PURWOREJO, Peringatan HUT ke-32 SMPN 31 Purworejo tidak hanya mengenang perjalanan sekolah, tetapi juga menghadirkan sebuah karya baru yang diharapkan menjadi bagian dari identitas sekolah. Dalam rangkaian perayaan pada Senin (5/10/2026) tersebut, SMPN 31 Purworejo resmi meluncurkan Tari Gati Widya Utama.
Kepala SMPN 31 Purworejo, Betty Indah Daluliyah, mengatakan, tari tersebut menjadi salah satu karya yang secara khusus diciptakan untuk menambah warna dan wajah SMPN 31 Purworejo.
Mengangkat eksotika budaya Jawa berpadu dengan keluhuran budi pekerti, Tari Gati Widya Utama dibawakan dengan indah oleh lima siswi dari ekstrakurikuler seni tari SMPN 31.
Betty menambahkan, nama tarian memiliki makna mendalam. ‘Gati, melambangkan kesungguhan, sedangkan ‘Widya Utama” bermakna ilmu pengetahuan yang paling tinggi dan mulia.
Melalui gerak yang dinamis dan berkarakter, tari ini menggambarkan perjalanan spiritual dan intelektual murid SMPN 31 Purworejo dalam menimba ilmu. Pertunjukan tidak hanya mengandalkan keindahan gerak, tetapi juga menghadirkan visualisasi dramatis tentang ketegasan, keteguhan hati, daya juang, pantang menyerah, dan laku utama.
Ke depan, lanjut Betty Tari Gati Widya Utama diharapkan dapat terus digunakan, terutama dalam berbagai kegiatan dan momentum besar sekolah.
“Tambahan ukiran yang khusus kita ciptakan untuk menambah wajah SMNP 31. Semoga bisa dipakai terus, terutama pada acara-acara yang besar,” lanjut Betty.

Peringatan HUT tahun ini mengusung tema 32 Tahun Meneguhkan Integritas, Menguatkan Identitas, Melahirkan Generasi Berkualitas.
Betty menyampaikan usia 32 tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Selama lebih dari tiga dekade, SMPN 31 Purworejo telah melewati berbagai proses dan meninggalkan jejak dari generasi ke generasi.
“32 tahun bukan usia yang singkat, mengukir sejarah SMPN 31 Purworejo, di mana saya kepala sekolah yang ke-16. Saya yakin kita bisa seperti ini karena tangan-tangan pendahulu kita, baik kepala sekolah maupun guru dan karyawan yang dahulu di sini,” ujarnya.
Beragam kegiatan turut digelar dalam rangkaian perayaan, mulai dari jalan sehat, lomba menghias tumpeng antar kelas, hingga pembagian doorprize bagi siswa.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemotongan tumpeng dan kembul bujono atau makan tumpeng bersama. Prosesi pemotongan tumpeng dan pelepasan burung merpati menjadi simbol ungkapan syukur atas perjalanan panjang SMPN 31 Purworejo sekaligus tekad untuk melanjutkan perjuangan ke depan.
Betty juga berharap seluruh guru dan karyawan SMPN 31 Purworejo senantiasa diberikan kesehatan dan umur panjang sehingga dapat menyaksikan keberhasilan para siswa di masa mendatang.
“Saya doakan Bapak Ibu guru sehat selalu, umur panjang sehingga bisa melihat siswa-siswi kita sukses. Selamat untuk SMPN 31, semoga semakin tua kita semakin berprestasi,” pungkasnya. (Ita)


































Comment