PURWOREJO, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Purworejo, KH Khabib Soleh, mengajak seluruh masyarakat untuk memahami dan mengamalkan ajaran agama secara seimbang, tidak ekstrem, dan tidak berlebih-lebihan. Di tengah pesatnya perkembangan zaman dan kompleksnya ancaman era digital, masyarakat perlu meneguhkan serta mengimplementasikan nilai-nilai moderasi beragama.
Pesan itu disampaikan oleh Khabib Soleh saat menjadi penceramah dalam Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Hidayah RW 03 Kelurahan Kledung Karangdalem Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo pada Sabtu (10/1) malam.
Pengajian diikuti ratusan umat muslim serta dihadiri Lurah Kledung Karangdalem, Agus Susiswo Heri Santoso, tokoh masyarakat, dan tokoh agama setempat.
“Kita harus memegang teguh nilai-nilai moderasi beragama,” katanya.
Disebutkan, sedikitnya ada 4 pilar nilai-nilai moderasi beragama. Pertama yakni Komitmen Kebangsaan dengan menempatkan persatuan dan kesatuan bangsa di atas segalanya. Kedua Toleransi, yakni menghargai perbedaan keyakinan, tidak memaksakan kehendak, dan menerima keberagaman. Ketiga Anti Kekerasan, yakni menolak segala bentuk ekstremisme dan kekerasan dalam beragama.
“Pilar keempat adalah akomodatif atau menghormati terhadap Budaya Loka. Kita harus mampu menerima dan menghormati kebudayaan lokal sebagai bagian dari ekspresi keagamaan yang damai,” sebutnya.

Pengajian mengusung tema peningkatan amal ibadah serta menjadi pribadi yang disiplin dan istiqamah. Selaras dengan tema itu, Khabib Soleh juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan serta kualitas kepribadian sebagai umat umat muslim.
“Zaman boleh berubah, tapi iman jangan sampai goyah. Kita juga harus meyadari bahwa ilmu pengetahuan terus berkembang sehingga harus terus belajar dan menuntut ilmu,” tandasnya.
Sementara itu, Lurah Kledung Karangdalem menyampaikan apresiasinya kepada takmir dan jamaah Masjid Al-Hidayah yang secara konsisten telah menggelar aktivitas-aktivitas positif keagamaan. Menurutnya, hal itu penting untuk menjaga kerukunan dan kondusivitas masyarakat.
“Dengan masyarakat yang rukun dan kondusif kita tentu akan lebih mudah dalam menjalankan program-program pembangunan,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Agus Susiswo menginformasikan bahwa sejumlah program telah direncanakan pada tahun 2026 di wilayah Kledung Karangdalem. Salah satunya yakni pembangunan Gedung Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang berlokasi di sebelah selatan persis kompleks Masjid Al-Hidayah.
Menurutnya, kepengurusan KKMP sudah terbentuk dan pembangunan gedung secara fisik masih berprogres dengan menunggu izin dari Dinkesda dan BPKAD mengingat lokasi tersebut semula merupakan gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) Kledung Karangdalem.
“Kami mohon dukungan masyarakat. Semoga keberadaan Koperasi Kelurahan Merah Putih ini nanti juga turut menghidupi masjid dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah ini,” terangnya. (Ita)

