KUTOARJO, Tahun ini, SMK Institut Indonesia (ii) Kutoarjo mengalami peningkatan hasil yang signifikan pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat kabupaten. Dua mata lomba berhasil meraih Juara 1 pada kegiatan LKS yang baru saja usai digelar di berbagai lokasi SMK di Purworejo.
Dua hasil Juara 1 dan mewakili Purworejo ke tingkat provinsi Jawa Tengah tersebut yakni Teknik Mesin yang diraih oleh Ahmad Fahrur Romadhoni dan Teknik Perbaikan Sepeda Motor (TPSM), Arif Prasetyo. Adapun tahun sebelumnya, SMK ii meraih juara 2 mata lomba TPSM dan Juara 1 Teknik Mesin di tingkat kabupaten.
Dari dua hasil LKS tahun ini, Kepala SMK ii Kutoarjo, Shinta Kusumastuti berharap sekolahnya dapat meraih Juara 3 di tingkat provinsi untuk mata lomba Teknik Mesin. “Kami berharap dari mata lomba Teknik Mesin bisa meraih tiga besar di level provinsi,” ujar Shinta saat ditemui, Kamis (22/1/2026).
Menurutnya, perolehan tersebut sudah sesuai dengan target tahun ini. Termasuk TPSM yang tahun lalu juara 2 kali ini menjadi jawara di tingkat kabupaten.
Shinta pun mengakui beratnya tantangan yang nantinya akan dihadapi. “Karena sekolah-sekolah di luar sana luar biasa,” imbuhnya.

Untuk memaksimalkan hasil lomba TPSM di tingkat provinsi, pihak sekolah akan berusaha menggandeng Dudika dari Yamaha dari beberapa bengkel untuk latihan siswa. Sedangkan untuk Teknik Mesin, pihaknya telah menghubungi SMKN 1 yang memiliki peralatan lebih lengkap.
“Praktik di bengkel dan juga dengan Dudika penting dilakukan supaya anak-anak terbiasa menghadapi praktik dan lebih mantap diajari oleh praktisinya langsung,” imbuh Shinta.
Ia berharap hasil lomba ini dapat menarik minat calon siswa baru. Terutama untuk jurusan Teknik Mesin yang dinilainya masih belum banyak peminat dibanding TPSM.
Shinta pun menyampaikan jadwal latihan yang akan dijalani siswa untuk menghadapi lomba bulan April mendatang. “Saat ini dua siswa tersebut biar fokus persiapan menghadapi tes sekolah yang akan berlangsung awal bulan Februari. Nanti setelah selesai sekitar pertengahan Februari baru latihan ringan sampai nanti ditingkatkan intensitasnya menjelang lomba,” terangnya.
Shinta berharap pihak Pemda Purworejo dapat memberikan apresiasi kepada juara LKS tingkat Kabupaten yang akan berlomba di tingkat provinsi. “Kami tidak minta apa-apa. Hanya saja mohon dapat memberikan apresiasi kepada siswa dan juga guru pendamping mereka” tandasnya. (Dia)

