Terkendala Batasan Usia, 182 Warga Purworejo Gagal Berangkat Haji Tahun Ini

PURWOREJO, Batasan usia maksimal 65 tahun bagi calon jamaah haji, membuat 182 warga Purworejo gagal berangkat haji tahun ini. Hal itu karena usia yang ditentukan oleh pemerintah Saudi yakni tidak lebih dari 65 tahun atau maksimal kelahiran 30 Juni 1957.

Mereka sebelumnya sudah terdaftar di tahun 2020 dan masuk dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Pemberitahuan tersebut telah disampaikan melalui petugas KUA kecamatan dan pimpinan KBIHU.

Selain kelebihan usia, juga terdapat 231 orang yang usianya kurang dari 65 tahun namun mereka tidak bisa berangkat tahun ini. Faktornya, antara lain karena urutan mereka pada saat mendaftar haji. Mereka mendaftar di akhir sehingga tidak dapat jatah berangkat tahun ini.

Kasie Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kabupaten Purworejo H. Herman, Sp.Pd.I.menegaskan hal tersebut saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (6/6) sore. Herman menambahkan, jumlah mereka yang berangkat haji tahun ini pun, hanya 48% dari kuota yang disampaikan pada tahun 2019.

Kasie Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Purworejo, H.Herman, S.Pd.I

Terkait dengan batasan usia, lanjut Herman, meski terpaut satu hari pun, mereka tetap tidak bisa berangkat tahun ini. Konsekuensinya, harus menunggu tahun depan. “Mereka yang sudah mendaftar menjadi prioritas tahun berikutnya,” ujarnya.

Disebutkannya, bagi masyarakat yang berminat mendaftar haji tahun ini, kuotanya untuk 29 tahun yang akan datang. Hal itu, katanya, dengan catata bila situasi kembali normal seperti sebelum pandemi Covid-19.

Adapun bagi yang menghendaki menggunakan ONH Plus, kuota atau jadwal keberangkatannya yakni menunggu selama tujuh tahun.

Kepada mereka yang belum bisa berangkat tahun ini karena kendala usia, Herman berpesan agar bersabar. “Kita ambil hikmahnya. Yakni supaya lebih bisa punya waktu menghafalkan doa saat beribadah haji,” tandasnya. (Dia)

Tinggalkan Komentar