Trip Perdana Cofee On the Bus, Menikmati Sensasi Wisata di Kafe Berjalan

PURWOREJO, PO Bus Sumber Alam kembali melakukan inovasi. Setelah sebelumnya membuka kursus mengemudi bus yang banyak diminati peserta dari luar daerah, kini Sumber Alam membuka layanan Coffe On the Bus, sebuah layanan perjalanan wisata dengan rute Kutoarjo-Bandara YIA Kulonprogo. Setelah dijajal oleh Wabup Yuli Hastuti beberapa waktu lalu, hari ini Sabtu (18/7) layanan itu mulai dibuka untuk umum dengan 2 kali trip (perjalanan) sehari yakni pukul 13.00 dan 16.00.

Reporter Purworejonews yang ikut dalam trip perdana pukul 13.00, memulainya dari halaman Masjid Agung Darul Muttaqin Purworejo pukul 13.40. Begitu naik ke atas bus, lagu Nyanyian Kasmaran dari Ebiet G Ade langsung terdengar mengiringi perjalanan awal menuju bandara. Bus itu berkapasitas 24 seat, dan tiap 4 seat terdapat satu meja, yang disetting layaknya cafe.

Belum lama duduk, kami disuguhi snack berupa dimsum disusul dengan minuman ringan yang bisa dipesan. Amat Nursalim (18), barister (peracik kopi) Ruang Ngopi yang dijadikan brand produk di bus itu mengatakan, ada beberapa minuman yang bisa dipilih, antara lain kopi, es coklat, teh, lemon tea, serta wedang uwuh. “Kalau menu snack berganti setiap hari,” ujar Amat.

Acong dan keluarga dari Magelang ikut dalam trip perdana

Dengan kecepatan 50 Km/jam, para penumpang disuguhi pemandangan indah antara lain berupa sawah serta bukit krast di beberapa sisi jalan. Rute yang ditempuh menuju bandara melewati jalan kawasan Pantai Congot dengan suguhan terowongan underpass serta jalan melingkar menuju area bandara; sebuah kecanggihan transportasi yang dimiliki bandara internasional yang baru beroperasi itu.

Pukul 14.40 atau tepatnya satu jam perjalanan, bus berhenti di area parkir bandara untuk memberi kesempatan pada penumpang untuk berfoto dengan latar belakang berbagai fasilitas yang ada di bandara.

Seorang peserta trip, Acong (32) mengaku, bersama istri dan anaknya yang baru berusia 3 tahun, datang dari Desa Ngleter, Kecamatan Grabag, Magelang dengan mengendarai sepeda motor selama 2 jam menuju Kutoarjo atau starting point pemberangkatan bus. Acong mendapatkan informasi trip dari YouTube milik owner PO Sumber Alam Anthony Stephen Hambali (Tony). 

“Saya kemudian mengajak anak dan istri  mengikuti trip dengan membayar Rp 150.000 untuk dua orang,” ujarnya.

Di bandara YIA

Tak hanya Acong. Dalam perjalanan siang itu juga turut beberapa anggota bus mania yang rela membayar Rp 75.000 perorang untuk merasakan sensasi naik bus sambil menikmati kopi serasa di kafe itu.

Mereka mengaku puas dengan fasilitas dan suguhan pemandangan serta lokasi yang ditawarkan untuk memenuhi hasrat eksistensi di medsos. 

Perjalanan pulang ditempuh dengan rute melalui jalan keluar dari bandara menuju  jalan raya dangan kecepatan rata-rata 70 Km/jam. Tepat pukul 15.20 bus sudah tiba di lokasi semula.
Tony mengatakan, inovasi trip Coffe On the Bus dilakukan untuk memfasilitasi generasi milenial dan keluarga muda  yang haus akan eksistensi di media sosial. 

“Dengan hanya merogoh kocek Rp 75.000 para peserta trip akan merasakan sensasi naik bus serasa ngafe menuju salah satu destinasi wisata modern yakni bandara YIA. Silakan coba,” ajak Tony. (Yudia Setiandini)

Tinggalkan Balasan