SMK Bharasa Wisuda 63 Lulusan Farmasi dan Keperawatan

PURWOREJO, Menandai telah usainya menempuh pendidikan sekolah di tingkat menengah kejuruan, SMK Bhakti Putra Bangsa (Bharasa) Purworejo melakukan prosesi wisuda bagi 63 siswa siswi farmasi dan keperawatan. Prosesi wisuda digelar di Aula lantai 3 gedung Bharasa, Sabtu (4/5).

Selain Wakil Bupati juga hadir pengawas SMK, PPNI, PAFI, PWI Purworejo, RS. Amanah Umat Purworejo, RSU Purworejo, Puskesmas Banyuurip, dan beberapa Kepala Sekolah SMP.

Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti, SH menyampaikan selamat kepada keluarga besar SMK Bhakti Putra Bangsa Purworejo, yang berhasil melaksanakan wisuda siswa. Juga selamat kepada para siswa yang telah berhasil lulus, teriring harapan dapat mencapai cita-cita selanjutkan dan berguna serta bermanfaat terutam bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Lebih lanjut Yuli Hastuti mengatakan, SMK sebagai lembaga pendidikan kejuruan merupakan lembaga pendidikan yang bertujuan menghasilkan sumberdaya manusia sebagai motor penggerak ekonomi dan sosial di masyarakat. SMK diharapkan mampu menciptakan efek ganda yakni mendorong capaian pendidikan warga sekaligus juga berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi.

Menurut Wabup, keberadaan SMK Bhakti Putra Bangsa melalui jurusan farmasi dan keperawatan sangat mendukung kebutuhan tenaga kerja. Terlebih industri kesehatan saat ini terus berkembang dan membutuhkan banyak sumber daya manusia siap pakai.

“Sehingga lulusan SMK Farmasi dan Keperawatan yang tentunya lebih siap terjun ke dunia industri medis ketimbang lulusan SMA, diharapkan mampu menjawab kebutuhan tersebut. Saya berpesan agar para wisudawan SMK Bhakti Putra Bangsa selalu berupaya meningkatkan kualitas diri sebagai sumber daya manusia yang unggul dan dapat diandalkan,” tutur Yuli Hastuti.

Kepala SMK Bharasa Purworejo Rahman Sudrajad, SS, M.Pd menjelaskan, wisuda ini merupakan lulusan angkatan kedua dan 100 persen lulus. Untuk lulusan ini mengalami peningkatan prestasi yang sangat memuaskan. Terutama pada nilai rata-rata lulusan terbaik yang mencapai angka 89 untuk nilai Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

Untuk mendukung majunya SMK Bharasa, maka rencananya akan terus melakukan pembenahan sistem belajar mengajar. Juga pembenahan sarana dan prasarana pendukung pendidikan, seperti pemenuhan perlengkapan laboratorium farmasi, keperawatan dan multi media, penambahan kelas industri dari bantuan Pemerintah melalui program Takola.

Menurutnya, masing-masing ada yang langsung kerja dan ada yang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bahkan ada 4 siswi yang sudah lolos seleksi mengikuti tes untuk penempatan kerja di perusahaan Jepara. Juga ada satu siswi berprestasi yang lolos program beasiswa ke Jepang.

“SMK Bharasa mendidik siswa/siswi menjadi tenaga professional siap kerja. Sesuai dengan tag line SMK Bharasa yakni cerdas, bermartabat dan siap kerja,” ujar Rahman. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *