BERITA
Home / BERITA / Perumda Aneka Usaha Purworejo Setahun Tanpa Nakhoda, Begini Kondisinya

Perumda Aneka Usaha Purworejo Setahun Tanpa Nakhoda, Begini Kondisinya

PURWOREJO, Sejak direkturnya ditetapkan menjadi tersangka dalam sebuah kasus, Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) ibarat sebuah kapal tanpa nakhoda. Lalu, perusahaan plat merah itupun kini berada dalam binaan Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Purworejo, Anggit Wahyu Nugroho. Kepada Purworejo News Anggit pun menuturkan kisahnya menggerakkan kembali PDAU yang mempunyai berbagai bisnis.

Anggit menjelaskan, saat ini PDAU masih mempertahankan beberapa bisnis yang telah dijalankan sebelumnya. Meliputi hotel, resto katering, serta touring travel, dan percetakan.

“Memang ada beberapa bisnis yang tidak jalan seperti perbengkelan dan air minum dalam kemasan (AMDK) yang sebelumnya sudah SNI. Tapi karena lokasinya dipindah ke hotel sehingga SNI harus diuji lagi yang tentu butuh biaya,” ungkap Anggit saat ditemui pada Jumat (10/11). Adapun usaha perbengkelan gagal dilakukan karena pihak penyedia jasa telah membuka bengkel sendiri di wilayah Bayan.

Berbagai upaya pun dilakukan untuk menyelamatkan PDAU yang memiliki 22 karyawan tersebut. Salah satu yang krusial menurut Anggit adalah dengan menyelamatkan resi gudang yang hilang entah kemana. Dijelaskan bahwa selama ini PDAU Purworejo menerapkan sistem resi gudang, yakni fasilitas yang disediakan pemerintah untuk tunda jual hasil pertanian seperti beras dan gabah.

“Karena resi gudangnya hilang, kami harus memperbaiki resinya melalui kliring berjangka dan kerjasama dengan asuransi yang menjamin komoditas dan anak perusahaan Bulog, juga Bank Jateng. Alhamdulillah sekarang sudah terpenuhi,” imbuh Anggit.

Anggit bersama eksportir untuk penjajagan

Selain itu pihaknya juga melakukan aneka terobosan termasuk dalam hal pemasaran hotel secara online. Usaha percetakan pun dilakukan kerjasama dengan CV yang bonafid. Terkini pihaknya juga akan menggandeng Bulog untuk kerjasama Toko Pengendali Inflasi yang lokasinya rencananya berada di Pasar Baledono.

Tak hanya itu, Anggit pun terus intens melakukan terobosan dengan menjalin kerjasama dari pengusaha luar daerah. Salah satunya dengan eksportir perusahaan bambu dari Yogyakarta. Hal itu mengingat Kabupaten Purworejo selama ini dikenal sebagai wilayah yang banyak menghasilkan bambu kualitas baik.

“Kami sedang melakukan penjajagan peluang ekspor panel bambu dari Purworejo. Ini supaya Purworejo nantinya bisa dikenal sebagai eksportir bambu yang sebelumnya belum pernah ada. Ini kita lakukan melalui PDAU ini,” lanjut Anggit.

Selain itu, pihaknya juga mengupayakan restrukturisasi secara manajemen organisasi dengan cara menata person yang tepat. Melalui permodalan yang diberikan pemda sekitar Rp 646 juta, terlebih dahulu digunakan untuk membayar kewajiban, termasuk gaji karyawan, pajak, dan hutang pada pihak ketiga.

Setelah itu barulah digunakan untuk ekspansi, termasuk kerjasama dengan eksportir bambu. Hasilnya, kata Anggit diharapkan tidak hanya dirasakan oleh PDAU tapi juga masyarakat Purworejo sebagai penghasil bambu dengan kualitas bagus. Hal itu menurut Anggit, karena saat ini belum ada pesaing eksportir bambu yang bisa jadi sumber PAD.

Anggit menyadari posisi PDAU Purworejo yang harus berdiri di atas dua sisi. Satu sisi dituntut sebagai penyedia barang dan jasa untuk kebutuhan publik dan bisnis. Satu sisi juga diharapkan dapat memberikan deviden kepada pemda.

Anggit berharap pimpinan OPD dapat ngurip-nguripi PDAU

Upaya yang dilakukan untuk mendapatkan pimpinan PDAU melalui seleksi direksi sebanyak dua kali pun gagal. Itu karena panitia seleksi membutuhkan orang yang benar-benar tangguh untuk mengelola PDAU dalam kondisi saat ini.


Tak hanya itu. Anggit pun menyatakan bahwa diperlukan kesadaran dari dinas untuk mengkonsumsi barang dan jasa dari PDAU. Misalnya untuk keperluan rapat dari mulai snack maupun air minum dalam kemasan.

“Sekarang masih konsentrasi di air ulang 9anesha yang masih jalan walaupun jumlahnya belum banyak,” ujar Anggit. Juga usaha rental bus pariwisata yang dipromosikan secara online dan dari mulut ke mulut. Seperti yang dilakukan oleh PDAM Tirta Perwitasari beberapa waktu lalu saat melakukan outbond ke Guci Pemalang.

Anggit berharap PDAU Purworejo bisa pulih kembali dan dapat memberikan kontribusi bagi perekonomian di Purworejo. Dengan demikian aset yang dikelola serta SDM-nya masih bisa terus dikelola perusahaan.

“Dibutuhkan kesadaran pimpinan-pimpinan perangkat daerah yang masih harus ditumbuhkan. Nggak perlu ditembungi, seharusnya sudah ngeh kalau pemkab punya unit bisnis, ya BUMD, harusnya diurip-uripi. Caranya dikonsumsi barang atau jasa produknya. Minimal kalau ada acara kabupaten, BUMD diminta support ini itu,” pungkas Anggit dengan nada tegas. (Dia)

Pengajian Nuzulul Qur’an-Istighosah Warnai Ramadan SMPN 4 Purworejo

Related Posts

Latest Posts

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPRD Hari Jadi 2026
previous arrow
next arrow
NEW CAKTI
previous arrow
next arrow
ESDM
previous arrow
next arrow
MTSN 1
previous arrow
next arrow
GAPENSI
previous arrow
next arrow
SINAR HARAPAN
previous arrow
next arrow

SEKILAS PURWOREJO

Laka Lantas di Jalan Tentara Pelajar Purworejo, Kopada Berpenumpang Pelajar Terguling Usai Tabrak Motor

PURWOREJO, Purworejonews.com. Sebuah angkutan umum Kopada yang membawa sejumlah pelajar saat pulang sekolah, terbalik setelah menabrak sebuah sepeda motor yang ...

Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Panitia Akhirnya Rebranding dan Sayembarakan Logo Hari Jadi ke-194 Purworejo

PURWOREJO, Beberapa saat setelah dilaunching pada Jum'at (31/1/2025) siang, logo Hari Jadi ke-194 Kabupaten Purworejo mendapat kritikan dan masukan dari ...

Dihuni 86 KK, Populasi Kambing di Desa Gunung Wangi Purworejo Lebih Banyak dari Jumlah Warganya

KALIGESING, Desa Gunung Wangi di Kecamatan Kaligesing, menjadi salah satu pilihan dalam uji paket wisata yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, ...

Sayur Blibar Khas Desa Pucungroto Purworejo, Tunggu 3 Hari Baru Bisa Dinikmati

KALIGESING, Sayur Blibar merupakan masakan tradisional khas Desa Pucungroto Kecamatan Kaligesing, Purworejo. Sayuran yang bahan bakunya berasal dari biji buah ...

Ditarik dari Pantai Jatimalang, Ribuan Warga Saksikan Proses Penguburan Hiu Tutul Seberat 4,2 Ton

PURWODADI, Ribuan warga yang berasal dari berbagai wilayah tumpah ruah di sekitar area hiu tutul (Rhincodon Typus) yang terdampar dan ...

Paguyuban Pedagang Pasar Baledono Undang Gus Miftah, Ribuan Warga Tumpah di Jalan A Yani Purworejo

PURWOREJO, Pengajian dai kondang Gus Miftah yang digelar di depan Pasar Baledono, Purworejo, pada Selasa (8/8) malam dihadiri ribuan warga ...

Gaji Rp 11 Juta Sebulan, Jabatan Direktur PDAU Kurang Diminati Masyarakat

PURWOREJO, Kursi Direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Purworejo yang kosong sejak pejabat lama terjerat kasus pidana, tampaknya kurang diminati oleh ...

NASIONAL

Mengenal Desa Rejoagung, Potensi Meningkat Usai Program Penataan Akses Reforma Agraria*

JOMBANG, Di Desa Rejoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Tiimur, air bukan hanya berkah, melainkan juga pintu pembuka rezeki baru bagi warganya ...

Wisuda 624 Taruna/i STPN, Menteri ATR/BPN Sampaikan Hal Ini

SLEMAN, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mewisuda 624 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) ...

Wujudkan Tata Kelola Anggaran Transparan dan Akuntabel, Sekjen Kementerian ATR/BPN Beri 3 Pedoman

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadakan Bimbingan Teknis (bintek) untuk menyamakan persepsi 88 Satuan Kerja (Satker) ...

Temu Karya Teladan, Seorang Warga Desa Donorejo Purworejo Terima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional

JAKARTA, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia menggelar acara Temu Karya Teladan Penerima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2025 di Jakarta ...

Meriahkan HUT ke-80 RI, Kementerian ATR/BPN Bakal Turut Ramaikan Karnaval Kemerdekaan

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ikut meramaikan Karnaval Kemerdekaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 ...

MoU dengan 44 Kampus, Wagub Jateng Minta Mahasiswa KKN Dampingi Perangkat Desa Validasi Data RTLH

SEMARANG, Keterlibatan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik diharapkan dapat mendampingi masyarakat dan perangkat desa dalam mewujudkan data ...

Buka Acara Table Tennis Championship, Menteri Nusron Sampaikan Semangat Kesetaraan Atlet Disabilitas

JAKARTA, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Table Tennis Championships yang diselenggarakan oleh National ...

Unissula Bersholawat, Taj Yasin Ajak Masyarakat Seimbangkan Perawatan Ruh dan Jasad

SEMARANG, Lantunan shalawat bergema di Auditorium Universitas Sultan Agung Semarang dalam acara Unissula Bersalawat pada Senin (4/8/2025) malam. Momen tersebut ...

Jadi Layanan Paling Banyak Diakses Masyarakat, Ini Penjelasan Soal HT dan Roya Elektronik bagi Debitur Perorangan

JAKARTA, Hak Tanggungan (HT) adalah hak jaminan yang dibebankan pada hak atas tanah beserta objek lain yang melekat di atasnya, ...

Sampaikan 10 Capaian di Depan DPRD, Wagub Jateng: Tidak Ada Superman, Adanya Superteam

SEMARANG, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Jawa Tengah sebagai superteam. Hal itu ...

SOSOK

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...
/ OPINI, SOSOK

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...
/ OPINI, SOSOK

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...
/ OPINI, SOSOK

Kepengurusan PWRI Puworejo Ajak Anggota Tamasya dan Dirikan Koperasi

PURWOREJO, Soekoso DM kembali terpilih menjadi Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Purworejo Masa Bhakti 2024-2029. Bupati Yuli Hastuti ...
/ SOSOK

Pilkades Sangubanyu, Utet Barli Manuhana Bertekad Kembalikan Kejayaan Desa

GRABAG, Desa Sangubanyu Kecamatan Grabag merupakan salah satu wilayah yang paling banyak jumlah calon kepala desa (calkades) pada ajang Pilkades ...
/ SOSOK

12 Hari Ikut Jambore Dunia, Zayana Fathania Ceritakan Pengalamannya

PURWOREJO, Satu-satunya wakil Purworejo yang mengikuti Jambore Dunia di Korea Selatan yakni Zayana Fathania, siswa kelas 9F SMPN 2, telah ...
/ BERITA, SOSOK

WISATA

Ribuan Orang Saksikan Ritual Sedekah Laut di Pantai Genjik

GRABAG, Para nelayan di Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, yang tergabung dalam Langgeng Raharjo, menggelar ritual sedekah laut di Pantai Genjik, ...

Bupati Ingin Art Center Jadi Ikon dan Magnet Wisata Perkotaan

PURWOREJO, Bupati Purworejo Agus Bastian meresmikan gedung Art Center Purworejo yang terletak di kompleks pendopo kabupaten, Jumat (4/8). Peresmian ditandai ...

BSD di Kaligesing, Bupati Tinjau Makam Syekh Maulana Maghribi

KALIGESING, Bupati Purworejo Agus Bastian kembali melaksanakan kegiatan Bupati Saba Desa (BSD) di Kecamatan Kaligesing, Senin (24/7). Secara berurutan rombongan ...

OPINI

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...

Menjaga Air, Menjaga Nurani: Catatan dari Danau Menjer

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Komisi II, Dapil Jawa Tengah VI Ada lanskap yang tak pernah meminta apa-apa selain ...