Tim KKN-T UMP Gelar Pelatihan dan Pendampingan Kewirausahaan di Kalimiru

BAYAN, Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 15 Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) mengadakan pelatihan dan pendampingan kewirausahaan kepada warga Desa Kalimiru, Kecamatan Bayan, yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT), pada Kamis, (26/1).

Pelatihan tersebut berupa pengolahan jahe merah menjadi serbuk minuman instan yang dikemas agar lebih menarik dan praktis untuk dikonsumsi. Dengan adanya serbuk minuman jahe merah instan ini akan mempermudah konsumen untuk menikmati dan memperoleh khasiatnya.

Pelatihan yang dilakukan di balai desa itu disambut antusias ibu-ibu yang tergabung dalam KWT. “Karena diharapkan pelatihan ini mampu melakukan wirausaha dan membantu suami mereka mencari nafkah guna meringankan perekonomian keluarga mereka,” tutur ketua KWT Ika Sulistyowati.

Penyerahan bibit tanaman dari ketua KWT kepada perwakilan mahasiswa

Menurutnya pembangunan bukan hanya sebuah pembangun yang bersifat fisik tetapi pembangun melalui kegiatan yang bernilai positif juga dapat menjadi peningkatan kemajuan masyarakat.

Selain melakukan pelatihan dan pendampingan pembuatan produk, kelompok mahasiswa KKN Tematik UM Purworejo juga membantu membuat desain kemasan produk jahe merah instan agar lebih menarik dan mudah dalam pemasaran.

Mereka juga membantu branding produk tersebut hingga pengajuan sertifikasi Halal. Selain itu, mereka juga membagikan bibit tanaman jahe merah kepada warga.

Para peserta pelatihan berfoto bersama mahasiswa KKN-T

Kades Kalimiru Agung Yuli Priatmoko sangat berterimakasih dan mengapresiasi kegiatan ini karena dinilai dapat memberikan edukasi kepada masyarakat yang dapat berkelanjutan.

“Dengan adanya kegiatan edukasi dari mahasiswa KKN di Desa Kalimiru nantinya menjadi sebuah solusi peningkatan SDM serta kegitan yang akan terus berkenlanjutan. Masyarakat dapat bertukar pikiran dangan mahasiwa melalui kegiatan pelatihan jahe instan serta dapat meningkatn ekonomi masyarakat,” katanya.

Ditandaskan, kemandirian yang ditanamkan melalui pelatihan pembuatan jahe merah dapat menjadikan sololusi bersama dalam mensejahterakan ekonomi. Penguatan kelompok juga dapat menjadi titik kebersamaan dalam melanjutkan sebuah tujuan yang dicapai bersama. (M/Saiful)

Tinggalkan Komentar