Berita

SSB Wajar Juara Ponpes Darul Hikmah Cup

 

KUTOARJO,  SSB Wajar Merah Kota Magelang akhirnya keluar sebagai Juara I Turnamen Sepakbola KU 12 Tahun Ponpes Darul Hikmah Cup 2015, setelah di final menumbangkan SSB RGN Kemiri 4-0. SSB Wajar Merah memboyong piala bergilir, tetap dan uang pembinaan sebesar Rp 750.000. Sementara RGN Kemiri yang di semifinal menaklukkan IM Purworejo 2-1 harus puas jadi runner up dan membawa piala tetap dan uang pembinaan Rp 500.000. Turnamen digelar Kamis (19/2) lalu diikuti oleh 10 SSB se Eks Karesidenan Kedu, meliputi SSB Wajar Merah Magelang, Wajar Hijau Magelang, Bina Putra Wonosobo, IM Purworejo, IM Purwodadi, Pendowo Purworejo, SD Muhammadiyah Kutoarjo, Bina Muda Kebumen, Tlogowulung Kebumen dan RGN Kemiri.

Selengkapnya: SSB Wajar Juara Ponpes Darul Hikmah Cup

PD Aneka Usaha Uji Coba Munthul Kuning

 

PURWOREJO, Perusahaan Daerah (PD) Aneka Usaha Purworejo bulan ini melakukan terobosan bisnis dengan uji coba mengembangkan tanaman ubi jalar (munthul) kuning untuk diekspor ke Korea Selatan. Menurut rencana penanaman perdana dilakukan di lahan perkebunan seluas dua hektare di Desa Pekutan Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo. Jika ujicoba ini berhasil, selanjutnya akan dikembangkan ke desa-desa lain diluar Kecamatan Bayan. Direktur PD Aneka Usaha Adi Kurnia Putra mengungkapkan hal itu di ruang kerjanya beberapa hari lalu.

Selengkapnya: PD Aneka Usaha Uji Coba Munthul Kuning

Potensi VCO di Purworejo Cukup Besar

 

PURWOREJO, Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat (BKBPM) Purworejo H Genthong Sumharjono SSos MM mengakui, potensi VCO di Purworejo cukup besar. “Selama ini belum diberdayakan, baru sebatas untuk produk gula kelapa. Itu saja belum maksimal, sehingga masih banyak kelapa yang dijual begitu saja,” katanya pada pelatihan pembuatan VCO di aula Kantor Desa Brenggong Kecamatan Purworejo, Senin (9/2). Pelatihan diberikan terhadap perwakilan Desa Brenggong, Sidorejo, Pacekelan, Sidimoro, dan Desa Donorati. Juga Desa Kaliharjo Kecamatan Kaligesing dan sebagian dari Kecamatan Butuh. “Masing-masing desa empat orang, dengan harapan dapat ditularkan kepada warga lainnya,” jelas Sri Susilowati, Ketua Koperasi Srikandi yang jadi fasilitator dalam pelatihan tersebut.

Selengkapnya: Potensi VCO di Purworejo Cukup Besar

43 Kepala SMP dan SD Dikukuhkan

PURWOREJO, Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain, M.Ag   Jum’at (6/2) lalu mengukuhkan dan mengambil sumpah 43 kepala SD dan SMP Negeri se Kabupaten Purworejo. Selain kepala sekolah, ada juga seorang pengawas TK/SD yang dikukuhkan. Dalam kesempatan itubupati  mengingatkan bahwa pembangunan bidang pendidikan merupakan salah satu program prioritas Kabupaten Purworejo. “Karena kita semua menyadari bahwa merupakan investasi jangka panjang dalam mewujudkan sumberdaya manusia yang berkualitas, maka pendidikan harus terlaksana dengan baik,” tandasnya.

Menurutnya, disamping keberadaan guru sebagai tenaga pendidik, peran kepala sekolah juga sangat penting dan strategis, utamanya dalam fungsi-fungsi manajerial dan koordinatif. “Dengan manajemen pendidikan yang baik dan terkoordinasi, maka rekan-rekan guru akan bisa lebih fokus dalam pelaksanaan tugas belajar mengajar, dalam membekali dan mengantarkan anak bangsa menuju masa depan yang lebih baik,” katanya.

Dikatakan bahwa Kepala Sekolah merupakan “Top-Manager” yang harus mampu mengelola sekolah masing-masing dengan baik, termasuk menyerap aspirasi yang disampaikan bawahan saudara ataupun yang muncul ditengah masyarakat. “Oleh karena itu Saudara harus selalu meningkatkan konsolidasi intern unit kerja saudara, dengan membentuk sebuah team work yang tangguh bersama bawahan Saudara maupun orang tua murid," tegasnya.

 

Ia juga meminta agar kepala sekolah tidak segan-segan untuk melakukan koordinasi ataupun konsultasi khususnya kepada Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga maupun stakeholders lainnya. “Selain itu, hendaknya juga senantiasa memelihara dan menciptakan iklim yang kondusif, khususnya pada proses belajar-mengajar,” pesannya. (nas)

GKJ Purworejo Peringati HUT ke-115

PURWOREJO, Gereja Kristen Jawa (GKJ) Purworejo Rabu (4/2) lalu memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-115, diisi dengan berbagai kegiatan. Seperti diuraikan Ketua Panitia HUT GKJ Sumono BA, sebanyak 20 kegiatan memeriahkan GKJ, antara lain kebaktian, sarasehan, festival mars, kenduri, perayaan syukur, lomba anak, ziarah/nyekar, senam santai, peresmian padepokan Adiyuswo Mitra Kinarsih, seminar peran serta GKJ dalam pelestarian kebudayaan jawa, dan bersih sungai. Menurut Sumono, kegiatan itu merupakan wujud ungkapan syukur kepada Tuhan atas karuniaNya. Selain itu juga untuk meningkatkan penghayatan jemaat atas sejarah berdiri dan perkembangan GKJ, serta untuk meningkatkan kualitas relasi baik antar jemaat maupun dengan masyarakat. “Tema dalam HUT GKJ ini, tumbuh berkembang sebagai jemaat misioner,” jelas Sumono pada perayaan HUT GKJ Purworejo, di GKJ Purworejo.

Selengkapnya: GKJ Purworejo Peringati HUT ke-115

RSUD Saras Husada Purworejo Divisitasi

 

PURWOREJO, Dalam rangka perpanjangan izin operasional, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saras Husada Purworejo, Selasa (3/2) divisitasi Tim dari Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Jateng, Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, dan Persatuan Rumah Sakit  Indonesia (Persi) Jateng. Direktur RSUD Saras Husada drg Gustanul Arifin MKes menilai, adanya visitasi yang berlangsung setiap 5 tahun sekali, sangat bagus. Terutama dalam memantau ketersediaan sarana prasarana dan SDM, agar rumah sakit terus berupaya meningkatkan kualitas. 

Selengkapnya: RSUD Saras Husada Purworejo Divisitasi

GP Ansor Gelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar

PURWOREJO, Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Purworejo menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) di Ponpes Al Faham Baledono, Sabtu (31/1).  Pembukaan PKD dihadiri oleh Bupati Purworejo, Perwakilan dari Kapolres dan Dandim 0708 serta unsur dari Nahdatul Ulama. Dalam sambutannya Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain MAg menyampaikan bahwa PKD merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia GP Ansor, guna mengemban tugas yang penting dan mulia. Yaitu mengawal ajaran ahli sunnah wal jamaah (aswaja) dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indoensia. “Untuk menjalankan tugas tersebut, diperlukan pengenalan dan pendalaman mengenai aswaja serta wawasan kebangsaan,” katanya.

Selengkapnya: GP Ansor Gelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar

Bupati Resmikan Klinik Pratama dan Bersalin Banyuurip

PURWOREJO, Direktur Utama Klinik Pratama Rawat Inap dan Persalinan Banyuurip Sarwoko MKes mengatakan, klinik kesehatan masih terbatas jumlahnya. Hal inilah yang menyebabkan derajat kesehatan masyarakat masih rendah. Ia menerangkan bahwa dengan hadirnya klinik pratama ini sebagai upaya membantu pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hal ini dikatakannya dalam peresmian Klinik Pratama Rawat Inap dan Persalinan Banyuurip di kompleks AKBID, Sabtu (31/1).  Ia menambahkan bahwa pelayananya lebih ditekankan pada aspek promotif dan preventif. Sebuah layanan kesehatan ke depan tidak diukur dari banyaknya pasien yang ditangani, tetapi justru bagaimana layanan kesehatan atau fasilitas kesehatan menjangkau masyarakat dengan mengandalkan fungsi-fungsi penyuluhan dan promosi.

Selengkapnya: Bupati Resmikan Klinik Pratama dan Bersalin Banyuurip

Drs H Mahsun Zain, M.Ag: Saya Tidak Terima Rakyat Dilayani dengan Alat Kesehatan Murahan

PURWOREJO, “Saya tidak terima warga saya diobati dengan alat-alat kesahatan yang murahan. Saya juga tidak terima rakyat kami di klinik-klinik atau rumah sakit diperlakukan secara tidak manusiawi,” tandas Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain MAg dalam peresmian Klinik Pratama Rawat Inap dan Persalinan Banyuurip di kompleks AKBID, Sabtu (31/1).  Ia juga berharap kepada petugas di rumah sakit terutama pelayan kesehatan, baik dokter bidan perawat dan tenaga lainnya dalam melayani harus ramah. Dengan perlakuan ramah tersebut diharapkan dapat memberi sugesti kepada pasien, sehingga dapat membantu dalam meningkatkan kesehatan pasien.

Selengkapnya: Drs H Mahsun Zain, M.Ag: Saya Tidak Terima Rakyat Dilayani dengan Alat Kesehatan Murahan

Bupati Purworejo: PNS Tidak Boleh Jadi Botoh di Pilkada

PURWOREJO, Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain, M.Ag mengingatkan,  PNStetap menjaga jarak yang sama dengan semua partai politik dan menjaga jarak yang sama dengan semua calon yang akan berlaga di Pilkada Kabupaten Purworejo. “Walapun PNS punya hak untuk memilih dan didipilih, tetapi PNS tidak boleh jadi botoh, PNS tidak boleh kampanye, jadi berhati-hatilah”, tandasnya didepan peserta rapat koordinasi (rakor) pelaksanaan kegiatan pembangunan Kabupaten Purworejo tahun anggaran 2015, Selasa (27/1), di Pendopo Kabupaten Purworejo. Diingatkan bahwa tahun 2015 adalah tahun politik. Masa kerja bupati berakhir pada 31 Oktober 2015. Menurut jadwal KPU, Pilkada akan dilakukan serentak di 16 kabupaten/kota di Jawa Tengah yaitu pada bulan Desember 2015. 

Selengkapnya: Bupati Purworejo: PNS Tidak Boleh Jadi Botoh di Pilkada