Terkena Proyek Pemasangan Pipa, Dinas PUPR dan Pertamina akan Bahas Pemulihan Trotoar

PURWOREJO, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Purworejo akan berkomunikasi dengan Pertamina terkait pembongkaran trotoar  di sejumlah ruas jalan dalam proyek pemasangan pipa Pertamina. Pertamina diminta untuk menggunakan disain dan RAB yang ada di PUPR dalam mengembalikan trotoar yang sekarang telah dibongkar.

“Soalnya tidak sekedar mengembalikan trotoar seperti semula, tapi juga harus memperhatikan utilitas, spek dan aspek keindahan,” kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Purworejo, Suranto, S.Sos, MPA, di ruang kerjanya, Selasa (24/11).

Seperti diketahui, saat ini proyek pemasangan pipa Pertamina tengah dilakukan di sepanjang jalan raya Purworejo-Yogyakarta. Di sebagian ruas jalan, penggalian tanah harus membongkar trotoar milik Pemkab. Seperti di kawasan Don Bosko dan di Jalan Tentara Pelajar.

Suryo Lumaksono Wibowo

Menanggapi hal itu Suranto mengatakan, saat ini pihaknya masih menyusun RAB trotoar dan fasilitas lain yang dibongka.r oleh pelaksana proyek yaitu PT Nindya Karya. RAB dihitung berdasarkan disain proyek lama.

Terpisah, Humas PT Nindya Karya (NK), Suryo Lumaksono Wibowo menjelaskan, saat ini PT NK sedang melaksanakan pengembangan proyek pipa Cilacap-Yogyakarta 3 (CY-3), dari Cilacap ke Rowulu (Bantul). Pemasangan pipa CY-3 sepanjang 180 Km itu dimulai September 2019.

“Proyek itu melewati enam kabupaten, yaitu Cilacap, Banyumas, Kebumen, Purworejo, Kulonprogo dan Bantul. Adapun tanah yang digali sebagian milik Pertamina, dan sebagian lagi milik negara,” jelasnya.

Wisnu Wandawa

Menurut Suryo Lumaksono Wibowo yang akrab dipanggil Gembus, trotoar di wilayah Purworejo berdiri di atas tanah milik Pertamina. Namun demikian pihaknya akan mengembalikan trotoar seperti semula.

“Tentu saja prosedur pengembalian trotoar itu harus merujuk ke Dinas PUPR. Kami akan mengikuti apa yang jadi ketentuan PUPR,” jelas Gembus.

Sementara itu Direktur CV Naro Wijaya, Wisnu Wandawa, pengusaha yang ditunjuk untuk melaksanakan pekerjaan reinstatement (pemulihan) pemasangan pipa CY-3, menegaskan, pihaknya hanya akan melaksanakan pekerjaan berdasarkan disain dan RAB dari Dinas PUPR.

“Meskipun sudah ada penunjukan, tapi khusus untuk proyek pengembalian trotoar, kami belum mengajukan penawaran. Kami akan membuat penawaran kalau sudah ada disain dan RAB yang disetujui oleh Dinas PUPR,” tegas Wisnu Wandawa. (Nas)

 388 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *