Wakil Bupati Purworejo Apresiasi Defile SMK PN dan PN 2 Pasca MPLS

PURWOREJO, Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti menghadiri acara parade yang digelar oleh SMK PN dan PN 2, Jumat (15/07). Wakil Bupati yang menempatkan diri di depan Masjid Agung Purworejo itu menyaksikan dengan seksama para siswa yang melakukan kreatifitas atraksi dan seni memainkan alat musik drum band.

Pembina Yayasan Pembaharuan Arie Edy Prasetyo serta sekretaris H Marjuki Widiyanto turut mendampingi wabup yang menerima bunga dari mayoret drum band sebagai tanda penghormatan.

Wabup menyampaikan, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sangat diperlukan oleh siswa baru sebagai awal membentuk karakter siswa untuk mencintai lingkungan. “Tidak hanya lingkungan sekolah, tapi dengan lingkup yang lebih luas,” kata wabup.

Menurutnya, selain menjadi ajang promosi sekolah terhadap masyarakat, kegiatan tersebut juga sebagai hiburan yang dapat disaksikan langsung secara umum.

“Saya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh SMK PN dan SMK PN 2 ini. Apalagi saya tahu sendiri setiap tahunnya SMK PN dan PN 2 selalu mengadakan kegiatan semacam ini,” lanjut wabup.

Adapun Arie Edhy Prasetyo menjelaskan bahwa acara tersebut juga dimaksudkan untuk mendukung Kurikulum Merdeka dan sebagai perwujudan profil Pelajar Pancasila yang akan dimulai pada tahun ajaran 2022/2023.

Arie menambahkan, kirab diikuti sekitar 700 personil, terdiri atas siswa kelas X, Kelas XI, mahasiswa PPL dari UMP, serta guru dan karyawan SMK PN dan PN 2.

Pasukan kirab terdiri atas tujuh bergodo. Yakni pasukan pembawa bendera merah putih, pembawa panji panji, pedang pora. Juga diikuti pasukan seni dolalak, drumband, disusul pasukan siswa baru kelas X, kelas XI dan ditutup pasukan penjaring.

Atraksi siswa SMK PN dan PN 2 saat defile

Kepala SMK PN 2 Rakhmi Widayati menambahkan, kegiatan yang dilakukan pertama kali oleh peserta didik baru saat masuk sekolah atau tahun ajaran baru itu merupakan upaya mengenal program sekolah.

Selain juga memgenal sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, pengenalan diri, dan pembinaan kultur atau budaya di lingkungan sekolah.

“MPLS di SMK PN dan PN 2 digelar selama lima hari mulai tanggal 11 hingga 15 Juli. Sebagai penutup MPLS di lingkungan sekolah, siswa dikirab keliling kota Purworejo. Kebetulan bersamaan dengan upacara peringatan Hari Koperasi Nasional dan pembukaan event Purworejo Creative Festival,” pungkas Rakhmi. (Dia)

Tinggalkan Komentar