Berita

Dekopin dan Dinas Koperasi Gelar Pasar Rakyat

PURWOREJO, Dalam upaya membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H, Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) dan Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan Pariwisata (Diskoperindagpar) Kabupaten Purworejo menggelar pasar rakyat yang menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat, Dekopinda menggandeng setidaknya 40 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Masih ditambah stan-stan mandiri serta sponsorship. 

Selengkapnya: Dekopin dan Dinas Koperasi Gelar Pasar Rakyat

Bupati Purworejo: Sambut Lebaran Hindari Petasan

 

PURWOREJO, Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain MAg mengingatkan agar masyarakat Purworejo tidak berlebihan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, apalagi dengan membunyikan petasan. Karena selain tidak ada manfaatnya, juga sangat membahayakan bagi diri sendiri maupun orang lain. “Hal-hal yang tidak dinginkan seperti itu, jangan sampai terjadi pada masyarakat kita. Untuk itu tidak usah membunyikan petasan, hindari dan jauhi petasan,” tandas Bupati pada kegiatan tarawih dan silaturahim di Masjid Baitul Mu’miniin Desa Kemadulor Kecamatan Kutoarjo, Rabu (23/7).

Selengkapnya: Bupati Purworejo: Sambut Lebaran Hindari Petasan

Bupati: Azab Bagi Desa yang Tak Santuni Anak Yatim

 

PURWOREJO, Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain MAg menyatakan bahwa seburuk-buruknya suatu desa, adalah desa yang mempunyai warga anak yatim namun tidak menyantuninya. Desa yang seperti itu, azab dari Allah SWT. Sebaliknya desa atau masyarakat yang baik, apabila mau menyantuni anak yatim, akan mendapat berkah. Pernyataan tersebut disampaikan usai Sholat Tarawih dan Silaturahim (Tarhim) di depan jamaah Sholat Tarowih Masjid At-Taqwa Desa Gebang Kecamatan Gebang.  Pada kesempatan tersebut diserahkan santunan kepada sepuluh anak yatim. Masing-masing menerima Rp 150.000. Lima orang kaum duafa masing-masing Rp 200.000. Santunan tersebut besumber dari dana Badan Amal Zakat (BAZ) Kabupaten Purworejo. Selain itu juga bantuan paket sembako kepada sepuluh orang kaum duafa, yang berasal dari bantuan Menko Kesra.

Selengkapnya: Bupati: Azab Bagi Desa yang Tak Santuni Anak Yatim

Baru 17% Rakyat Jateng yang Mengkonsumsi Ikan

PURWOREJO,  Rakyat Jawa Tengah masih sangat rendah dalam konsumsi ikan, yakni hanya sekitar 17 persen dan menduduki rangking kedua nasional dari bawah. Sedangkan untuk Kabupaten Purworejo, hanya sekitar 9,3 persen saja. Hal itu diungkapkan istri Gubernur Jawa Tengah Ny Atiqoh Ganjar Pranowo selaku Ketua TP PKK Provinsi Jateng, saat menghadiri pengukuhkan pengurus Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Purworejo, di Hotel Suronegaran Purworejo,  beberapa waktu lalu. Pengukuhan pengurus terdiri Ketua TP PKK kecamatan dan Ketua TP PKK desa/kelurahan se Kabupaten Purworejo dilakukan Ketua TP PKK Ny Yaminah Suhar SH. Pengukuhan juga dihadiri Kadin Kelautan dan Perikanan Provinsi Jateng, pengurus Forikan Provinsi Jateng, Staf Ahli Bupati, Ketua TP PKK Kab, Kepala DPPKP, dan dinas instansi terkait.

Selengkapnya: Baru 17% Rakyat Jateng yang Mengkonsumsi Ikan

85 % Jalan di Kabupaten Purworejo Sudah Bagus

PURWOREJO, Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain, M.Ag menyatakan pemda tetap berkomitmen untuk terus membangun infrastruktur jalan. Panjang jalan milik kabupaten 747,33 km, saat ini 85% kondisinya bagus.  Di sisi lain pertambahan kendaraan bermotor di Purworejo sangat tinggi. Sampai dengan bulan Mei 2014, sepeda motor baru di Purworejo bertambah 4.500 buah, dan sekitar 450 mobil baru. “Ruas jalan Purworejo-Kutoarjo sangat ramai, apalagi ruas tersebut dilalaui arus mudik dan arus balik. Sehingga masyarakat agar lebih-hati-hati,” pesan bupati  di depan jemaah Masjid Al Barokah, Desa Besole  Kecamatan Bayan, pada kegiatan tarawih silaturahim (tarhim),  beberapa waktu lalu. Pada kesempatan tersebut diserahkan santunan kepada 10 anak yatim dan 5 orang duafa. Santunan besumber dari Badan Amal Zakat (BAZ) Kabupaten Purworejo, diserahkan oleh Wakapolres Purworejo.

Selengkapnya: 85 % Jalan di Kabupaten Purworejo Sudah Bagus

Menko Kesra Agung Laksono: Pertumbuhan Penduduk Tak Terkendali Bisa Jadi Bencana

 

PURWOREJO, Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat HR Agung Laksono mengatakan bahwa laju pertumbuhan penduduk Indonesia yang cukup tinggi sudah mengkhawatirkan, ibarat sudah mencapai lampu kuning dan hampir lampu merah. Dikatakan, jumlah penduduk Indonesia sangat besar, diperkirakan mencapai 240 juta jiwa. Dengan laju pertumbuhan penduduk (LPP) mencapai 1,49 persen per tahun. "Ini sudah tidak terkendali. Kalau dibiarkan terus bisa jadi bencana," kata Agung Laksono di Pendopo Kabupaten Purworejo Senin (14/7) petang sebelum menyerahkan berbagai bantuan kesehatan, pendidikan dan sosial kepada masyarakat Purworejo melalui Bupati Drs H Mahsun Zain M.Ag.

Selengkapnya: Menko Kesra Agung Laksono: Pertumbuhan Penduduk Tak Terkendali Bisa Jadi Bencana

Di Kabupaten Purworejo, Jokowi-JK Menang di Atas 60 Persen

PURWOREJO, Di Kabupaten Purworejo pasangan capres-cawapres nomer urut 2 Jowowi-Juyuf Kalla unggul mutlak atas Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dalam perhitungan cepat yang dilakukan oleh KPU Purworejo. Jokowi-JK memperoleh 253.616 suara (60,82%) sedangkan Prabowo-Hatta hanya 163.319 suara (39,18%) dari total suara sah 416.935 (96,35 % suara yang masuk). Sisa suara sah yang belum dihitung yaitu 3,65% dapat dipastikan tidak akan banyak mengubah persentase perolehan kedua pasangan capres-cawapres. Jumlah pemilih yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap Pilpres 2014 sebanyak 629.797 jiwa. Keterangan yang diperoleh dari Ketua KOPU Purworejo Drs Dulrokhim Jumat (11/7) siang menyebutkan, perhitungan cepat didasarkan pada data C 1 yang dikirimkan melalui sms. 

Selengkapnya: Di Kabupaten Purworejo, Jokowi-JK Menang di Atas 60 Persen

Bupati Puji Masyarakat Kaligesing yang Mampu Menjaga Hutan

 

PURWOREJO, Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain MAg memuji perilaku masyarakat Kecamatan Kaligesing dalam menjaga lingkungan. Berkat kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan, hutan di wilayah tersebut terpelihara dengan baik, tanpa adanya kerusakan. Kondisi itu sangat penting untuk menjaga kelestarian alam, persediaan air bersih, dan menekan terjadinya bencana alam. Pujian tersebut dikemukakan Bupati di depan jemaah masjid Attaqwa Desa Kaliharjo Kecamatan Kaligesing, saat melakukan sholat tarowih dan silaturhim (tarhim), Jumat (4/7) lalu. Menurutnya, saat bergulirnya era reformasi di tahun 1997-1998, hutan milik Perhutani yang berada di berbagai wilayah Kabupaten Purworejo, seperti di Kecamatan Bruno, Gebang, Pituruh, Kemiri, rusak akibat pencurian.

Selengkapnya: Bupati Puji Masyarakat Kaligesing yang Mampu Menjaga Hutan

Kepala Bappeda Purworejo: Potensi Industri Perlu Sentuhan Gagasan

 

PURWOREJO, Kepala Bappeda Purworejo Drs Said Romadhon mengatakan, Lokakarya Menggagas Optimasi Peran Pemerintah Daerah Dalam Mendorong Purworejo Berbasis Pada Produk Industri Kreatif adalah untuk mencari igagasan terhadap upaya meningkatkan peran pemerintah daerah dalam mendorong berkembangnya potensi industri kreatif di Kabupaten Purworejo. Sehingga industri kreatif ini dapat dijadikan basis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Purworejo. “Potensi yang ada di Purworejo perlu sentuhan gagasan untuk mengoptimalkan peran pemerintah daerah dalam rangka mendorong industri kreatif ini agar dapat berkembang,” tegasnya Selasa (24/6), dalam lokakarya sehari di Hotel Suronegaran Purworejo.

Selengkapnya: Kepala Bappeda Purworejo: Potensi Industri Perlu Sentuhan Gagasan

Koperasi Harus Bisa Menyesuaikan dengan Perubahan

 

PURWOREJO, Dalam era globalisas terbuka peluang sekaligus tantangan bagi pengusaha Indonesia termasuk koperasi. Karena pada era itu, daya saing produk sangat tinggi, life cycle product relatif pendek mengikuti tren pasar, dan kemampuan inovasi produk relatif cepat. Koperasi dituntut untuk mengoptimalkan potensi ekonominya dan kemampuan bekerja sama. Koperasi harus melakukan langkah-langkah pembenahan dan penyesuaian terhadap perubahan situasi dan kondisi serta berbagai kemungkinan yang akan terjadi. Demikian dipaparkan Prof Dr Sugeng Eko Putro Widoyoko SPd, Pembantu Rektor I Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP), ketika menjadi pembicara pada acara sarasehan perkoperasian dan UMKM, Rabu (25/6), di pendopo rumah dinas bupati. Sarasehan diikuti gerakan koperasi dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Selengkapnya: Koperasi Harus Bisa Menyesuaikan dengan Perubahan