Wabup Tegaskan: Kenaikan Pangkat PNS Penghargaan dari Pemerintah, Bukan Hak

PURWOREJO, Wakil Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti, SH menegaskan, kenaikan pangkat bagi PNS merupakan penghargaan dari pemerintah atas prestasi kerja dan pengabdiannya terhadap tugas dan fungsi yang telah dilaksanakannya dengan baik.

“Kenaikan pangkat bukan hak yang harus didapat oleh semua PNS. Ini perlu diluruskan karena masih banyak PNS yang menganggap bahwa kenaikan pangkat adalah hak yang diperoleh secara otomatis dan teragendakan,” tegas Wabup Yuli Hastuti pada penyerahan SK Kenaikan Pangkat kepada 662 PNS, di Ruang Arahiwang Setda, Jumat (20/5).

Menurut Wabup, pemberian kenaikan pangkat menunjukkan adanya penghargaan yang diberikan negara atas prestasi kerja dan pengabdian, dedikasi serta loyalitas yang dilaksanakan selama ini. 

Selain itu, kenaikan pangkat merupakan hasil prestasi PNS yang ditunjukkan dalam mengemban tugas dan tanggungjawabnya.

“Sebagai pembina kepegawaian daerah, saya akan selalu mengevaluasi pelaksanaan tugas Saudara sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS),” katanya.

Suasana acara penyerahan SK Kenaikan Pangkat

Wabup Yuli Hastuti berpesan bahwa kenaikan pangkat membawa konsekuensi yang harus dipenuhi, diantaranya peningkatan kualitas diri dan pengetahuan serta kearifan bersikap dan bertindak. 

“Bagi yang naik pangkat, tentu hal ini merupakan sesuatu yang membanggakan dan patut disyukuri, bukan malah untuk bersombong diri sehingga kontraproduktif dengan makna kenaikan pangkat itu sendiri,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala BKPSDM Fithri Edhi Nugroho, SE, MM menjelaskan bahwa usulan kenaikan pangkat PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo periode April 2022 sebanyak 677 telah selesai proses penetapan.

Adapun yang dapat memperoleh persetujuan Kepala BKN sebanyak 669, dan telah direalisasikan dengan penerbitan Surat Keputusan sesuai kewenangan sebanyak 662. 

“Penyerahan Surat Keputusan kenaikan pangkat golongan IV/c ke atas, golongan IV/a dan IV/b, maupun III/d kebawah, sebanyak 662 PNS terbagi menjadi dua tahap. Tahap pertama sebanyak 662 orang diserahkan hari ini dan Tahap II sebanyak 7 orang, golongan IV/c keatas akan menyusul kemudian, karena masih proses SK di BKN Pusat,” ungkapnya. (Adv)

Tinggalkan Komentar