Usai Divaksin, Ketua DPRD dan Para Tokoh Beri Testimoni

PURWOREJO, Usai menjadi orang Purworejo pertama yang divaksin pada Senin (25/1), Ketua DPRD Dion Agasi (bukan Kapolres seperti berita terdahulu) didampingi Sekda Said Romadhon, Kapolres AKBP Rizal Marito, SIK, SH, MM dan Dandim 0708 Letkol Inf Lukman Hakim memberikan testimoni. Di hadapan puluhan media yang meliput, Dion bersyukur dirinya menjadi yang pertama divaksin di Purworejo.

“Rasanya divaksin ini seperti disuntik biasa. Saya sempat gemetar, tapi bukan karena takut divaksin, melainkan karena lapar (tadi) belum sempat sarapan,” canda Dion yang disambut tawa para hadirin.

Dirinya yakin bahwa vaksin merupakan cara yang efektif untuk mencegah penyebaran Covd-19. “Ini menjadi kewajiban kita bersama untuk turut mensukseskan program pemerintah,” tegasnya.

Lain lagi penuturan Dandim 0708 Letkol Inf Lukman Hakim. Dirinya menuturkan proses sebelum divaksin yakni diskrining lebih dahulu. “Setelah divaksin dan ditunggu sampai 30 menit, ternyata gak ada efek yang katanya menakutkan,” tuturnya.

Menurutnya, disuntik vaksin tidak sakit, bahkan lebih sakit saat diambil darah melalui jarum.

Dandim juga mengajak seluruh masyarakat menjaga diri dan lingkungan dari Covid. Kalau sayang keluarga, imbuhnya, maka segera daftarkan diri untuk divaksin.

“Jangan takut disuntik. Setelah disuntik saya malah merasa lebih segar. Bahkan divaksin ini momen spesial yang saya tunggu-tunggu,” ucapnya mantap.

Pernyataan hampir serupa disampaikan Kalolres Rizal Marito. “Setelah divaksin saya menjadi lebih bersemangat,” ucapnya.

Dandim Letkol Inf Lukman Hakim

Menurutnya, dirinya harus bisa memberi teladan dan mengedukasi masyarakat tentang kebenaran vaksin tersebut. “Jangan percaya hoax,” pintanya. Dirinya optimistis dengan adanya vaksin masyarakat dapat menjalani kehidupan secara normal kembali.

Sedangkan Sekda Said Romadhon menjelaskan bahwa mereka yang sudah divaksin akan mendapatkan surat keterangan. Berikutnya mereka akan kembali divaksin 14 hari mendatang. “Jangan takut divaksin. Ini seperti waktu kecil kita juga pernah divaksin,” katanya.

Selain mereka, hari ini juga dilakukan penyuntikan vaksin kepada 200 SDM Kesehatan yakni dokter, perawat, serta tenaga kesehatan lain yang berkaitan dengan kesehatan. Mereka akan divaksin secara bertahap hingga bulan April, termasuk TNI dan Polri. (Dia)

 428 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *