Indeks Profesionalitas Tinggi, Disiplin ASN Masih Jadi Catatan dalam FKP BKPSDM Purworejo

BANYUURIP, Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara (IPASN) Kabupaten Purworejo tahun 2025 tercatat mencapai 83,20 dan masuk kategori tinggi. Namun di balik capaian tersebut, persoalan kedisiplinan aparatur masih menjadi catatan dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Forum yang digelar Senin (9/2/2026) di Cafe dan Resto ABK itu dihadiri Asisten 3 Setda Purworejo Budi Wibowo, perwakilan Bapperida Wiyandari, para kepala OPD, akademisi, LSM, serta media massa.

Kepala BKPSDM Purworejo Agung Wibowo dalam paparannya menyampaikan rumusan rencana program dan kegiatan perangkat daerah tahun 2027 yang diarahkan pada penguatan manajemen SDM berbasis sistem dan peningkatan kompetensi.

Selain IPASN yang berada di angka 83,20, capaian Indeks Sistem Merit (penilaian mandiri) juga mencapai 0,78 dengan kategori baik. Meski demikian, Agung mengakui profesionalisme aparatur belum sepenuhnya optimal.

Beberapa faktor yang masih menjadi kendala antara lain rendahnya kesadaran mematuhi ketentuan disiplin, kurangnya pembaruan data mandiri, serta terbatasnya kesempatan peningkatan kompetensi sesuai bidang tugas. “Perbaikan tidak hanya pada sistem, tetapi juga pada komitmen dan kesadaran individu aparatur,” ujarnya.

Penandatanganan berita acara

Sebagai langkah penguatan, BKPSDM mengembangkan inovasi Sapa ASN dan Sinergi. Sapa ASN merupakan layanan konsultasi yang sebelumnya mencakup persoalan hukum, kesehatan, dan kepegawaian.

Tahun ini, program tersebut diperluas dengan menggandeng pelaku usaha dan akademisi untuk membuka konsultasi kewirausahaan, khususnya bagi calon purna tugas agar tetap produktif setelah pensiun.

Adapun Sinergi (Sistem Informasi untuk Kompetensi dan Pengembangan Terintegrasi) dikembangkan sebagai portal terpadu pengelolaan data dan pengembangan kompetensi, sehingga berbagai dokumen dan data kepegawaian terintegrasi dalam satu sistem.

Asisten 3 Setda Purworejo Budi Wibowo saat membuka forum menegaskan pentingnya ASN memegang core value, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, dan adaptif. Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan, termasuk kepatuhan terhadap jam kerja, sebagai fondasi profesionalisme.

Lebih lanjut Budi berharap berbagai masukan yang dihimpun di forum dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan. “‎Semuanya bermuara pada tujuan kita membantu Bupati mencapai visi misinya,” tandasnya. (Ita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *