OPINI
Home / OPINI / Membentuk Generasi Cerdas Finansial: Kolaborasi dan Cara Seru Mengajarkan Literasi Keuangan kepada Pelajar oleh Enggar Sukma Kinanthi, S.E., MBA., PFM (Dosen Manajemen, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Atma Jaya Yogyakarta)

Membentuk Generasi Cerdas Finansial: Kolaborasi dan Cara Seru Mengajarkan Literasi Keuangan kepada Pelajar oleh Enggar Sukma Kinanthi, S.E., MBA., PFM (Dosen Manajemen, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Atma Jaya Yogyakarta)

Dalam dinamika kehidupan modern, pengelolaan keuangan menjadi seni yang harus dikuasai oleh setiap individu. Harga kebutuhan pokok yang terus meningkat, melonjaknya harga properti, beban pajak yang beragam, serta kebutuhan akan asuransi dan pendidikan yang semakin kompleks menjadi tantangan nyata bagi banyak orang. Ditambah lagi dengan perubahan variabel keuangan global yang tidak menentu, kemampuan mengelola keuangan dengan bijak menjadi semakin penting. Kemampuan tersebut memang bukan mata pelajaran utama yang harus ada pada pendidikan dasar.

Namun, di era yang serba dinamis ini, persoalan uang bukan lagi semata-mata urusan orang dewasa. Justru, literasi keuangan seharusnya menjadi bagian penting dari pembentukan karakter dan keterampilan hidup generasi muda, membekali mereka dengan pemahaman yang mendalam untuk menghadapi tantangan finansial di masa depan, sekaligus membantu menciptakan generasi yang lebih mandiri secara ekonomi.

Saat ini, upaya peningkatan literasi keuangan di kalangan pelajar menjadi fokus utama berbagai pihak. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun telah mengambil langkah konkret untuk memulai dan menggerakkan inisiatif penting ini dengan meluncurkan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) secara masif dan merata di seluruh daerah melalui kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga pelaku usaha jasa keuangan.

Hal ini tentu perlu disambut baik khususnya oleh pemerintah daerah, yang memiliki peran strategis dalam menggandeng institusi pendidikan serta pihak terkait untuk menyampaikan pengetahuan dasar keuangan kepada generasi muda. Selain itu, OJK juga menyoroti kelompok masyarakat rentan keuangan yang perlu mendapat perhatian khusus seperti kaum perempuan, pemuda dan pelajar, UMKM, masyarakat 3T (terdepan, tertinggal, dan terluar), serta kelompok disabilitas dan pekerja migran Indonesia, agar terhindar dari maraknya aktivitas keuangan illegal, penipuan, dan judi online.

Setelah menyadari pentingnya literasi keuangan bagi pelajar dan generasi muda, muncul pertanyaan: jenis literasi keuangan apa saja yang sesuai untuk diajarkan kepada pelajar, dan pada jenjang kelas berapa sebaiknya materi ini mulai diperkenalkan? Selain itu, pendekatan apa yang paling efektif untuk memastikan bahwa literasi keuangan dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh pelajar dari berbagai tingkat usia?

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Menjawab pertanyaan ini memerlukan pemahaman mendalam tentang kebutuhan dan karakteristik setiap jenjang pendidikan, sehingga program literasi keuangan dapat dirancang secara bertahap dan relevan. Pendekatan interaktif dan aplikatif, seperti simulasi, permainan edukasi, atau studi kasus sederhana, dapat menjadi cara menarik untuk membangun pemahaman yang kuat sekaligus memotivasi pelajar untuk menerapkan literasi keuangan dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut ini merupakan contoh-contoh kegiatan literasi keuangan yang dapat diterapkan untuk pelajar:
1. Simulasi pengelolaan keuangan pribadi. Siswa diberikan “penghasilan” bulanan berupa uang virtual dan diminta membuat rencana anggaran, termasuk alokasi untuk kebutuhan sehari-hari, tabungan, hiburan, dan dana darurat. Tujuannya mengajarkan siswa cara mengelola keuangan dan pentingnya menabung serta memprioritaskan kebutuhan.

2. Permainan edukasi keuangan (Board Game atau Digital Game). Permainan seperti Cashflow atau Monopoly yang disesuaikan untuk mengajarkan pengelolaan aset, investasi, dan risiko keuangan. Tujuannya membuat pembelajaran keuangan menjadi lebih menyenangkan dan interaktif.

