Stok Pangan dan Gas Elpiji untuk Ramadhan dan Lebaran Diklaim Cukup

PURWOREJO, Pemerintah Kabupaten Purworejo memastikan stok pangan untuk kebutuhan masyarakat selama bulan puasa Ramadhan sampai dengan Idhul Fitri. Stok pangan terdiri atas bahan pangan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur, daging sapi, daging ayam, tepung terigu, susu, garam, hingga gas LPG 3 kilogram.
Hal tersebut dipaparkan Kabag Perekonomian Setda Purworejo Drs Bambang Susilo pada Rapat koordinasi (Rakor) persiapan Ramadhan di pendopo kabupaten, Kamis (2/5). Rakor dibuka Sekda Drs Said Romadhon, dihadiri Forkopimda, Ketua FKUB, Danramil, Kapolsek, Tokoh agama, dan dinas instansi terkait.
Lebih lanjut Bambang Susilo mengatakan, stok beras premium sebanyak 18.708 ton, sedangkan stok beras di gudang Dolog Butuh sebanyak 1.265,18 ton. Gula pasir stok 26.400 kg, minyak goreng curah 3.564 liter, telur 3.905 kg, susu 3 ton, ayam potong 250 ton, gula kelapa 18.042,68 kg, kopi 194 ton, cabe besar 177 ton, LPG 3 kg 357.589 tabung per hari, dan akan diusulkan penambahan stok 4 – 6 persen.

“Diingatkan kembali untuk LPG 3 kg tidak boleh digunakan jajaran ASN, karena LPG 3 kg bersubsidi untuk warga kurang mampu,” ujarnya.

Menurut Bambang, pemerintah akan melakukan langkah stabilisasi barang Kepokmas menjelang Ramadhan dan Idhul Fitri. Yakni melakukan monitoring harga Kepokmas secara rutin, monitoring distribusi BBM BBG bersama instansi terkait, melaksanakan pasar murah sembako untuk masyarakat miskin bekerjasama dengan Dinperindag Provinsi Jawa Tengah.

“Melaksanakan operasi pasar pada 3 Mei terutama bawang putih untuk masyarakat dengan menambah stok 15 ton. Jika terjadi kekurangan komoditas bahan pokok, maka akan bekerjasama dengan Dolog/instansi terkait melaksankan operasi pasar dan menambah sebesar 20 persen,” jelasnya.

Sekda Drs Said Romadhon mengatakan, Ramadhan dan Idul Fitri di masyarakat kita sangat melekat dengan tradisi mudik dan silaturahmi. Bahkan melibatkan hampir seluruh komponen masyarakat dengan berbagai aspek di dalamnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan berbagai langkah persiapan, agar momentum tersebut bisa dilaksanakan dengan baik.

Kita harus berupaya menyukseskan dengan persiapan yang matang, utamanya menyangkut ketersediaan sembako, keamanan dan kenyamanan dalam berlalu lintas yang didukung sarana transportasi dan berbagai aspek terkait lainnya. (*)

Tinggalkan Komentar