Ratusan Tim Sekolah Unggulan se-Indonesia Ikuti Kejuaraan Prestisius Olgenas, SMPN 2 Purworejo Raih Perak

PURWOREJO, SMPN 2 Purworejo menjadi salah satu dari tiga SMP negeri yang mengikuti Olimpiade Geografi Nasional (Olgenas) yang diadakan oleh Fakultas Geografi UGM. Dari 139 tim yang menjadi peserta, hanya ada tiga sekolah negeri. Sedangkan lainnya adalah sekolah swasta bonafid dari seluruh Indonesia.

“Dari sekolah negeri yang mendaftar di seluruh Indonesia, hanya 3 SMP. Yaitu SMPN 2 Purworejo, SMPN 4 Pakem Yogyakarta, dan SMPN 41 Jakarta. Lainnya dari sekolah swasta unggulan yang ada di Indonesia,” kata guru pendamping lomba, Dyah Larasati saat ditemui, Kamis (5/2/2026).

Dyah menjelaskan, ini merupakan tahun kedua SMPN 2 mengikuti ajang serupa. “Tahun ini kami juga mengirimkan 10 tim masing-masing dua siswa, dan satu tim berhasil meraih peringkat 7 atau mendapatkan medali perak,” jelasnya.

Guru mapel IPS di SMPN 2 ini pun menceritakan proses lomba yang berlangsung selama dua hari, yakni tanggal 19 dan 20 Januari 2026.
Di hari pertama, para peserta mengerjakan tes tertulis dengan soal berupa pilihan ganda dengan menggunakan soal berbahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Kemudian di siang harinya, sesi kedua, anak-anak melakukan outdoor learning di Klaten yaitu di Monumen Lindu Gede berupa studi kasus.

Di hari kedua yakni berupa multimedia test seperti tes tertulis berupa gabungan dari beberapa studi kasus. “Selain itu ada sesi free time dengan mengikuti seminar umum yang dilakukan oleh alumni-alumni dari Fakultas Geografi UGM yang sudah bekerja di berbagai instansi,” imbuh Dyah.

Setelah itu dilanjutkan dengan LCTG atau Lomba Cerdas Tangkas Geografi. Juga kegiatan membuat mind map dan poster yang pesertanya berpencar setiap tim.

Kepala SMPN 2 Purworejo, Sutarto

Adapun pengumuman pemenang dilakukan malam harinya. Dari ratusan tim, panitia menyeleksi 30 besar. Urutannya, rangking 30 hingga 16 mendapatkan medali perunggu. Selanjutnya urutan 15 hingga 6 mendapat medali perak. Kemudian urutan 5 hingga 1 memperoleh medali emas.

SMPN 2 berada di urutan ke-7 sehingga berhasil mendapatkan medali perak. Yakni ditorehkan oleh Noah Probo Catya Wardhana dan Jessica Naomi Monasoni.

“Capaian ini lebih baik dari tahun lalu, kami dapat urutan 13 terbaik. Mereka yang masuk 30 besar rata-rata adalah sekolah swasta bonafid termasuk dari Jakarta seperti SMP al Azhar, Sidoarjo, dan Yogya. Selain itu kami bersyukur karena perwakilan dari sekolah Magelang yang tahun lalu mendapat emas kali ini mendapatkan perak,” tutur Dyah.

Terkait dengan pencapaian tersebut, kepala SMPN 2, Sutarto menyampaikan rasa bangga. Menurutnya, ini merupakan sebuah momen yang tepat untuk meningkatkan prestasi, baik itu di tingkat kabupaten, provinsi, nasional bahkan internasional.

“Ternyata anak-anak SMPN 2 itu punya kompetensi yang luar biasa untuk ikut lomba di berbagai bidang. Sekarang ini, kita tetap berjuang untuk bisa menerapkan prestasi yang terbaik,” ucap Sutarto.

Dirinya berharap kepada siswa maupun para guru untuk terus mengupayakan budaya prestasi. “Jadi, walaupun tidak ada ujian nasional atau UN, tapi kita tetap mengembangkan budaya berprestasi di.SMP 2 Purworejo,” tegas Sutarto. (Dia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *