Tingkatkan Jumlah Wisatawan ke Curug Muncar, Camat Bruno Inisiasi Kantong Persimpangan

BRUNO, Upaya Kecamatan Bruno untuk memaksimalkan pariwisata yang akan dijadikan andalan dilakukan dengan memperbaiki infrastruktur. Salah satunya dengan membuat kantong persimpangan pada akses jalan menuju obwis Curug Muncar yang menjadi primadona wisata di kecamatan tersebut.

Seperti yang ditunjukkan Camat Bruno Netra Asrama Sakti, S.Sos, MT kepada Purworejo News, Rabu (18/5). Akses jalan setapak sepanjang 1,5 KM menuju Curug Muncar kini telah diberi kantong persimpangan.

“Tujuannya adalah untuk memudahkan kendaraan roda empat saat berpapasan dari dan menuju Curug Muncar,” jelas Camat Netra. Memang dengan adanya kantong persimpangan, dua mobil bisa berpapasan tanpa kesulitan.

Curug Muncar, obyek wisata andalan Bruno

Sepanjang 1,5 Km dibangun delapan kantong persimpangan yang lahannya sebagian milik warga sekitar yang dilalui akses jalan menuju obwis Curug Muncar. “Mereka malah senang karena kami buatkan lahan yang lebih rapi dari sebelumnya,” imbuh Netra.

Dananya, lanjut Netra, berasal dari swadaya masyarakat. Diakuinya, keberadaan kantong persimpangan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Curug Muncar hingga 500% dari waktu sebelumnya.

Berdasarkan data, selama libur lebaran, Curug Muncar dikunjungi lebih dari 7.200 wisatawan. “Sehari wisatawan sekitar 500 orang. Itu sudah sangat bagus dengan kondisi akses jalan menuju Bruno yang berkelok-kelok”.

Anggota Komisi 4 DPRD mendukung pengembangan pariwisata di Bruno

Tak hanya obwis Curug Muncar. Camat Netra pun berencana memaksimalkan kantong persimpangan di masing-masing desa sebagai solusi jalan sempit.

Hal itu disampaikannya pada acara konferensi kepala desa Bruno di Dukuh Kalibang, Desa Kaliwungu. Acara juga dihadiri tiga anggota DPRD komisi 4. Yakni Rujianto, Nur Hidayat, dan Reko Budiyono.

Ketiga wakil rakyat itu mendukung upaya Camat Bruno memajukan sektor pariwisata sebagai andalan.
Nur Hidayat menyebutkan, kunci utama tempat wisata yakni akses jalan yang baik serta fasilitas pendukung seperti MCK.

Camat Bruno Netra Asmara Sakti berdiri di ataa cor blok kantong persimpangan

“Perlu dipikirkan juga hal-hal yang bisa dinikmati warga masyarakat sekitar dengan kehadiran wisatawan. Misalnya menyediakan kuliner atau suvenir khas. Juga home stay,” imbuhnya.

Terkait dengan hal tersebut Camat Netra menyebutkan bahwa pihaknya telah menyediakan tiga home stay untuk wisatawan yang akan menginap.

“Sore ini kami kedatangan tamu dari Solo dan Semarang yang tergabung dalam komunitas moge HD. Mereka akan menginap di home stay yang memang sudah kami siapkan untuk menerima tamu,” pungkasnya. (Nas)

Tinggalkan Komentar