“Sepi Job”, Spiderman Jualan Cilok di Purworejo

PURWOREJO, Spiderman, tokoh heroik yang sangat kondang itu ternyata sedang “sepi job” sehingga harus berjualan cilok di Purworejo. Seperti yang dialami Spiderman Purworejo alias Aji Wibowo (42) warga Baledono RT 06/7 Purworejo. Dengan berpakaian ala Spiderman Aji berkeliling kota Purworejo dengan gerobak ciloknya.

Saat bertemu dengan Purworejo News di Balai Wartawan pada Selasa (21/6), Aji dengan semangat menjelaskan bahwa kostum Spiderman yang dipakainya saat ini dibuat sendiri dengan modal sekitar Rp 300 ribu.

Selain Ultraman dan Spiderman, Aji menuturkan bahwa ia juga punya kostum lainnya. Yakni Bumble Bee dan monster berbentuk kambing. “Tapi jarang saya pakai,” kata Aji.

Tak hanya menjual cilok seharga Rp 500 per biji, Aji pun melengkapi gerobaknya dengan aneka asesoris mainan anak bertema spiderman dan kroni-kroninya. Seperti lego dan patung plastik dengan harga mulai Rp 2 ribu hingga Rp 20 ribu.

Cilok berbentuk muka Spiderman yang dijual Aji

Aji pun memberikan bonus-bonus stiker aneka pose Ultraman setiap pembelian minimal Rp 5 ribu. Beberapa cilok yang dijualnya dibentuk dengan cetakan muka spiderman.

Omset penjualan ciloknya, kata Aji, sehari rata-rata Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu. Ia mulai berjualan pukul 9 pagi. Pada lebaran lalu omsetnya bahkan naik hingga tiga kali lipat.

“Rute saya di seputaran kota saja. Saya juga jarang mangkal, hanya kalau dipanggil saja saya parani,” lanjut Aji. Ia menjelaskan, inspirasi berjualan cilok menggunakan kostum nyeleneh itu diperolehnya secara spontan sekitar setengah tahun lalu.

Spiderman sedang melayani pembeli

Aji yang sebelumnya berprofesi sebagai penjual jasa foto selfi di tempat wisata
lalu tertarik berjualan cilok dengan menggunakan kostum hero tersebut.

Diakuinya, kostum nyeleneh yang dipakainya mampu mendongkrak omset penjualan.  Pernah dalam sehari dirinya berjualan dengan pakaian biasa. Malah omsetnya turun drastis.
Akhirnya meski sumuk, Aji tetap mengenakan kostum kebangsaannya tersebut.

Tak  bisa dipungkiri, kostum yang dikenakan memang menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli. Seperti dua bocah yang sedang bersepeda tiba-tiba berhenti dan mendekatinya untuk membeli cilok. Menurut mereka, kostum yang dikenakan menarik minat membeli.

Aji pun mengungkapkan bahwa dirinya beberapa kali diundang dalam acara ulang tahun anak, termasuk dalam acara bersama Pak Babin. Bagi Aji, meski sumuk yang penting rejekinya lancar, sekaligus menghibur. (Dia)

Tinggalkan Komentar