LDII Purworejo Soroti Tantangan Era Digital, Pengurus Baru Diminta Perkuat “Self Defense” Umat

PURWOREJO, Tantangan dakwah di era digital menjadi sorotan utama dalam pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Purworejo periode 2025–2030. Di tengah arus informasi yang makin tanpa batas, pengurus baru dituntut mampu memperkuat ketahanan pribadi (self defense) masyarakat.

Pelantikan digelar pada Rabu (4/2/2026) di Pringgitan Kecamatan Purworejo. Sebanyak 42 pengurus dikukuhkan melalui pembacaan Surat Keputusan (SK), dilanjutkan dengan penyerahan panji organisasi oleh Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Tengah, Singgih Tri Sulistyono, kepada Ketua DPD LDII Purworejo terlantik, Sugiarto.

Singgih dalam sambutannya menegaskan bahwa periode kepengurusan kali ini berada dalam momentum perubahan besar masyarakat. Baik di tingkat lokal maupun global. Peralihan dari era manual ke era digital, menurutnya, sangat memengaruhi pola pikir dan gaya hidup masyarakat.

Penyerahan panji organisasi oleh Ketua DPW LDII Jateng, Singgih Tri Sulistyono

“Perubahan ini menimbulkan tantangan tersendiri. Ketika arus informasi begitu terbuka dan tidak lagi memiliki filter yang kuat, maka penguatan personal menjadi sangat penting. Masyarakat harus memiliki self defense,” ujarnya.

Menurutnya, LDII sebagai organisasi dakwah Islam memiliki tanggung jawab besar untuk menghadirkan program-program yang mampu memperkuat ketahanan moral dan spiritual umat.

“Harapannya, seluruh program yang dijalankan tetap bermuara pada upaya mencari ridha Allah SWT,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Purworejo, Sugiarto, menjelaskan bahwa salah satu fokus utama kepengurusan lima tahun ke depan adalah pembinaan generasi penerus melalui pembentukan 29 karakter luhur. Program tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang berakhlakul karimah, alim dalam penguasaan ilmu, serta faqih dalam mengamalkan ilmu yang diperoleh, baik dari pendidikan formal maupun madrasah.

Ketua DPD LDII Purworejo, Sugiarto

“Ending-nya, generasi penerus diharapkan mandiri dan mampu mendukung visi misi Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam mewujudkan masyarakat yang berkarakter, berakhlakul karimah, maju, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Purworejo mengucapkan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik dan berharap mereka dapatmenjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, tantangan perubahan zaman serta persoalan moral sosial membutuhkan sinergi kuat dari seluruh elemen masyarakat.

“Pemda berharap LDII sebagai organisasi kemasyarakatan keagamaan mampu bersinergi dan berperan aktif mendukung pembangunan serta menjadi motor penggerak masyarakat,” pungkasnya. (Ita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *