Tim Seleksi Rekomendasikan Aji Wahyudi Sebagai Calon Dirut Irama FM

PURWOREJO, Meski hanya satu orang pendaftar, yakni Aji Wahyudi, S.Pd, tapi yang bersangkutan dinyatakan lolos sebagai calon Direktur Utama Radio Irama FM. Itu karena Aji dinilai melampaui passing grade yang ditentukan oleh tim seleksi.

“Sampai hari ini proses seleksi calon direktur utama Radio Irama FM sudah selesai, mulai dari fit and proper test, termasuk tes tertulis. Soal yang disodorkan pun berasal dari akademisi dan Dinas Kominfo, bukan dari Dewas,” kata Ketua Dewan Pengawas Irama FM sekaligus Ketua Tim Seleksi, Drs Pram Prasetya Achmad, MM, kepada Purworejo News, Kamis (25/11).

Pram yang didampingi Plt Dirut Irama FM, Ulik Sri Widiatmi, S.Sos, MAP menegaskan, pihaknya pun telah membuat standar. Kalau passing grade-nya tidak terpenuhi maka tidak bisa mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

Menurut Pram, Aji bahkan memiliki nilai di atas passing grade sehingga berhasil melewati setiap tahapan. Termasuk tes psikologi dengan penilai dari Badan Kepegawaian Daerah.

Aji Wahyudi

Hasilnya, Aji direkomendasikan menjadi calon direktur utama Radio Irama FM dengan berbagai ciri khasnya. Semua tahapan tes diberikan oleh tim termasuk akademisi yakni Rektor UMP, BKD, Dinkominfo, dan Dewas.

Yang menarik dari Aji Wahyudi, S.Pd, menurut Pram adalah salah satu programnya yakni mengembangkan radio 4.0 yang selaras dengan program Kominfo.

Saat audiensi dengan anggota Komisi 1 DPRD pun, Aji disupoort agar nantinya ada radio digital atau radio 4.0 untuk memaksimalkan fungsi penyiaran.

Aji yang lahir di Purworejo tanggal 24 Juli 1979 itu sebelumnya telah memiliki pengalaman di radio, baik sebagai penyiar, marketing, maupun direktur program.

Pram Prasetya Achmad menunjukkan dokumen visi misi calon Dirut Irama FM

“Hari ini Aji dinyatakan lolos seleksi sebagai calon direktur Radio Irama FM. Selanjutnya akan ditetapkan pada tanggal 29 November, lalu menjalani masa orientasi selama sebulan,” jelas Pram.

Plt Direktur Radio Irama FM Ulik Sri Widiatmi menaruh harapan besar kepada Aji yang akan meneruskan tongkat estafet kepemimpinan Radio Irama FM. Disebutkan, tantangan terbesar radio saat ini adalah bersaing dengan berbagai media.

“Konsep radio digital sebetulnya sudah kami rintis yakni dengan mengadakan berbagai program acara yang tidak hanya bisa didengar tapi juga bisa dilihat,” ucap Ulik.

Selama ini, lanjutnya, secara SDM dan program acara, Radio Irama FM bisa berkompetisi dengan radio lain di Purworejo. Terkait sarpras pun Ulik mengaku sudah mengagendakan renovasi ruang siar dan studio rekaman.

“Nanti tinggal diteruskan oleh direktur yang baru, termasuk beberapa program unggulan yang sempat off karena pandemi,” pungkas Ulik. (Dia)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *