Sungai Lereng Meluap Genangi 3 Desa, 11 Warga Kalitanjung Diungsikan

NGOMBOL, Hujan deras yang turun sejak Rabu (12/10) malam kemarin mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah desa di Kecamatan Ngombol dan Bagelen. Di Ngombol, banjir disebabkan oleh air Sungai Lereng meluap hingga menggenangi permukiman penduduk di tiga desa, yaitu Kalitanjung, Laban dan Wasiat.

Sementara itu di Kecamatan Bagelen, hujan deras mengakibatkan tanah longsor di Dusun Sembir dan Dusun Tepus Desa Somorejo, Dusun Kotesan Desa Tlogokotes dan tanggul parapet jebol di Desa Bapangsari.

Camat Ngombol Dwijo Mudiarto melalui Kasi Trantib Wawan menjelaskan, luapan Sungai Lereng menggenani permukiman warga Kalitanjung setinggi 50 Cm. Akibatnya, 11 warga dari empat KK diungsikan ke tempat yang aman.

Relawan membawa bantuan logistik dengan perahu

“Air masuk ke rumah penduduk Kamis dinihari pukul 01.00. Hingga sore tadi di beberapa lokasi air sudah surut, tapi sebagian rumah masih tergenang,” kata Wawan.

Keempat KK tersebut yakni Marto Wijoyo (2 orang), Sarino (4 orang), Samingun (3 orang) dan Marsudi (2 orang. Untuk sementara mereka tinggal di rumah-rumah saudaranya yang dinilai lebih aman.

“Kami sudah minta bantuan logistik ke BPBD, besok pagi akan dikirim ke lokasi. Dari Lumbung Sosial Kecamatan Ngombol juga sudah siap makanan cepat saji,” jelas Wawan.

Jalan kabupaten di Dusun Tepus, Desa Somorejo, Bagelen, longsor

Dijelaskan, banjir yang menggenangi permukiman warga di Desa Laban dan Wasiat tidak begitu parah, sehingga hanpir semua warga lebih memilih bertahan di rumah masing-masing. Ketinggian air di rumah warga rata-rata sekitar 20 Cm.

“Banjir kali ini tidak separah sebelumnya. Wargga sudah terbiasa dengan banjir,” pungkasnya. (Nas)

One comment

Tinggalkan Komentar