Tanah Bergerak di Bruno, 2 Rumah Roboh, Belasan Lainnya Terancam Longsor

BRUNO, Hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini di wilayah Purworejo, tidak hanya mengakibatkan banjir dan longsor, tetapi juga bencana tanah bergerak. Seperti yang terjadi di Desa Tegalsari, Kecamatan Bruno pada Jumat sore (15/1). Akibatnya dua rumah roboh, serta satu mushola dan 11 rumah terancam longsor.

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Purworejo R Iman Tjiptadi menyebutkan, pihaknya mendapat laporan dari Kepala Desa Tegalsari terkait dengan peristiwa tanah bergerak yang menimpa warganya.

“Pada pukul 15.45 sore tadi telah terjadi tanah bergerak akibat hujan lebat. Akibatnya dua rumah roboh, satu mushola dan 11 rumah terancam longsor,” papar Iman.

Rumah roboh akibat tanah bergerak

Rumah warga Desa Tegalsari yang roboh, lanjutnya, yakni milik Mad Yunus warga RT 07/02 dan Zainal Abidin warga RT 08/02. Adapun 11 rumah yang terancam longsor diketahui enam rumah berada di wilayah RT 07/02 dan lima rumah berada di wilayah RT 08/02.

Menurut Iman, ke-11 KK yang rumahnya terancam longsor sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian material yang diderita akibat rumah yang roboh mencapai ratusan juta rupiah. Rinciannya, kata Iman, Rp 70.600.000 untuk kerugian material yang dialami Mad Yunus dan Rp 96.720.000 untuk
kerugian material yang dialami Zainal Abidin.

Hingga saat ini, ujar Iman, pemerintah desa masih berjaga-jaga untuk mengantisipasi peristiwa susulan yang mungkin terjadi. Hal itu mengingat hujan yang masih sering turun di wilayah Purworejo dan berpotensi menimbulkan bencana di Kecamatan Bruno. (Dia)

 887 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *