Terjaring Razia Masker, 56 Orang Pengunjung Pasar Didenda Rp 10 Ribu

KUTOARJO, Sebanyak 56 orang pengunjung terjaring dalam razia masker di dua tempat yakni Pasar Hewan Batoh Bayan dan Pasar Kutoarjo, Kamis (16/7). Beberapa di antaranya masih anak-anak. Razia oleh Satpol PP dan Damkar kali ini untuk kali pertama menerapkan denda sebesar Rp 10.000 bagi pelanggar yang tidak mengenakan masker.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Budi Wibowo, S.Sos mengatakan, razia kali ini adalah yang pertama kali menerapkan aturan denda bagi mereka yang kedapatan tidak bermasker di luar rumah. Aturan yang tertuang dalam Perbup Nomor 44 Tahun 2020 itu menerapkan denda maksimal sebesar Rp 50.000.

“Dalam razia kali ini denda yang kami kenakan hanya sebesar Rp 10.000, sekaligus kami beri masker bagi yang kedapatan tidak mengenakan masker,” kata Budi.

Dijelaskan, penerapan denda itu merupakan bentuk realisasi setelah puluhan kali diadakan sosialiasi serta pembagian ribuan masker untuk masyarakat.

Kasat Pol PP (kanan) ikut terjun dalam razia

Dalam razia yang dilakukan di Pasar Kutoarjo, tepatnya di sebalah timur pasar, puluhan pengunjung pasar dijaring oleh 16 petugas Satpol PP yang langsung memberikan sanksi berupa denda uang sebesar Rp 10.000.

Sebelum menyerahkan surat denda, Kasie Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP dan Damkar, Endang Muryani, SE meminta agar mereka mengenakan masker yang diberikan terlebih dahulu sebelum berbicara kepada petugas.

Yen badhe ngendikan ngagem masker rumiyin nggih,” pintanya kepada pelanggar yang ingin berbicara ketika belum menutup mulutnya dengan masker.

Kepada para pelanggar, Endang menegaskan bahwa uang yang mereka bayar bukanlah digunakan sebagai uang pengganti membeli masker, melainkan sebagai sanksi atau denda sesuai ketentuan yang dilakukan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) melalui Satpol PP untuk selanjutnya akan disetor ke pihak BPPKAD hari ini juga.

Penyidik PNS sedang memproses pelanggaran

Dalam razia yang berlangsung hampir 1 jam di Pasar Kutoarjo, para pelanggar sebagian besar mengaku tidak mengenakan masker karena lupa.

Petugas Satpol PP pun tak segan-segan menindak salah satu pelanggar yang menganggap uang denda sebagai pengganti masker. Oleh petugas, selain didenda, yang bersangkutan juga diminta membaca aturan tentang sanksi yang tertulis dalam surat tilang tersebut sebanyak dua kali.

Budi mengatakan, pihaknya akan secara masif menggelar razia serupa agar masyarakat benar-benar sadar akan pentingnya memakai masker di luar rumah saat beraktivitas sebagai upaya memutus rantai Caovid-19 di Purworejo. (Dia)

Tinggalkan Balasan