Tanggul Parapet Bapangsari Jebol, Rel Kereta Api Terancam

BAGELEN, Tanggul pintu air parapet yang berada di dekat Jembatan Plengkung perbatasan Dusun Bojong dan Bapangan Desa Bapangsari Kecamatan Bagelen Purworejo jebol pada Kamis (13/10) dini hari. Sebelum jebol, tanggul sempat tersumbat karena tumpukan sampah yang terbawa aliran air selama hujan.

Camat Bagelen Kusaeri yang dihubungi Purworejo News menjelaskan, lokasi tanggul yang jebol jaraknya hanya sekitar lima meter dari rel kereta api.

“Sebenarnya sejak Selasa malam kami sudah berencana mengeruk tumpukan sampah dengan meminjam eskavator milik BBWSSO. Tapi belum sempat terealisir tanggul sudah jebol dini hari tadi,” papar Kusaeri.

Camat Bagelen Kusaeri (paling kiri) saat meninjau lokasi

Setelah melakukan koordinasi di TKP antara pihak BBWSSO dan PT KAI serta kepala desa Bapangsari, lanjut Kusaeri, penanganan sementara aliran air akan dialihkan ke arah barat jembatan.

“Ini untuk menghindari makin terkikisnya tanah dekat rel KAI. Selain itu di lokasi jebolnya lapisan tanah batas rel akan diatasi dengan sand bag oleh pihak BBWSSO, dalam hal ini PT Brantas selaku pelaksana proyek,” lanjutnya.

Ditambahkannya, tanggul sepanjang 50 meter yang jebol tersebut sebenarnya baru dalam tahap finishing alias belum jadi 100%. Adapun tanah yang terkikis sepanjang 20 meter sehingga membentuk cekungan. (Dia)

Tinggalkan Komentar