Semua Proyek Pembangunan Tahun 2020 Selesai Tepat Mutu dan Waktu

PURWOREJO, Seluruh proyek pembangunan yang menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Purworejo tahun 2020 dapat selesai sesuai target mutu dan waktu. Seluruh proyek pembangunan senilai total Rp 80 miliar itu berupa pembangunan pasar, jalan, jembatan, irigasi, dan gedung pemerintahan.

Kepala Dinas PUPR Suranto, S.Sos, MPA menyampaikan hal tersebut saat ditemui Rabu (30/12) di ruang kerjanya. Suranto menyebut, diantara proyek pembangunan itu, yang paling prestisius adalah pembangunan Pasar Purworejo yang baru selesai awal Desember lalu. Proyek tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp 33 M.

Pasar Purworejo yang akan menggantikan pasar pagi Suronegaran itu digadang-gadang dapat menjadi pasar pagi kebanggaan masyarakat Purworejo. PUPR berhasil menyelesaikannya secara in time atau sebelum berakhirnya waktu yang ditentukan.

“Seluruh proyek pembangunan yang dikerjakan Dinas PUPR bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pasar yang dibangun diharapkan dapat meningkatkan perekonomian rakyat,” ungkapnya.

Adapun jalan dan jembatan dibangun atau diperbaiki untuk memudahkan akses lalu lintas perekonomian warga. Begitu pula dengan saluran irigasi, dibangun untuk meningkatkan sektor pertanian.

Adjie Nur Hidayat, ST, MT, Kabid Bina Marga Dinas PUPR

Menurutnya, selain proyek yang didanai APBD kabupaten, ada juga proyek bantuan provinsi untuk membangun infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Purworejo. Dari lima proyek bantuan provinsi, ada tiga yang dikerjakan tahun ini, sisanya dikerjakan tahun depan (2021).

Salah satunya adalah akses jalan  menuju obwis DeLoano Glamping di Desa Sedayu, Kecamatan Loano. Untuk mewujudkan proyek tersebut, pihaknya telah mengusulkan ke Kementerian PUPR melalui Bina Marga Jawa Tengah.

Ranto menyebut, proyek yang berlanjut di tahun 2021 yakni lanjutan pembangunan Gedung Disdikpora dan Jalan Tamansari-Sidomulyo. Juga akan dilakukan pembebasan lahan untuk pembuatan jalan lingkar timur untuk akses menuju Jogja.

Terpisah, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Purworejo, Adjie Nur Hidayati, ST, MT mengungkapkan, dalam tahun anggaran 2020 banyak rencana kegiatan yang dipending akibat refocusing anggaran untuk penanggulangan covid-19.

“Tapi proyek-proyek yang dipending akan jadi prioritas di tahun anggaran 2021. Antara lain jembatan Palpitu di Ruas Jalan Jeketro-Donorejo Kecamatan Kaligesing senilai Rp 3,6 miliar, jembatan Tunggulrejo di Kecamatan Grabag Rp 2,5 M, dan jembatan Hargorojo di Kecamatan Bagelen Rp 3 M,” jelasnya.

Selain tiga jembatan tersebut, kata Adjie, di tahun 2021 juga direncanakan peningkatan ruas jalan Kemiri-Pituruh senilai Rp 7 M. Proyek tersebut merupakan lanjutan dari proyek serupa di tahun 2020 ini. (Dia)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *