Wabup Pantau Pencarian Korban Terseret Ombak Pantai Kertojayan

GRABAG, Wakil Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti, SH memantau secara langsung kegiatan Tim SAR dalam operasi pencarian korban kecelakaan laut (laka laut) di pantai Kertojayan, Kecamatan Grabag, Selasa (2/8/2022). Secara khusus Wabup mengecek kesiapsiagaan, baik peralatan maupun kondisi petugas, serta memantau perkembangan operasi pencarian yang sudah dilakukan.

Seperti diberitakan, Soleh Sumedi (20 th), warga Desa Ukirsari, Kecamatan Grabag, Senin (1/8) lalu  terseret ombak saat mandi di Pantai Kertojayan dan hingga saat ini belum ditemukan.

Dalam kesempatan itu Wabup didampingi Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Purworejo Apt Rani Summadiyaningrum, S.Farm, Camat Grabag Eko Setio Husodo, Ketua Tim SAR Gabungan Anindiarto, Forkopimcam dan unsur terkait lainnya. 

Wabup juga menyerahkan bantuan logistik berupa makanan siap saji untuk membatu keperluan Tim SAR dalam proses pencarian korban.

Wabup serahkan bantuan logistik

Wabup minta Tim SAR gabungan yang berasal dari berbagai unsur agar memaksimalkan operasi pencarian sesuai standar prosedur operasi. 

“Saya ucapkan terima kasih kepada para Tim SAR atas kerja sama nya dan untuk selalu menjaga kesehatan dan keselamatan dalam bertugas,” ungkapnya.

Wabup juga minta kepada para pengelola wisata agar memberi ketegasan kepada para pengunjung agar tidak mandi di laut. Karena pantai selatan dikenal dengan ombak besar, sehingga bisa membahayakan bila tidak ada pengawasan.

Wabup mendapat laporan perkembangan pencarian korban dari Tim SAR

Sementara Anindiarto menerangkan, laka laut terjadi hari Senin 01 Agustus 2022 pukul 16.00. Korban bersama tiga temannya mandi di pantai dan datang ombak besar menghantam mereka. 

“Korban terseret ombak dan tenggelam sedangkan ketiga orang lainnya dapat menyelamatkan diri,” terangnya.

Tim SAR terbagi menjadi dua tim yang  melakukan penyisiran sebelah barat dan sebelah timur sejauh satu km dari lokasi kejadian. 

“Pencarian akan terus dilakukan sampai tujuh hari sesuai dengan SOP SAR, apabila dalam tujuh hari maka pencarian dihentikan dan korban dinyatakan hilang,” imbuhnya. (Nas)

Tinggalkan Komentar