3. Kompetisi proposal bisnis atau kewirausahaan. Siswa diminta membuat rencana bisnis sederhana, termasuk proyeksi keuangan, pemasaran, dan biaya. Kegiatan ini bisa disertai dengan modal kecil untuk mewujudkan rencana mereka. Tujuannya mengembangkan pemahaman tentang investasi, laba, dan pengelolaan usaha.

4. Workshop keuangan keluarga. Siswa diberi tugas untuk mewawancarai orang tua atau wali tentang cara mereka mengatur keuangan rumah tangga, hasilnya kemudian dibahas di kelas. Tujuannya menghubungkan teori dengan praktik nyata dalam pengelolaan keuangan keluarga.

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

5. Seminar dan webinar keuangan. Yamni dengan mengundang praktisi keuangan atau wirausahawan muda untuk berbagi pengalaman tentang pentingnya literasi keuangan. Tujuannya untuk memberikan wawasan langsung dari pengalaman nyata. Topik-topik yang dibahas misalnya jenis-jenis produk keuangan seperti tabungan, deposito, pinjaman, serta produk investasi yang aman bagi pelajar atau pemula. Pelajar juga perlu diperkenalkan pada modus-modus penipuan yang berkedok investasi dan cara mengantisipasinya.

Dengan literasi keuangan yang lebih baik, pelajar tidak hanya mampu memahami konsep dasar keuangan, tetapi juga mengembangkan kebiasaan pengelolaan uang yang bijak sejak dini. Literasi keuangan yang kuat akan membantu mereka membuat keputusan finansial yang tepat, menghadapi tantangan ekonomi, dan merencanakan masa depan dengan lebih percaya diri.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, kita dapat menciptakan generasi yang lebih cerdas secara finansial, mandiri secara ekonomi, dan siap membangun masa depan yang lebih sejahtera, inklusif, dan berkelanjutan. (**)

Related Posts

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPRD Hari Jadi 2026
previous arrow
next arrow

SEKILAS PURWOREJO

Laka Lantas di Jalan Tentara Pelajar Purworejo, Kopada Berpenumpang Pelajar Terguling Usai Tabrak Motor

PURWOREJO, Purworejonews.com. Sebuah angkutan umum Kopada yang membawa sejumlah pelajar saat pulang sekolah, terbalik setelah menabrak sebuah sepeda motor yang ...

Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Panitia Akhirnya Rebranding dan Sayembarakan Logo Hari Jadi ke-194 Purworejo

PURWOREJO, Beberapa saat setelah dilaunching pada Jum'at (31/1/2025) siang, logo Hari Jadi ke-194 Kabupaten Purworejo mendapat kritikan dan masukan dari ...

Dihuni 86 KK, Populasi Kambing di Desa Gunung Wangi Purworejo Lebih Banyak dari Jumlah Warganya

KALIGESING, Desa Gunung Wangi di Kecamatan Kaligesing, menjadi salah satu pilihan dalam uji paket wisata yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, ...

Sayur Blibar Khas Desa Pucungroto Purworejo, Tunggu 3 Hari Baru Bisa Dinikmati

KALIGESING, Sayur Blibar merupakan masakan tradisional khas Desa Pucungroto Kecamatan Kaligesing, Purworejo. Sayuran yang bahan bakunya berasal dari biji buah ...

Ditarik dari Pantai Jatimalang, Ribuan Warga Saksikan Proses Penguburan Hiu Tutul Seberat 4,2 Ton

PURWODADI, Ribuan warga yang berasal dari berbagai wilayah tumpah ruah di sekitar area hiu tutul (Rhincodon Typus) yang terdampar dan ...

Paguyuban Pedagang Pasar Baledono Undang Gus Miftah, Ribuan Warga Tumpah di Jalan A Yani Purworejo

PURWOREJO, Pengajian dai kondang Gus Miftah yang digelar di depan Pasar Baledono, Purworejo, pada Selasa (8/8) malam dihadiri ribuan warga ...

Gaji Rp 11 Juta Sebulan, Jabatan Direktur PDAU Kurang Diminati Masyarakat

PURWOREJO, Kursi Direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Purworejo yang kosong sejak pejabat lama terjerat kasus pidana, tampaknya kurang diminati oleh ...

NASIONAL

Mengenal Desa Rejoagung, Potensi Meningkat Usai Program Penataan Akses Reforma Agraria*

JOMBANG, Di Desa Rejoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Tiimur, air bukan hanya berkah, melainkan juga pintu pembuka rezeki baru bagi warganya ...

Wisuda 624 Taruna/i STPN, Menteri ATR/BPN Sampaikan Hal Ini

SLEMAN, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mewisuda 624 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) ...

Wujudkan Tata Kelola Anggaran Transparan dan Akuntabel, Sekjen Kementerian ATR/BPN Beri 3 Pedoman

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadakan Bimbingan Teknis (bintek) untuk menyamakan persepsi 88 Satuan Kerja (Satker) ...

Temu Karya Teladan, Seorang Warga Desa Donorejo Purworejo Terima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional

JAKARTA, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia menggelar acara Temu Karya Teladan Penerima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2025 di Jakarta ...

Meriahkan HUT ke-80 RI, Kementerian ATR/BPN Bakal Turut Ramaikan Karnaval Kemerdekaan

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ikut meramaikan Karnaval Kemerdekaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 ...

MoU dengan 44 Kampus, Wagub Jateng Minta Mahasiswa KKN Dampingi Perangkat Desa Validasi Data RTLH

SEMARANG, Keterlibatan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik diharapkan dapat mendampingi masyarakat dan perangkat desa dalam mewujudkan data ...

Buka Acara Table Tennis Championship, Menteri Nusron Sampaikan Semangat Kesetaraan Atlet Disabilitas

JAKARTA, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Table Tennis Championships yang diselenggarakan oleh National ...

Unissula Bersholawat, Taj Yasin Ajak Masyarakat Seimbangkan Perawatan Ruh dan Jasad

SEMARANG, Lantunan shalawat bergema di Auditorium Universitas Sultan Agung Semarang dalam acara Unissula Bersalawat pada Senin (4/8/2025) malam. Momen tersebut ...

Jadi Layanan Paling Banyak Diakses Masyarakat, Ini Penjelasan Soal HT dan Roya Elektronik bagi Debitur Perorangan

JAKARTA, Hak Tanggungan (HT) adalah hak jaminan yang dibebankan pada hak atas tanah beserta objek lain yang melekat di atasnya, ...

Sampaikan 10 Capaian di Depan DPRD, Wagub Jateng: Tidak Ada Superman, Adanya Superteam

SEMARANG, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Jawa Tengah sebagai superteam. Hal itu ...

SOSOK

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...
/ OPINI, SOSOK

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...
/ OPINI, SOSOK

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...
/ OPINI, SOSOK

Kepengurusan PWRI Puworejo Ajak Anggota Tamasya dan Dirikan Koperasi

PURWOREJO, Soekoso DM kembali terpilih menjadi Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Purworejo Masa Bhakti 2024-2029. Bupati Yuli Hastuti ...
/ SOSOK

Pilkades Sangubanyu, Utet Barli Manuhana Bertekad Kembalikan Kejayaan Desa

GRABAG, Desa Sangubanyu Kecamatan Grabag merupakan salah satu wilayah yang paling banyak jumlah calon kepala desa (calkades) pada ajang Pilkades ...
/ SOSOK

12 Hari Ikut Jambore Dunia, Zayana Fathania Ceritakan Pengalamannya

PURWOREJO, Satu-satunya wakil Purworejo yang mengikuti Jambore Dunia di Korea Selatan yakni Zayana Fathania, siswa kelas 9F SMPN 2, telah ...
/ BERITA, SOSOK

WISATA

Ribuan Orang Saksikan Ritual Sedekah Laut di Pantai Genjik

GRABAG, Para nelayan di Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, yang tergabung dalam Langgeng Raharjo, menggelar ritual sedekah laut di Pantai Genjik, ...

Bupati Ingin Art Center Jadi Ikon dan Magnet Wisata Perkotaan

PURWOREJO, Bupati Purworejo Agus Bastian meresmikan gedung Art Center Purworejo yang terletak di kompleks pendopo kabupaten, Jumat (4/8). Peresmian ditandai ...

BSD di Kaligesing, Bupati Tinjau Makam Syekh Maulana Maghribi

KALIGESING, Bupati Purworejo Agus Bastian kembali melaksanakan kegiatan Bupati Saba Desa (BSD) di Kecamatan Kaligesing, Senin (24/7). Secara berurutan rombongan ...

OPINI

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...

Menjaga Air, Menjaga Nurani: Catatan dari Danau Menjer

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Komisi II, Dapil Jawa Tengah VI Ada lanskap yang tak pernah meminta apa-apa selain ...