bahwa sekolah tidak hanya unggul dalam pembentukan karakter, tetapi juga mampu menghasilkan prestasi akademik yang membanggakan,” tambahnya.
Sutrisno berharap para lulusan Angkatan II dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dengan bekal ilmu, akhlak, kepedulian sosial, serta semangat untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan pesan perpisahan yang mengharukan dari siswa, orang tua, serta para guru. (Ita)



































Comment