Kebutuhan Vaksin di Masyarakat Tinggi, Dinkes Masih Prioritaskan untuk Lansia,

PURWOREJO, Tingginya kebutuhan masyarakat akan vaksin membuat kegiatan vaksin massal yang digelar di beberapa titik banyak diserbu warga. Bahkan tak jarang pada saat pelaksanaan, aturan prokes terutama menjaga jarak diabaikan. Mereka rela berdesak-desakan demi bisa divaksin.

Di Purworejo, kegiatan vaksin massal baik yang diadakan oleh Kodim 0708 maupun Polres Purworejo banyak diserbu warga. Pada kegiatan Vaksinasi Merdeka Candi yang digelar Polres Purworejo mulai tanggal 5 hjngga tanggal 17 Agustus mendatang, ribuan orang yang sudah terdaftar ikut vaksin rela mengantre hingga petang.

Pada vaksinasi yang diadakan serentak di seluruh Polres se-Jawa Tengah, prioritas penerima vaksin hari pertama adalah pekerja pabrik dan santri ponpes.

Kasie Dokes Polres Purworejo Ipda Warsino pada Jumat petang (6/8) mengungkapkan, besok (Sabtu) yang akan divaksin adalah kelompok tani yang sudah dikoordinir, serta pekerja pabrik yang hari ini belum divaksin.

Warga antre divaksin hingga lupa prokes

Untuk umum, khususnya pelajar dan mahasiswa, walaupun ada kuota, tapi menurutnya prioritas adalah untuk mereka yang berusia lanjut. “Sampai tanggal 17 nanti kegiatan vaksin massal ini akan terus berlangsung dengan target 2.000 orang per hari,” lanjutnya.

Meski demikian, bagi perorangan yang ingin divaksin, pihak Dokes Polres tetap mengikuti aturan dari Dinkes yakni prioritas untuk lansia.

“Silakan kalau ada yang berminat secara perorangan bisa dikomunikasikan dengan pihak RT setempat supaya jelas administrasinya, akan kami layani,” jelas Warsino. Syaratnya, membawa KTP atau KK.

Hal itu sesuai yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo dr Sudarmi, MM. Secara singkat Sudarmi mengatakan bahwa saat ini memang kuota vaksin di Kabupaten Purworejo diprioritaskan untuk lansia.

dr Sudarmi, MM

Hal itu karena mereka paling rentan terpapar Covid-19. Terkait dengan permintaan warga, nantinya puskesmas yang akan memetakan desa mana dulu yang warganya akan divaksin.

“Kalau semua nggrudug ke puskesmas nanti malah berkerumun,” paparnya.

Sudarmi menyebut, bulan Agustus ini diharapkan vaksin yang diterima bisa lebih banyak dari waktu sebelumnya sehingga bisa lebih banyak warga yang divaksin.

“Saat ini baru 14% dari sekitar 600 ribu warga Purworejo yang sudah divaksin, atau baru sekitar 84 ribu warga. Mudah-mudahan bisa cepat,” harapnya. (Dia)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *