Telan Dana Rp 419 Juta, Kantin SMPN 2 Purworejo Diresmikan

PURWOREJO, Urusan makanan dan minuman yang higienis untuk siswa SMPN 2 Purworejo menjadi perhatian tersendiri bagi sekolah. Untuk itu bertepatan dengan ulang tahun ke-76 SMPN 2 meresmikan kantin sekolah.

Terletak di bagian belakang sekolah, kantin dilengkapi 10 set meja masing-masing berisi empat kursi dengan lima kios yang disediakan untuk menjual aneka makanan dan minuman yang higienis.

Dalam laporannya pada acara resepsi ulang tahun ke-76, Kepala SMPN 2 Yosiyanti Wahyuningtyas mengungkapkan, pembangunan kantin sekolah menelan biaya senilai Rp 419 juta yang berasal dari komite.

“Walaupun kantin tapi dananya besar karena pondasi bangunan rencananya akan digunakan sekaligus untuk tiga lantai,” jelas Yosi.

Kantin yang luas dan moderen

Kantin sekolah yang modern itu diselaraskan dengan konsep sekolah Adiwiyata yang sehat. Sambil berpromosi Yosi mengatakan bahwa kantin bisa digunakan untuk rapat kecil alumni maupun guru.

Yosi bersyukur acara ulang tahun dalam dua tahun ini diperingati bersamaan dengan momen peresmian fasilitas sekolah. Tahun lalu, bersamaan dengan lustrum diresmikan mushola dan gedung pendidikan Ki Hajar Dewantara.

“Untuk mushola 90% dananya berasal dari alumni. Bahkan sampai sekarang masih sisa. Semua dana kami kelola secara transparan,” kata Yosi diiringi tepuk tangan hadirin.

Acara resepsi ulang tahun yang diadakan Senin (5/9) di aula sekolah itu dihadiri oleh Kadindikbud Wasit Diyono, Dandim Letkol Inf Lukman Hakim, Ketua Kejora Gunawan Budi Laksono. Juga pengurus komite, perwakilan alumni serta pengurus MKKS SMP Kabupaten Purworejo.

Perwakilan siswa penerima beasiswa pendidikan bersama orang tua masing-masing

Selain peresmian kantin yang dilakukan oleh Kadindikbud Wasit Diono, alumni Kejora juga menyerahkan beasiswa pendidikan bagi 20 siswa yang kurang mampu masing-masing sebesar Rp 2,1 juta. Empat perwakilan siswa didampingi orang tua menerima beasiswa secara simbolis.

Dana tersebut, seperti disampaikan ketua umum Kejora Gunawan, berasal dari alumni melalui masing-masing angkatan yang tergabung dalam Lintas Kejora. “Sisa penggalangan dana akan digunakan untuk keperluan selanjutnya,” kata Gunawan.

Baik Dandim maupun Kadindikbud sama-sama memberikan apresiasi dan rasa bangga kepada SMPN 2 yang telah meluluskan ribuan alumni berkualitas. Dandim juga mengapresiasi alumni yang peduli memberikan beasiswa kepada siswa yang kurang mampu. (Dia)

Tinggalkan Komentar