Ziarah ke Makam Sarwo Edi Wibowo, AHY: Prahara KLB Ancaman Serius Demokrasi

PURWOREJO, Sikap pemerintah yang menolak pengesahan hasil KLB Partai Demokrat yang digelar kubu Moeldoko di Deli Serdang Sumatera Utara beberapa waktu lalu, disyukuri oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Ini tentu saja membawa angin segar tidak hanya bagi (partai) Demokrat, tapi juga bagi demokrasi di Indonesia,” kata AHY menjawab pertanyaan wartawan saat berziarah ke makam kakeknya, Jenderal Sarwo Edhi Wibowo di Kelurahan Pangenjurutengah, Kecamatan Purworejo, pada Minggu siang (4/4).

Ditegaskan, hikmah dari KLB Deli Serdang banyak sekali. Antara lain Partai Demokrat semakin solid, semakin kompak tapi juga semakin semangat.

“Prahara yang terjadi kemarin tentu bukan hanya ancaman terhadap kedaulatan, kehormatan dan eksistensi Partai Demokrat, tetapi juga ancaman serius bagi kehidupan berdemokrasi di indonesia,” tuturnya.

AHY lakukan tabur bunga bersama Bramantyo dan Yophi Prabowo

Kunjungan AHY ke Purworejo, selain untuk ziarah ke makam Eyangnya, juga sebagai bagian dari safari konsolidasi ke berbagai daerah di Indonesia pasca penolakan pemerintah terhadap KLB Deli Serdang.

Kedatangan AHY dan rombongan disambut Bupati Purworejo Agus Bastian, Ketua DPC Partai Demokrat Yophi Prabowo, dan sejumlah pengurus partai Demokrat serta kerabat.

Selain bersama wakil bendahara umum DPP Partai Demokrat Bramantyo Suwondo yang tak lain adalah sepupunya, AHY juga datang bersama Sekjen Teuku Riefky Harsya Tepat pukul 11 siang, AHY beserta rombongan melakukan ziarah di kompleks makam keluarga tersebut.

Usai berziarah, kepada media yang meliput kegiatannya, AHY mengungkapkan. Kunjungannya di Purworejo hari ini dilakukan setelah kemarin dirinya melakukan kegiatan di Yogyakarta.

AHY (tengah) berdoa di samping makam eyangnya Sarwo Edhi Wibowo

“Saya melakukan silaturahmi dengan pimpinan Muhammadiyah dan dilanjutkan dengan konsolidasi dengan para kader di Yogyakarta,” ucapnya.

Disebutkan AHY, kehadirannya kali ini adalah untuk memberikan doa khususnya menjelang bulan suci Ramadhan mewakili keluarga besar Yudhoyono yang tidak bisa hadir secara langsung.

“Kami ingin bisa lebih sering lagi bersilaturahim dengan keluarga kerabat sahabat dan masyarakat yang ada di Purworejo dan juga Jawa Tengah secara keseluruhan. Namun memang situasinya belum memungkinkan sehingga kita masih harus menjaga jangan sampai kembali memperburuk situasi pandemi covid 19,” jelasnya.

Dirinya berharap ke depan adalah dengan semakin baiknya kondisi masyarakat kita jika vaksin bisa di lakukan secara efektif dan bisa benar-benar menjadi solusi yang baik. Menurutnya, pandemi berdampak langsung terhadap kondisi kesehatan masyarakat dan juga yang tidak kalah penting adalah dampak terhadap kondisi ekonomi. (Dia)

Tinggalkan Komentar