PURWOREJO, Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Purworejo menggelar aksi unjuk rasa di halaman gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Purworejo, Senin (2/2/2026). Kedatangan mereka bertujuan menagih janji korps adhyaksa terkait penetapan tersangka kasus dugaan korupsi proyek Mini Zoo yang hingga kini masih menggantung.
Ketua PC PMII Purworejo, Fatkhu Rohman, dalam orasinya menegaskan bahwa pihak Kejaksaan sebelumnya telah berjanji akan menetapkan tersangka pada akhir tahun 2025. Namun, memasuki Februari 2026, janji tersebut dinilai hanya menjadi “angin surga” bagi masyarakat.
Dalam aksi tersebut, Fatkhurrohman menyoroti kondisi proyek Mini Zoo yang kini terbengkalai. Ia menyebut proyek bernilai miliaran rupiah itu bukan lagi tempat wisata, melainkan “monumen kegagalan” pembangunan di Purworejo.
“Mini Zoo itu bukti nyata. Uang rakyat ditanam di sana, tapi hasilnya mangkrak dan jadi bangkai pembangunan. Kami mempertanyakan, apakah ini hasil kolusi tender atau nepotisme yang memilih kroni daripada ahli?” ujar Fatkhurrohman di sela-sela aksi.

Selain menuntut kejelasan kasus Mini Zoo, massa PMII juga menyoroti data terbaru Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 yang dirilis KPK. Skor integritas Kabupaten Purworejo dilaporkan merosot tajam ke angka 71,84. Menurut Fatkhurrohman, angka tersebut adalah potret rusaknya mentalitas birokrasi di Kabupaten Purworejo.
“Skor 71,84 ini bukan sekadar angka. Ini tanda bahwa sistem kita sedang sakit parah akibat virus KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme). Ketika integritas rendah, rakyat hanya mendapatkan sisa-sisa pembangunan yang tidak berguna,” tegasnya.
Sementara itu Kasi Pidum Kejari Purworejo Anthony Rhomadona, sambil memenangkan para demonstran mengatakan, pihaknya saat ini sedang menunggu proses audit dari pihak yang berwenang. “Saat ini tengah menunggu perhitungan kerugian dari auditor,” katanya didampingi Plh Kasi Pidsus Endah Purwaningsih.
Aksi pun berjalan damai. Usai berunjuk rasa, para demonstran kembali dengan tertib. (Dia)

