Tukang Ojek, UMKM, dan Nelayan Bakal Terima Bansos BLT BBM

PURWOREJO, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menggelar sosialisasi penyelenggaraan bantuan sosial BLT BBM Terdampak Inflasi, di Aula Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Adi Yuswo Purworejo, Selasa (22/11).

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti, SH, anggota DPRD Nur Hidayat Pramudiyanto, Kasubag DAL OPS Polres AKP Ngatimin, SH, Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Achmad Jaenudin SIP MM, dan unsur terkait lainnya.

Wabup menyampaikan, pandemi Covid-19 telah berdampak pada kehidupan masyarakat Indonesia termasuk di Kabupaten Purworejo. Apalagi disusul dengan naiknya bahan bakar minyak terutama BBM bersubsidi.

Wabup (tengah) bersama unsur Forkopimda

“Dampak dari kebijakan emerintah terkait kenaikan harga BBM saat ini tentu sangat berpengaruh, karena dengan semakin meningkatnya laju inflasi maka semakin berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi dan menambah tingkat kemiskinan,” tandasnya.

Dijelaskan, Pemkab Purworejo mengeluarkan kebijakan untuk menjaga laju inflasi sekaligus meringankan beban masyarakat dalam bentuk bantuan sosial. Bansos harus disalurkan secepat mungkin, tepat sasaran serta tidak terjadi tumpang tindih.

Wabup berharap, bantuan dapat terlaksana tepat sasaran untuk masyarakat yang lebih membutuhkan, termasuk untuk tukang ojek, UMKM, dan nelayan. Bantuan diprioritaskan bagi yang terdaftar pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Saya berpesan kepada dinas dan pengurus penyalur bantuan, untuk lebih berhati-hati dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Antara lain dengan data terbaru, yang sudah jelas nama, alamat penerima dan besarannya, berdasarkan usulan dari calon penerima atau atas usulan kepala Perangkat Daerah,” pesannya. (Nas)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *