Residivis Kasus Arisan Motor di Purworejo Kembali Berulah, Kali Ini Janjikan Korban Berangkat Haji Furoda, Ternyata….

PURWOREJO, Residivis kasus penipuan arisan motor, NS (57) warga Kelurahan Kledung Kradenan RT 01 RW 05 kembali beraksi. Kali ini tersangka melakukan penipuan dengan janji akan memberangkatkan haji melalui jalur furoda kepada korban. Namun ternyata korban hanya diberangkatkan umroh. Atas perbuatannya, korban dibekuk Satreskrim Polres Purworejo pada tanggal 26 Mei lalu.

“Pada tahun 2022, pelaku datang ke rumah korban dengan (membawa) brosur iklan bisa berangkat haji furoda senilai Rp160 juta,” ungkap Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano didampingi Kasat Reskrim dan Humas dalam konferensi pers yang digelar di halaman Mapolres, Kamis (12/6/2025).

Selanjutnya, korban yang tertarik dengan penawaran tersebut melakukan tiga kali pembayaran masing-masing Rp1,3 juta, Rp10 juta, dan pelunasan Rp140 juta. Disebutkan bahwa korban akan berangkat haji dalam jangka waktu 1,5 tahun dari waktu yang sudah ditentukan.

Untuk meyakinkannya, lanjut Kapolres, tersangka yang mengaku bekerja di Biro Travel PT Madani Alam Semesta inipun memberangkatkan korban ke tanah suci. Namun ternyata korban hanya umroh, sesuai dengan izin usaha biro travel tersebut, bukan melakukan perjalanan haji furoda seperti yang dijanjikan.

Mengetahui hal tersebut, korban pun menanyakan kepada tersangka. Namun karena tak kunjung mendapatkan jawaban, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polres Purworejo yang kemudian menindaklanjuti dengan penangkapan tersangka.

Kepada petugas, NS yang sebelumnya menjalani hukuman 1 tahun 8 bulan inipun mengaku bahwa uang yang diperolehnya dipakai untuk investasi perumahan di Semarang. “Tersangka termonitor kembali ke Purworejo tahun 2024 dan kami melakukan penangkapan terhadap tersangka,” lanjut Kapolres.

NS pun kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ancaman hukuman penjara selama empat tahun pun menanti mantan bos arisan motor tersebut.

“Kami menghimbau kepada masyarakat Purworejo, bila ada yang menawarkan haji khusus agar dicek dulu ke kantor agama terkait biro travel haji dan umroh tersebut. Karena banyak yang menjanjikan tapi tidak benar,” himbau Kapolres di akhir kegiatan konferensi pers. (Dia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *